LAM-PTKes Resmikan Akreditasi Internasional Ilmu Kedokteran

Kamis, 04 Juli 2024 - 18:30 WIB
loading...
LAM-PTKes Resmikan Akreditasi...
Perkumpulan Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes) meresmikan LAM-PTKes Untuk Bidang Ilmu Kedokteran, di Jakarta, Kamis (4/7/2024). Foto/Ist.
A A A
JAKARTA - Perkumpulan Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes) melakukan langkah strategis menuju standar akreditasi global yaitu dengan meresmikan Lembaga Akreditasi Internasional LAM-PTKes Untuk Bidang Ilmu Kedokteran.

Peresmian Lembaga Akreditasi Internasional LAM-PTKes Untuk Bidang Ilmu Kedokteran dilakukan di Jakarta, Kamis (4/7/2024). Acara dihadiri pemangku kepentingan di dunia Pendidikan dan Kesehatan.

Yaitu Dirjen Diktiristek Kemendikbudristek, Dirjen Nakes Kemenkes, Kolegium Kesehatan, Organisasi Profesi Kesehatan, Asosiasi Institusi Pendidikan Kesehatan, Asesor, Program Studi Tinggi Kesehatan, dan Mahasiswa.

Ketua LAM-PTKes Prof Dr Usman Chatib Warsa SpMK PhD mengatakan, tujuan utama dari peresmian akreditasi internasional ini adalah memperkenalkan standar akreditasi internasional, menyediakan platform bagi institusi pendidikan bidang kedokteran untuk memperoleh akreditasi internasional.

"Juga membangun kerjasama dengan lembaga akreditasi internasional dan regional, serta meningkatkan visibilitas LAM-PTKes di kancah internasional," kata Usman Chatib Warsa saat meresmikan Akreditasi Internasional LAM-PTKes untuk Bidang Ilmu Kedokteran.

Baca juga: 6 Lembaga Akreditasi Mandiri Resmi yang Diakui BAN-PT, Cek Nama-Namanya

Usman menjelaskan, LAM-PTKes telah memiliki reputasi yang kuat dalam meningkatkan standar pendidikan kesehatan di tingkat nasional. "Berdasarkan keberhasilan ini, LAM-PTKes siap untuk memperluas layanannya secara internasional," kata Usman.

Menurut Usman, kemajuan signifikan telah dicapai dalam hal ini. Termasuk pengakuan dari beberapa lembaga internasional seperti World Federation for Medical Education (WFME) dan Asia Pacific Qualit Register (APQR). "Selain itu, LAM-PTKes juga telah mempersiapkan instrument akreditasi internasional, melatih asesor internasional, dan menyesuaikan mekanisme akreditasi agar memenuhi standar internasional," katanya.

Ia menjelaskan, peluncuran lembaga akreditasi internasional khusus bidang kedokteran ini merupakan langkah awal LAM-PTKes untuk memfasilitasi Program Studi kedokteran menuju tingkatan mutu pada level global.

"Mudah-mudahan selanjutnya akan diikuti oleh program studi di bidang kesehatan lain, dengan menerapkan jaminan mutu pendidikan terbaik," kata Usman.

Sementara itu, Dirjen Tenaga Kesahatan (Nakes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes), drg Arianti Anaya, mengatakan, Kemenkes memberikan apresiasi dan sangat bangga dengan diluncurkannya akreditasi internasional untuk Ilmu Kedokteran oleh LAM-PTKes. "Indonesia membutuhkan lembaga akreditasi penjaminan mutu pendidikan ilmu kedokteran berskala internasional," kata Arianti.

Menurut Arianti, dengan adanya lembaga akreditasi internasional untuk ilmu kedokteran ini maka kebutuhan tenaga medis yang dihasilkan oleh Fakultas-fakultas kedokteran, baik itu dokter umum, dokter spesiasli dan dokter gigi di berbagai perguruan tinggi Indonesia juga mempunya standar internasional.

"Ada 3 isu besar terkait transformasi kesehatan di Indonesia. Yakni jumlah tenaga medis dan kesehatan masih kurang, distribusi tenaga medis dan yang kurang merata di daerah, serta belum meratanya kualitas skill tenaga medis dan kesehatan di seluruh wilayah Indonesia," katanya.

Arianti berharap dengan hadirnya lembaga akreditas internasional ilmu kedokteran maka tantangan tadi bisa secara bertahap diperbaiki demi tercapainya pemerataan layanan kesehatan di seluruh Indonesia.
(wyn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Kunjungi Pulau Arar...
Kunjungi Pulau Arar Papua, Mendikdasmen Tegaskan Akses Pendidikan Anak di Daerah Terpencil
Cara Akses Platform...
Cara Akses Platform Rumah Pendidikan Kemendikdasmen untuk Guru, Siswa, dan Orang Tua
Wamen Stella dan Pramono...
Wamen Stella dan Pramono Anung Bahas Jakarta Jadi Pusat Pendidikan Internasional
Hardiknas 2026, Mendikdasmen...
Hardiknas 2026, Mendikdasmen Sampaikan Terima Kasih kepada Guru di Seluruh Indonesia
Tema dan Logo Hardiknas...
Tema dan Logo Hardiknas 2026 Lengkap dengan Makna dan Link Unduhan Resmi
Indonesia Butuh Koalisi...
Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Percepat Adopsi Inovasi Kesehatan
PNM Berikan Beasiswa...
PNM Berikan Beasiswa kepada 1.590 Anak dari Jenjang SD hingga Perguruan Tinggi
Jangan Sepelekan Saluran...
Jangan Sepelekan Saluran Cerna, Deteksi Dini demi Cegah Penyakit Serius
Rekomendasi
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
KPK Berharap Tindakan...
KPK Berharap Tindakan Medis terhadap Gus Yaqut Segera Dilakukan
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Berita Terkini
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Mahasiswa Doktoral UNJ...
Mahasiswa Doktoral UNJ Perkuat Literasi Keuangan bagi Calon Guru Malaysia di UTHM
Mengelola Risiko Jadi...
Mengelola Risiko Jadi Skill Penting yang Harus Dimiliki Entrepreneur Muda
Momen Haru di Wisuda...
Momen Haru di Wisuda Unesa, Ibu Terima Ijazah Putrinya yang Wafat Sebelum Kelulusan
Kisah Syahla, Anak Driver...
Kisah Syahla, Anak Driver Ojol dan Penjual Nasi Lolos UGM lewat Jalur SNBP
Teknik Elektro UMB Hadirkan...
Teknik Elektro UMB Hadirkan Teknologi Tepat Guna dan Akuaponik di Srengseng
Infografis
7 Kampus dengan Jurusan...
7 Kampus dengan Jurusan Ilmu Komunikasi Favorit di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved