Penurunan Kognitif Atau Pola Pikir Umum Dialami Lansia, Ini Tips Edukatifnya
Kamis, 11 Juli 2024 - 19:38 WIB
loading...
Pemaparan Direktur Usia Produktif dan Usia Lanjut Kemenkes RI, dr. Nida Rohmawati, MPH dalam acara Talk Show Media Gathering & Show Update SENIOR EXPO 2024 di Jakarta, Kamis (11/7/2024). Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Ini tips dan cara mempertahankan pola pikir atau faktor kognitif lansia tetap terjaga. Secara global, penduduk dunia tengah mengalami tren “ageing population”, dimana jumlah populasi lansia terus meningkat. Di Indonesia, total persentase populasi warga lansia mencapai 11.75% di tahun 2023, meningkat dari tahun sebelumnya yang mencapai 10.48%.
Hal ini berarti 1 dari 10 orang di Indonesia adalah seorang lansia, yang mengalami berbagai perubahan, jasmani dan rohani, dalam kehidupan sehari – harinya. Salah satu perubahan yang umum terjadi pada lansia adalah perubahan daya pikir atau kognitif. Direktur Usia Produktif dan Usia Lanjut Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) dr. Nida Rohmawati, MPH mengakui, salah satu perubahan seseorang saat memasuki usia lansia adalah perubahan daya kognitif atau pola pemikiran.
“Contohnya perubahan soal daya ingat. Misalnya saat baca menggunakan kaca mata, terkadag mereka lupa menaruh kaca matanya dimana,” ujar Nida dalam acara Takl Show Media Gathering & Show Update SENIOR EXPO 2024 di Jakarta, Kamis (11/7/2024)
Selain Nida, hadir sebagai nara sumber talk show yakni Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Integrasi Puskes TNI, dr Tanto Budhiharto, Dr.dr Kuntjoro Harimurti, SpPD-KGer, MSc (Perhimpunan Gerontologi Medik Indonesia), dr Grace Walandauw (Dokter dari RS Siloam Agora), dan Anita Hutagalung (Ketua Umum Perkumpulan Warga Tulang Sehat Indonesia/PERWATUSI)
Baca juga: Perubahan Hidup Terjadi Saat Pemikiran Kita Berubah
Lalu apa yang bisa dilakukan agar perubahan aspek kognitif lansia tersebut tidak semakin menurun? Nida memaparkan, pemerintah dengan Permenkes No 6 Tahun 2024 telah mengatur tentang standar pelayanan minimal bidang kesehatan bagi warga lansia.
Standar pelayanan minimal ini mencakup edukasi perilaku hidup bersih dan sehat, serta skrining faktor risiko seperti pengukuran tekanan darah, gula darah, dan lainnya di mana hasil skrining akan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan lanjutan atau melakukan rujukan atau memberikan penyuluhan kesehatan yang sesuai.Selain soal standar pelayanan minimal, Nida membagikan tips khusus bagi lansia untuk tetap menjaga aspek kognitifnya.
Hal ini berarti 1 dari 10 orang di Indonesia adalah seorang lansia, yang mengalami berbagai perubahan, jasmani dan rohani, dalam kehidupan sehari – harinya. Salah satu perubahan yang umum terjadi pada lansia adalah perubahan daya pikir atau kognitif. Direktur Usia Produktif dan Usia Lanjut Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) dr. Nida Rohmawati, MPH mengakui, salah satu perubahan seseorang saat memasuki usia lansia adalah perubahan daya kognitif atau pola pemikiran.
“Contohnya perubahan soal daya ingat. Misalnya saat baca menggunakan kaca mata, terkadag mereka lupa menaruh kaca matanya dimana,” ujar Nida dalam acara Takl Show Media Gathering & Show Update SENIOR EXPO 2024 di Jakarta, Kamis (11/7/2024)
Selain Nida, hadir sebagai nara sumber talk show yakni Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Integrasi Puskes TNI, dr Tanto Budhiharto, Dr.dr Kuntjoro Harimurti, SpPD-KGer, MSc (Perhimpunan Gerontologi Medik Indonesia), dr Grace Walandauw (Dokter dari RS Siloam Agora), dan Anita Hutagalung (Ketua Umum Perkumpulan Warga Tulang Sehat Indonesia/PERWATUSI)
Baca juga: Perubahan Hidup Terjadi Saat Pemikiran Kita Berubah
Lalu apa yang bisa dilakukan agar perubahan aspek kognitif lansia tersebut tidak semakin menurun? Nida memaparkan, pemerintah dengan Permenkes No 6 Tahun 2024 telah mengatur tentang standar pelayanan minimal bidang kesehatan bagi warga lansia.
Standar pelayanan minimal ini mencakup edukasi perilaku hidup bersih dan sehat, serta skrining faktor risiko seperti pengukuran tekanan darah, gula darah, dan lainnya di mana hasil skrining akan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan lanjutan atau melakukan rujukan atau memberikan penyuluhan kesehatan yang sesuai.Selain soal standar pelayanan minimal, Nida membagikan tips khusus bagi lansia untuk tetap menjaga aspek kognitifnya.
Lihat Juga :