Garuda Hacks 5.0 Tarik Minat Generasi Muda Jadi Talenta Digital

Minggu, 21 Juli 2024 - 19:08 WIB
loading...
Garuda Hacks 5.0 Tarik...
Hackathon Garuda Hacks 5.0 menjangkau 550 peserta dari 216 sekolah dan perusahaan berbeda. Foto/Garuda Hacks.
A A A
JAKARTA - Kompetisi Garuda Hacks menyasar generasi muda yang senang dengan ilmu komputer untuk berkompetisi. Tujuannya agar lebih banyak menghasilkan talenta digital dari Tanah Air.

Co-Founder dan Co-Managing Director Garuda Hacks, Rafael Brian Sumali mengatakan, di Indonesia tidak banyak kompetisi hackathon bidang coding dan inovasi yang menantang pesertanya selama 36 jam non stop untuk membuat aplikasi.

Brian menyebut bahwa kekuatan dan orisinalitas ide berbicara banyak terhadap perkembangan pembuatan aplikasi saat ini.

“Ide menjadi salah satu kekuatan utama dalam pembuatan aplikasi di tengah pertumbuhan teknologi digital,” kata Brian, dalam siaran pers, dikutip Minggu (21/7/2024).

Fenomena itu pula yang menjadi pemantik pihaknya dalam menyelenggarakan kompetisi pemrograman aplikasi bernama Garuda Hacks 5.0. Di tahun ini, Universitas Multimedia Nusantara menjadi tuan rumah penyelenggaraan pada Juli 2024.

Pada penyelenggaraan di tahun kelima, Hackathon Garuda Hacks 5.0 menjangkau 550 peserta dari 216 sekolah dan perusahaan berbeda. Di antara 550 peserta, terdapat 155 siswa SMA.

Kompetisi ini, sambung Brian, bisa menjadi sebuah inkubasi dari berbagai ide dan inovasi yang digagas lewat aplikasi. Apalagi, Brian pun menyebut di penyelenggaraan tahun kelima ini makin banyak dan variatif ide-ide pengembangan aplikasi yang ditawarkan.

“Di Indonesia pun kini makin banyak pembuatan aplikasi yang tujuannya membantu banyak orang. Harapannya, ini menjadi wadah pengembangan ide dari aplikasi dengan manfaat tersebut,” tutur dia.

Namun bicara lebih luas, Brian pun tak menampik bahwa Indonesia masih membutuhkan ekosistem teknologi digital yang lebih baik, jika sektor pengembangan aplikasi ingin di dorong ke level yang lebih jauh dari hari ini.

“Misalnya saja, kecepatan internet kita belum merata. Kadang memang idenya sudah ada dan banyak, tapi terkendala ekosistem yang belum mendukung itu,” papar dia.

Atas dasar itu juga, Hackathon Garuda Hacks 5.0 diharapkan dapat mendorong semua orang, apapun latar belakangnya, untuk memasuki bidang ilmu komputer dan kewirausahaan.

“Kami merasa terdorong dan bertujuan untuk melanjutkan upaya kami dalam menarik peserta dari seluruh Indonesia untuk berkompetisi di Garuda Hacks," tuturnya.

Bertumbuh dari 260 peserta tahun lalu menjadi 560 peserta tahun ini, Garuda Hacks 5.0 melihat solusi yang ditujukan untuk membantu penyandang disabilitas, mantan narapidana, buruh, dan aplikasi yang didukung oleh komunitas. Para juri mengatakan bahwa kualitas proyek yang diserahkan telah meningkat secara drastis.

“Saya melihat proyek Garuda Hacks semakin inovatif dan kompetitif setiap tahunnya. Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, dan saya berharap dapat melihat apa yang dapat dihasilkan oleh para pemikir cemerlang ini”, ujar Viandrudigo Djianto, salah satu juri Garuda Hacks 5.0.

Viandrudigo adalah Insinyur Perangkat Lunak di Meta, yang berbasis di Silicon Valley.

Sementara itu, Logistics Co-Director Garuda Hacks, Dominic Moreno Kartadjoemena menambahkan, bahwa dengan situasi saat ini justru tak meredupkan ketertarikan anak muda di Indonesia dengan teknologi informatika.

Dengan minat yang diakui besar, maka sudah selarasnya perlu diberikan lebih banyak peluang untuk mengembangkan bakatnya. "Masalahnya saat ini masih jarang peluang untuk berkembang, untuk show off their skills. Peluang itu penting sekali," tuturnya.

Tema Garuda Hacks tahun ini adalah “Kindness for a Better Tomorrow”. Garuda Hacks 5.0 bertujuan untuk mendorong peserta memikirkan sesamanya dan bagaimana menciptakan solusi yang meningkatkan kehidupan mereka.

Selama tiga hari acaranya, para peserta menciptakan solusi inovatif untuk salah satu dari dua “tracks” tahun ini, "Stronger Together" dan "Helping Hands". Solusi-solusi ini kemudian dinilai oleh panel juri internasional dari 10 negara berbeda, yang memberikan perspektif global mengenai solusi-solusi tersebut.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perbedaan Sistem Informasi...
Perbedaan Sistem Informasi dan Teknik Informatika, Karier Mana yang Lebih Cemerlang?
Rahasia Belajar Sania,...
Rahasia Belajar Sania, Wisudawan Sarjana Ilmu Komputer UGM dengan IPK Tertinggi
Prodi Sistem Informasi...
Prodi Sistem Informasi dan Ilmu Komputer MNC University Gandeng Dr. Web Gelar Kuliah Umum Cybersecurity
Dicoding Buka Beasiswa...
Dicoding Buka Beasiswa Asah, Pelatihan Teknologi Intensif bagi 2.000 Mahasiswa
10 Universitas dengan...
10 Universitas dengan Jurusan Teknik Komputer Terbaik di Indonesia dan Biaya Kuliahnya
Gibran Minta Pelajaran...
Gibran Minta Pelajaran Coding Diterapkan di SD hingga SMP
Jaringan Sistem Komputer...
Jaringan Sistem Komputer Kuantum Diperkenalkan, Ini Kelebihannya
Rahasia di Balik Simbol...
Rahasia di Balik Simbol @ Berasal dari Tahun 1536
Logitech Tuai Kontroversi...
Logitech Tuai Kontroversi dengan Membandingkan Penggunanya dengan Anjing
Rekomendasi
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
Berita Terkini
Cerita Davi, Mahasiswa...
Cerita Davi, Mahasiswa Kedokteran Unair yang Raih Medali Emas ONMIPA-PT 2026 Bidang Biologi
Pertamina Hulu Rokan...
Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Syaratnya
Hasil ONMIPA-PT 2026:...
Hasil ONMIPA-PT 2026: ITB Raih Juara Umum, Ini Daftar Lengkap Peraih Medali
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
4.480 Calon Mahasiswa...
4.480 Calon Mahasiswa Diterima di UM UGM CBT 2026, Kedokteran Paling Ketat
Tegang Sejak Pagi! 32...
Tegang Sejak Pagi! 32 Tim Terbaik Liga Bintang Juara Bersaing Menuju Jakarta
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved