Riwayat Pendidikan Ismail Haniyeh, Pemimpin Senior Hamas yang Terbunuh di Iran

Rabu, 31 Juli 2024 - 13:04 WIB
loading...
Riwayat Pendidikan Ismail...
Riwayat pendidikan Ismail Haniyeh, pemimpin senior Hamas itu dilaporkan tewas dalam sebuah serangan di Iran. Foto/EPA/ALi ALi.
A A A
JAKARTA - Riwayat pendidikan Ismail Haniyeh menjadi ulasan menarik untuk diketahui. Baru-baru ini, pemimpin senior Hamas itu dilaporkan tewas dalam sebuah serangan di Iran.

Haniyeh lahir pada 29 Januari 1962 di kamp pengungsi Shati, Jalur Gaza. Tumbuh di kamp pengungsi, dia telah mengalami berbagai kesulitan dan tantangan sebagaimana warga Palestina lain.

Baca juga: Israel Rayakan Pembunuhan Ismail Haniyeh, Pakar Sebut Zionis Anjing Gila Tak Terkendali

Kendati begitu, Haniyeh mampu bertahan dan terus maju. Seiring waktu, namanya dikenal sebagai salah satu sosok pejuang pembebasan Palestina melalui kelompok Hamas.

Baca juga: Ismail Haniyeh, Pemimpin Hamas yang Terbunuh di Iran

Terlepas dari statusnya itu, tak sedikit orang yang penasaran mengenai latar belakang Haniyeh, termasuk riwayat pendidikannya. Untuk itu, simak ulasannya berikut ini.

Riwayat Pendidikan Ismail Haniyeh, Pemimpin Senior Hamas yang Terbunuh di Iran

Foto/Anadolu

Riwayat Pendidikan Ismail Haniyeh


Sedikit dijelaskan di atas, Ismail Haniyeh tumbuh besar di kamp Shati. Sebagai informasi, kamp tersebut merupakan salah satu penampung pengungsi warga Palestina di Jalur Gaza.

Sejalan dengan kondisinya, Haniyeh bersama anak-anak pengungsi lain harus hidup dalam keterbatasan. Hal ini juga termasuk aspek pendidikan yang diterimanya.

Baca juga: Mengenang Pertemuan Ismail Haniyeh dengan Mantan Wapres JK

Mengutip New York Times, Haniyeh muda belajar di sekolah-sekolah yang dikelola oleh badan utama Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Palestina, UNRWA. Jadi, dia banyak menghabiskan waktu belajarnya dari jenjang dasar hingga menengah di sekolah bantuan tersebut.

Riwayat Pendidikan Ismail Haniyeh, Pemimpin Senior Hamas yang Terbunuh di Iran

Foto/EPA-EFE.

Beranjak dewasa, Haniyeh berkesempatan untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Masuk Universitas Islam Gaza, dia memilih jurusan Sastra Arab.

Saat menjadi mahasiswa, Haniyeh juga diketahui aktif berorganisasi. Dia bahkan disebutkan menjadi bagian asosiasi mahasiswa Islam yang terafiliasi dengan Ikhwanul Muslimin.

Baca juga: BREAKING NEWS: Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh Tewas di Iran

Setelahnya, Haniyeh memutuskan untuk bergabung dengan kelompok Hamas selama intifada pertama. Di sini, dia pun banyak mendapat ilmu dan bimbingan dari pemimpin spiritual Hamas, Sheikh Ahmed Yassin.

Berbekal ilmu dan pengalaman yang dimiliki, Haniyeh terus berkembang menjadi sosok yang diperhitungkan. Tak hanya dalam kelompok Hamas, namun sebagai pejuang pembebasan Palestina.

Sejak 2017, Haniyeh ditunjuk menjadi Kepala Biro Politik Hamas. Posisi tersebut menjadi salah satu yang cukup penting, sehingga membuatnya dalam ancaman pembunuhan intelijen dan militer Israel.

Itulah sedikit ulasan mengenai riwayat pendidikan Ismail Haniyeh, pemimpin senior Hamas yang dilaporkan tewas di Iran.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran, Mahasiswa Indonesia Berharap Bisa Lanjutkan Pendidikan di Teheran
Profil Pendidikan Mojtaba...
Profil Pendidikan Mojtaba Khamenei, Putra Ali Khamenei yang Kini Pimpin Iran
Jejak Pendidikan Vidi...
Jejak Pendidikan Vidi Aldiano, Lulusan S2 University of Manchester
5 Universitas Terbaik...
5 Universitas Terbaik di Iran, Negara yang Tengah Diserang Israel dan Amerika
Profil Pendidikan Kim...
Profil Pendidikan Kim Seon Ho, Fasih 4 Bahasa di Drakor Can This Love Be Translated?
Ira Puspadewi Kuliah...
Ira Puspadewi Kuliah di Mana? Eks Dirut ASDP yang Dapat Rehabilitasi dari Prabowo
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Rekomendasi
MNC Sekuritas Sukses...
MNC Sekuritas Sukses Gelar Grand Final MotionTrade Billionaires Games 2026
Riset Terbaru Novo Nordisk:...
Riset Terbaru Novo Nordisk: Wegovy Dosis Tinggi Efektif Pangkas Berat Badan
PB PMII Dukung Polri...
PB PMII Dukung Polri Usut Tuntas 3 Kasus Besar KorupsiĀ 
Berita Terkini
KGSB dan Prodi Ilmu...
KGSB dan Prodi Ilmu Komunikasi UAI Perkuat Kapasitas Guru Lewat Public Relations Workshop
Kalahkan Berbagai Negara,...
Kalahkan Berbagai Negara, ITS Raih Juara RoboCup 2026 di Korsel
Ketua Dewan Pembina...
Ketua Dewan Pembina Pelita dan Rektor MNC University Tegaskan Komitmen Perkuat Pendidikan Vokasi Nasional
SKK Migas Buka Rekrutmen...
SKK Migas Buka Rekrutmen untuk Lulusan S1, Fresh Graduate Bisa Daftar
Perjuangan Andini, Anak...
Perjuangan Andini, Anak Tukang Bengkel yang Diterima di FEB UGM dan Beasiswa Penuh
Beasiswa TELADAN Cohort...
Beasiswa TELADAN Cohort 2027 Dibuka, Simak Syarat Pendaftarannya
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved