Respons Kasus Dugaan Bullying Mahasiswi PPDS Undip, MRPTNI Siap Jadi Mediator
Selasa, 10 September 2024 - 13:50 WIB
loading...
MRPTNI siap menjadi mediator dalam membantu penyelesaian masalah yang muncul akibat kematian mahasiswi PPDS Undip. Foto/Undip.
A
A
A
JAKARTA - MRPTNI siap menjadi mediator dalam membantu penyelesaian masalah yang muncul akibat kematian mahasiswi PPDS Undip. MRPTNI secara khusus memberi dukungan penuh kepada sejumlah Dekan Fakultas Kedokteran untuk meningkatkan dan menjaga kualitas pendidikan dokter di Indonesia.
"MRPTNI siap menjadi mediator antarinstitusi yang terlibat pada PPDS melalui pendekatan yang menjembatani kepentingan semua pihak, guna menemukan solusi terbaik yang mendukung program pemerintah, dalam pemenuhan jumlah tenaga dokter di Tanah Air khususnya dokter spesialis," dalam keterangan tertulis yang ditandangani Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri
Indonesia (MRPTNI), Prof Dr Ir Eduart Wolok, Selasa (10/9/2024).
Baca juga: Rektor Undip Minta Stop Perdebatan Kematian dr Aulia Risma sampai Hasil Penyidikan Polri
Dalam keterangannya, Eduart meminta agar semua pihak dapat menjaga kemandirian kampus. "MRPTNI mengajak semua pihak yang menjadi mitra untuk sama-sama menjaga kemandirian kampus agar tercipta penyelenggaraan pendidikan yang kondusif untuk menghasilkan lulusan yang lebih baik ke depan," kata Eduart yang juga menjabat sebagai Rektor Universitas Negeri Gorontalo.
Baca juga: Polda Jateng Periksa 11 Saksi terkait Kasus Tewasnya Dokter Aulia Risma Lestari
"MRPTNI siap menjadi mediator antarinstitusi yang terlibat pada PPDS melalui pendekatan yang menjembatani kepentingan semua pihak, guna menemukan solusi terbaik yang mendukung program pemerintah, dalam pemenuhan jumlah tenaga dokter di Tanah Air khususnya dokter spesialis," dalam keterangan tertulis yang ditandangani Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri
Indonesia (MRPTNI), Prof Dr Ir Eduart Wolok, Selasa (10/9/2024).
Baca juga: Rektor Undip Minta Stop Perdebatan Kematian dr Aulia Risma sampai Hasil Penyidikan Polri
Dalam keterangannya, Eduart meminta agar semua pihak dapat menjaga kemandirian kampus. "MRPTNI mengajak semua pihak yang menjadi mitra untuk sama-sama menjaga kemandirian kampus agar tercipta penyelenggaraan pendidikan yang kondusif untuk menghasilkan lulusan yang lebih baik ke depan," kata Eduart yang juga menjabat sebagai Rektor Universitas Negeri Gorontalo.
Baca juga: Polda Jateng Periksa 11 Saksi terkait Kasus Tewasnya Dokter Aulia Risma Lestari
Lihat Juga :