Webinar Literasi Digital: Tren Esports Tawarkan Peluang Ekonomi Baru

Rabu, 11 September 2024 - 14:48 WIB
loading...
Webinar Literasi Digital:...
Industri games telah menjadi bagian penting dari budaya pop global serta menawarkan peluang ekonomi baru dan platform bagi para pemain profesional. Foto ilustrasi/Ist
A A A
JAKARTA - Tren games dan esports di era digital telah mengalami pertumbuhan pesat, mentransformasi hiburan dan olahraga tradisional. Industri ini telah menjadi bagian penting dari budaya pop global, menawarkan peluang ekonomi baru dan platform bagi para pemain profesional.

”Perkembangan esports profesional semakin pesat, ditandai munculnya turnamen dan liga dengan hadiah besar dan penonton yang besar,” tutur dosen IAIN Kerinci Jafar Ahmad dalam webinar literasi digital untuk segmen pendidikan yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Kantor Kemenag Provinsi Jawa Timur, di Jombang, Rabu (11/9/2024).

Jafar mengatakan, dampak teknologi digital pada industri games dan esports di antaranya peningkatan aksesibilitas, yakni teknologi digital telah membuat game lebih mudah diakses, memungkinkan pemain di seluruh Indonesia untuk terhubung dan bersaing.

Baca juga: Tingkatkan Kompetensi Digital, Generasi Muda Lampung Timur Ikuti Diskusi Literasi

Selain itu, perkembangan games, platform esports, dan pengembangan ekosistem. Misalnya, teknologi grafis, AI, dan VR telah meningkatkan kualitas game dan pengalaman bermain, serta menarik lebih banyak pemain.

”Platform streaming dan media sosial telah menciptakan peluang bagi esports untuk tumbuh dan mencapai audiens global. Teknologi digital mendukung pengembangan ekosistem esports, termasuk turnamen, tim profesional, dan sponsor,” jelas Jafar Ahmad dalam diskusi online yang dipandu moderator Chichi Zakaria itu.

Dalam diskusi virtual bertajuk ”Tren Games & Esports di Era Digital”, Jafar menyebut bahaya game online yang memiliki daya tarik kuat bagi banyak orang. Di antaranya, dampak kesehatan fisik dan mental, hubungan sosial maupun prestasi akademik.

”Dampak kesehatan fisik seperti mata, lelah, gangguan tidur, dan obesitas. Dampak mental, memicu stres, depresi, dan kecemasan. Terlalu fokus pada game online dapat mengabaikan hubungan dengan keluarga dan teman, hingga penurunan kinerja,” pungkas Jafar di hadapan para santri madrasah yang mengikuti diskusi dengan menggelar nonton bareng (nobar) dari aula dan ruang kelas masing-masing.

Sejumlah madrasah di Kabupaten Jombang yang mengikuti kegiatan nobar kali ini, di antaranya: MAN 2 Jombang, MTs Bahrul Ulum Genukwatu, MTsN 3, dan MTsN 17 Jombang, MAN 4 Denanyar, MA Al Bairuny, MA Mamba’ul Ma’arif Denanyar, MA & MTs Nurul Quran, MAS Salafiyah Syafi’iyah Tebuireng, dan MTs Al Anwar Cangkringrandu Perak.

Tren utama dalam industri games dan esport di era digital, menurut Ketua Program Studi Ekonomi Syariah Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah (STAIM) Tulungagung Mei Santi, ditandai dengan dominasi mobile gaming, peningkatan esports, pergeseran preferensi genre dan games sebagai ekspresi diri.

”Esports sebagai gaya hidup ditandai dengan munculnya komunitas gamer yang semakin besar dan solid, merchandise dan produk turunan esports, serta influencer dan streamer games,” jelas Mei Santi

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang Muhajir meminta para santri dan pelajar berlaku sopan di dunia digital, berpedoman pada etika digital, yakni bertanggung jawab, kolaborasi dan kreativitas, serta menciptakan lingkungan digital yang aman dan positif.

”Penting untuk menjaga lingkungan digital di kelas tetap aman dan positif dengan memahami etika digital, melindungi informasi pribadi, dan menghindari perilaku bullying online,” pesan Muhajir.
(wyn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pelatihan Literasi Digital...
Pelatihan Literasi Digital Bentuk Remaja PMR Jadi Pengguna Medsos yang Bertanggung Jawab
Pelatihan Literasi Digital,...
Pelatihan Literasi Digital, MNC Peduli Dorong PMR Jakarta Pusat Ciptakan Konten Positif di Medsos
MNC Peduli dan MNC University...
MNC Peduli dan MNC University Ajak Anggota PMR Bijak Bermedia Sosial
Angela Tanoesoedibjo...
Angela Tanoesoedibjo Dorong Mahasiswa Jadi Motor Penggerak Literasi Digital
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Beri Literasi Digital hingga Penyuluhan Pertanian di Karawang
Kemenekraf-Polandia...
Kemenekraf-Polandia Gandeng Pendidikan Vokasi untuk Bangkitkan Ekosistem Gim Lokal
Dua Atlet Utusan IFeL...
Dua Atlet Utusan IFeL Bawa Indonesia Juara eFootball China Invitational 2026
IPOT Edukasi Transformasi...
IPOT Edukasi Transformasi AI dan Literasi Finansial ke Generasi Muda eSports
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Rekomendasi
Kepercayaan Publik pada...
Kepercayaan Publik pada Polri Capai Meningkat, Bukti Reformasi Institusi Berjalan
KPK Panggil Lagi Bos...
KPK Panggil Lagi Bos Maktour Fuad Hasan terkait Kasus Kuota Haji
Sejarawan dan Akademisi...
Sejarawan dan Akademisi Apresiasi Kepemimpinan Wali Kota Agustina Selamatkan Artefak dan Arsip Kemaritiman
Berita Terkini
Rincian UKT Jalur Mandiri...
Rincian UKT Jalur Mandiri Unair 2026, Berapa Biaya Kuliah Prodi Pilihanmu?
MICoCS 2026: Akademisi...
MICoCS 2026: Akademisi Dunia Kupas Tantangan AI bagi Industri Media dan Komunikasi
Lowongan Internship...
Lowongan Internship Pertamina Group 2026 Dibuka, Tersedia 400 Lebih Posisi untuk Fresh Graduate!
S2 Psikologi Unika Atma...
S2 Psikologi Unika Atma Jaya Raih Akreditasi Baik Sekali dari BAN-PT
Sixerhood Teguhkan Komitmen...
Sixerhood Teguhkan Komitmen Peningkatan Kontribusi Dampak Berkelanjutan
Pengumuman Hasil Seleksi...
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi PPPK Sekolah Rakyat 2026 Dirilis, Cek Akun SSCASN!
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved