Kisah Juliana, Perempuan Suku Anak Dalam Pertama yang Berhasil Raih Gelar S1 di UM Jambi
Jum'at, 20 September 2024 - 08:09 WIB
loading...
Juliana, perempuan dari Suku Anak Dalam (SAD) Sumatera berhasil lulus kuliah jenjang S1 dari Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah (UM) Jambi. Foto/Muhammadiyah.
A
A
A
JAKARTA - Juliana, perempuan dari Suku Anak Dalam (SAD) Sumatera berhasil lulus kuliah jenjang S1 dari Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah (UM) Jambi. Ia mengambil jurusan Kehutanan .
Oleh karena itu, dikutip dari laman Muhammadiyah, Juliana tercatat sebagai perempuan pertama dari Suku Anak Dalam atau juga dikenal sebagai Orang Rimba yang mendiami Jambi dan sebagian di Sumatera Selatan.
Baca juga: 6 Suku Pedalaman di Indonesia, dari Suku Togutil hingga Punan
Sejak duduk di bangku SMP, keluarga besar Juliana meminta ia untuk langsung menikah saja dan tidak perlu melanjutkan sekolah. Beruntungnya, kedua orang tuanya tidak meminta dirinya putus sekolah, justru mereka mendukung penuh usaha Juliana untuk meraih mimpinya.
“Kalau saya gagal, adik-adik saya nanti tidak akan berani kuliah. Perempuan dari kelompok kami juga akan selalu takut kuliah. Situasinya tidak akan berubah. Maka itu saya ingin membuktikan bahwa perempuan SAD juga bisa kuliah,” ucapnya, dikutip dari laman Muhammadiyah, Jumat (20/9/2024).
Juliana pun berhasil mewujudkan mimpi untuk berkuliah lewat beasiswa yang disalurkan kampus yang dipimpin oleh Rektor Hendra Kurniawan ini. Juliana pun menikmati setiap ilmu yang ia dapat dan berjuang agar bisa lulus dengan baik.
Baca juga: Kisah Luthfi Ridzki Fakhrian, Raih IPK 3,95 Sukses Jadi Co-Founder dan Vice Chairman
Oleh karena itu, dikutip dari laman Muhammadiyah, Juliana tercatat sebagai perempuan pertama dari Suku Anak Dalam atau juga dikenal sebagai Orang Rimba yang mendiami Jambi dan sebagian di Sumatera Selatan.
Baca juga: 6 Suku Pedalaman di Indonesia, dari Suku Togutil hingga Punan
Sejak duduk di bangku SMP, keluarga besar Juliana meminta ia untuk langsung menikah saja dan tidak perlu melanjutkan sekolah. Beruntungnya, kedua orang tuanya tidak meminta dirinya putus sekolah, justru mereka mendukung penuh usaha Juliana untuk meraih mimpinya.
“Kalau saya gagal, adik-adik saya nanti tidak akan berani kuliah. Perempuan dari kelompok kami juga akan selalu takut kuliah. Situasinya tidak akan berubah. Maka itu saya ingin membuktikan bahwa perempuan SAD juga bisa kuliah,” ucapnya, dikutip dari laman Muhammadiyah, Jumat (20/9/2024).
Juliana pun berhasil mewujudkan mimpi untuk berkuliah lewat beasiswa yang disalurkan kampus yang dipimpin oleh Rektor Hendra Kurniawan ini. Juliana pun menikmati setiap ilmu yang ia dapat dan berjuang agar bisa lulus dengan baik.
Baca juga: Kisah Luthfi Ridzki Fakhrian, Raih IPK 3,95 Sukses Jadi Co-Founder dan Vice Chairman
Lihat Juga :