Kurang Diminati Mahasiswa, Prodi Akidah dan Filsafat Islam Diusulkan Masuk Mapel Sekolah
Jum'at, 20 September 2024 - 13:15 WIB
loading...
Pertemuan seluruh Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam (AFI) se-Indonesia dengan tema Internasionalisasi Prodi AFI. Foto/Istimewa.
A
A
A
JAKARTA - Pertemuan seluruh Program Studi Akidah dan Filsafat Islam (AFI) se-Indonesia sukses digelar di Hotel Jayakarta, Bandung. Simposium tahunan ini dihadiri oleh 75 Ketua dan Sekretaris Prodi AFI dari seluruh Indonesia.
Dengan tema "Internasionalisasi Prodi AFI", simposium kali ini menyoroti pentingnya pengembangan Prodi AFI agar lebih terhubung dengan universitas-universitas internasional dalam rumpun keilmuan yang sama.
Baca juga: Seruan Kebangsaan Alumni Sekolah Tinggi Filsafat dan Teologi Seluruh Indonesia
Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. Dadan Rusmana, membuka acara dengan memberikan apresiasi terhadap kehadiran para pemikir dari kampus-kampus Islam negeri dan swasta.
Ia menekankan pentingnya peran para pemikir keislaman dalam memberikan kontribusi substansial bagi pembangunan bangsa, serta harapan agar pemikiran moderat Islam Indonesia dapat diangkat ke kancah internasional demi menciptakan perdamaian dunia.
Dengan tema "Internasionalisasi Prodi AFI", simposium kali ini menyoroti pentingnya pengembangan Prodi AFI agar lebih terhubung dengan universitas-universitas internasional dalam rumpun keilmuan yang sama.
Baca juga: Seruan Kebangsaan Alumni Sekolah Tinggi Filsafat dan Teologi Seluruh Indonesia
Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. Dadan Rusmana, membuka acara dengan memberikan apresiasi terhadap kehadiran para pemikir dari kampus-kampus Islam negeri dan swasta.
Ia menekankan pentingnya peran para pemikir keislaman dalam memberikan kontribusi substansial bagi pembangunan bangsa, serta harapan agar pemikiran moderat Islam Indonesia dapat diangkat ke kancah internasional demi menciptakan perdamaian dunia.
Lihat Juga :