Riwayat Pendidikan H Agus Salim, Pahlawan Nasional Indonesia yang Mahir 9 Bahasa

Kamis, 07 November 2024 - 14:38 WIB
loading...
Riwayat Pendidikan H...
H Agus Salim adalah pahlawan nasional yang menguasai sembilan bahasa asing. Foto/Tangkap layar laman IAINU Tuban.
A A A
JAKARTA - H Agus Salim adalah pahlawan nasional yang menguasai sembilan bahasa asing. Menjelang Hari Pahlawan yang jatuh pada Minggu (10/11/2024), berikut ini riwayat pendidikan H Agus Salim.

Hadji Agus Salim adalah seorang tokoh bangsa yang pernah menyandang sejumlah jabatan penting semasa hidupnya. Laman faisalbasri.com mencatat, Agus Salim pernah menjadi salah satu dari sembilan perumus Pembukaan UUD 1945.

Baca juga: 16 Tokoh Diusulkan Menjadi Pahlawan Nasional 2024, Gus Ipul: Yang Tanda Tangan Menteri Sebelumnya

Agus Salim juga menjadi anggota dewan Volksraad, diplomat ulung yang meraih pengakuan internasional pertama bagi RI, dan Menteri Luar Negeri era revolusi. Sejumlah tokoh pejuang yang menjadi muridnya seperti Mohammad Roem dan Kasman Singodimedjo.

Agus Salim dikenal sebagai sosok negosiator tangguh, pandai bicara dan berdebat. Mengulas riwayat pendidikannya menuju Hari Pahlawan yang diperingati setiap tanggal 10 November menjadi perkenalan yang baik bagi masyarakat yang sering dengar namanya namun belum mengenal siapa itu Agus Salim.

Baca juga: Hari Sumpah Pemuda, 7 Artis Indonesia Ini Keturunan Pahlawan Nasional

Riwayat Pendidikan H Agus Salim


Dikutip dari laman esi.kemdikbud.go.id, Agus Salim masyhur sebagai aktivis pergerakan antikolonial, diplomat, dan penulis jempolan di Indonesia. Ia lahir di Kota Gadang, Bukittinggi, Sumatera Barat pada 8 Oktober 1884.

Orang tuanya bernama Sutan Muhammad Salim bin Abdurrahman Dt. Rangkayo Basa bin Tuwanku Imam Syekh Abdullah bin Abdul Aziz dari suku Piliang, Kota Gadang, Bukittinggi. Nama kecilnya ialah Mashudul Haq. Salim adalah putra kelima dari bapaknya dan putra pertama dari ibunya Siti Zaenab.

Baca juga: Prabowo-Gibran Diminta Tetapkan Tuan Rondahaim dari Simalungun Jadi Pahlawan Nasional

Agus Salim yang lahir dari keluarga keturunan terpandang maka ia pun bisa menuntut ilmu di sekolah terpandang kala itu, n Europeesche Lagere School (ELS) atau sekolah dasar Eropa di Riau dan tamat tahun 1898, dan Hogere Burgerschool (HBS) atau sekolah menengah tingkat atas di Jakarta yang ditamatkannya pada 1903.

Agus Salim dikenal tekun dalam belajar. Bahkan Salim di usianya yang masih muda mampu menguasai Sembilan Bahasa seperti Bahasa Belanda, Inggris, Jerman, Prancis, Arab, Turki, Jepang, Latin, dan Mandarin.

Lulusan terbaik HBS di tiga kota yakni Jakarta, Surabaya, dan Semarang ini awalnya ingin kuliah Ilmu Kedokteran di Belanda. Sayangnya, gagal karena ia belum mendapatkan persamaan status engan orang Belanda (gelijkgesteld).

Setelah meraih persamaan status, Agus Salim menerima tawaran dari pemerintah Belanda untuk bekerja di Konsulat Jenderal di Jeddah pada tahun 1906. Di Jeddah, ia bekerja sebagai penerjemah ahli (dragoman) sekaligus mengurus jemaah haji asal Indonesia pada tahun 1906-1911.

Baca juga: Mahasiswa Unpam Tangsel Tolak Pemberian Gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto

Kesempatan ini dimanfaatkannya untuk memperdalam ilmu agama Islam, terutama dengan belajar pada pamannya, Syekh Ahmad Khatib. Karya tulis pertama Salim adalah tentang astronomi. Sebelum berangkat ke Jeddah, ia sudah bekerja sebagai penerjemah bahasa.

Setelah itu, Salim merantau ke Riau dan Indragiri, kemudian menuju Jeddah. Pengembaraannya mempertemukannya dengan tokoh-tokoh dari berbagai bangsa, memperluas pandangannya, terutama tentang Islam. Di antara tokoh penting yang ditemuinya adalah ulama besar Muhammad Abduh dan Jamaluddin al-Afghani.

Sepulang dari Jeddah pada tahun 1911, Salim bekerja di Departemen Pekerjaan Umum di Jakarta (Bereau voor Openbare Werken atau BOW). Namun, ia tidak menyukai pekerjaannya ini, meski alasannya tidak disebutkan.

Kemudian, Salim kembali ke kampung halamannya dan mendirikan sekolah dasar swasta Hollandsche-Inlandsche School (HIS) di Kota Gadang.

Demikian riwayat pendidikan H Agus Salim, pahlawan nasional yang menguasai Sembilan Bahasa. Semoga informasi ini bermanfaat bagi pembaca setia SINDOnews.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mendikdasmen Ajak Pelajar...
Mendikdasmen Ajak Pelajar Wujudkan Nilai Kepahlawanan Lewat Prestasi
Pendidikan Mochtar Kusumaatmadja,...
Pendidikan Mochtar Kusumaatmadja, Sosok Akademisi dan Menteri Jadi Pahlawan Nasional
Kuliah di Mana Fadli...
Kuliah di Mana Fadli Zon yang Jadi Sorotan Terkait Pemberian Gelar Pahlawan Nasional?
Susunan Upacara Bendera...
Susunan Upacara Bendera Hari Pahlawan 2025 dan Naskah Pidato Resmi
10 Pahlawan Nasional...
10 Pahlawan Nasional yang Diabadikan Jadi Nama Kampus di Indonesia
Sejarah di Balik 10...
Sejarah di Balik 10 November Diperingati sebagai Hari Pahlawan
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Ditegur Delegasi Belanda...
Ditegur Delegasi Belanda karena Merokok saat KMB, Jawaban Agus Salim Ini Membuat Mereka Terdiam
Rekomendasi
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Milo dan Kemenpora Perkuat...
Milo dan Kemenpora Perkuat Kolaborasi, Dorong Budaya Hidup Sehat Lewat Kemajuan Olahraga Indonesia
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Berita Terkini
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Diumumkan Besok, Ini...
Diumumkan Besok, Ini Link Resmi Hasil Seleksi SMMPTN-Barat 2026
Program Studi Pendidikan...
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris MNC University Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK untuk Perkuat Mutu Pendidikan
Cek SIMPKB! Kemendikdasmen...
Cek SIMPKB! Kemendikdasmen Umumkan 60.896 Peserta PPG Guru Tertentu Tahap 2 2026
Usai KSTI 2026, Kemendiktisaintek...
Usai KSTI 2026, Kemendiktisaintek Siapkan Kelompok Kerja Percepat Kebijakan Strategis
Kemendikdasmen Buka...
Kemendikdasmen Buka Seleksi PPG Calon Guru 2026, Cek Syarat dan Bidang Studinya
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved