UAI Luncurkan Unit Layanan Disabilitas, Kerja Sama dengan University of Edinburgh
Jum'at, 13 Desember 2024 - 07:08 WIB
loading...
Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) meluncurkan Unit Layanan Disabilitas dalam acara diseminasi dan penutupan proyek kerja sama dengan Moray House School of Education and Sport University of Edinburgh (UoE), Kamis (12/12/2024). Foto/Dok UAI
A
A
A
JAKARTA - Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) meluncurkan Unit Layanan Disabilitas . Unit layanan ini diluncurkan dalam acara diseminasi dan penutupan proyek kerja sama dengan Moray House School of Education and Sport University of Edinburgh (UoE), Kamis (12/12/2024).
Kegiatan yang turut memeriahkan Bulan Disabilitas ini diselenggarakan berkat dukungan British Council Indonesia dan Kedaireka melalui UK-Indonesia Disability Inclusion Partnerships Grant 2023 yang sudah dimulai sejak tahun lalu.
"Layanan Disabilitas ini merupakan langkah besar bagi UAI yang berkomitmen menjadi kampus inklusif. Tentu, ini bukan hanya untuk UAI, tapi untuk dunia pendidikan Indonesia yang kita harapkan semakin ramah akses bagi siapa saja, khususnya saudara-saudara kita yang memiliki keterbatasan," ujar Rektor UAI Asep Saefuddin yang didampingi perwakilan dari Komisi Nasional Disabilitas dalam peluncuran tersebut.
Baca Juga: Diikuti 182 Peserta, Peradi Jakbar Gandeng Universitas Al-Azhar Gelar PKPA
Acara bertajuk "Enhancing Visually Impairment Access in Higher Education: Inclusive Learning Experiences, Policy Brief, and Implementing Accessibility for Students with Visual Impairment in the University" ini juga diisi paparan singkat John Ravenscroft dan Elizabeth McCann dari University of Edinburgh melalui zoom.
Kegiatan yang turut memeriahkan Bulan Disabilitas ini diselenggarakan berkat dukungan British Council Indonesia dan Kedaireka melalui UK-Indonesia Disability Inclusion Partnerships Grant 2023 yang sudah dimulai sejak tahun lalu.
"Layanan Disabilitas ini merupakan langkah besar bagi UAI yang berkomitmen menjadi kampus inklusif. Tentu, ini bukan hanya untuk UAI, tapi untuk dunia pendidikan Indonesia yang kita harapkan semakin ramah akses bagi siapa saja, khususnya saudara-saudara kita yang memiliki keterbatasan," ujar Rektor UAI Asep Saefuddin yang didampingi perwakilan dari Komisi Nasional Disabilitas dalam peluncuran tersebut.
Baca Juga: Diikuti 182 Peserta, Peradi Jakbar Gandeng Universitas Al-Azhar Gelar PKPA
Acara bertajuk "Enhancing Visually Impairment Access in Higher Education: Inclusive Learning Experiences, Policy Brief, and Implementing Accessibility for Students with Visual Impairment in the University" ini juga diisi paparan singkat John Ravenscroft dan Elizabeth McCann dari University of Edinburgh melalui zoom.
Lihat Juga :