Riwayat Pendidikan Hasto Kristiyanto, Ternyata Alumni S3 UI dan Unhan

Selasa, 25 Februari 2025 - 15:37 WIB
loading...
Riwayat Pendidikan Hasto...
Hasto Kristiyanto ternyata mempunyai gelar doktor (S3) dari Unhan dan UI. Foto/Dok/SINDOnews.
A A A
JAKARTA - Hasto Kristiyanto ternyata mempunyai gelar doktor (S3) dari Unhan dan UI. Ia kini menjadi sorotan karena resmi menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto itu ditahan selama 20 hari untuk proses penyidikan oleh komisi anti rasuah.

Baca juga: Praperadilan Ditolak PN Jaksel, Bukti Kasus Hasto Kristiyanto Tak Ada Politisasi

Hasto ditahan dan menjadi tersangka kasus suap dan perintangan penyidikan terkait pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR ini ditahan di Cabang Rutan KPK, Jakarta Timur.

Hasto pun mengajukan praperadilan atas penahanannya sebagai tersangka namun oleh hakim PN Jakarta Selatan pengajuan penahanannya tersebut ditolak.

Baca juga: Hasto Minta Keluarga Jokowi Diperiksa, Ketua KPK: Silakan Melapor

Sementara Hasto melalui kuasa hukunnya Maqdir Ismail bersikeras penahanan kliennya ditangguhkan. Permohonan penangguhan penahanan pun akan kembali diajukan.

Riwayat Pendidikan Hasto Kristiyanto


Hasto Kristiyanto lahir di Yogyakarta, 7 Juli 1966. Ia diketahui mulai menyukai dunia politik sejak duduk masih berseragam putih abu-abu.

Baca juga: Hasto Ajukan Penangguhan Penahanan, Begini Respons Ketua KPK

Anak dari pasangan Antonius Krido Pardjono dan Yohana Sutami itu menempuh pendidikan SMA di Kolese de Britto Yogyakarta pada 1982.

Lulus dari sekolah yang membolehkan siswanya berambut gondrong itu, Hasto kemudian lanjut kuliah di Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) jurusan Teknik Kimia. Ia lulus UGM pada 1991.

Baca juga: KPK Persilakan Megawati Datangi Gedung Merah Putih usai Hasto Ditahan

Hasto diketahui lulus kuliah S2 di Universitas Prasetiya Mulya pada tahun 2000. Lalu pada 2021, Hasto meraih gelar profesi insinyur dari UGM.

Alumni S3 UI dan Unhan


Hasto diketahui merupakan alumni S3 Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Pertahanan (Unhan).

Hasto meraih resmi meraih gelar Doktor dari Program Studi Kajian Stratejik dan Global, Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) UI tahun lalu.

Dalam Sidang Promosi Doktor yang berlangsung di Balai Sidang UI, Hasto mempresentasikan disertasinya yang berjudul “Kepemimpinan Strategis Politik, Ideologi, dan Pelembagaan, serta Relevansinya terhadap Ketahanan Partai, Studi pada PDI Perjuangan”.

Dilansir dari laman UI, dalam sidang tersebut, Hasto menekankan pentingnya pelembagaan partai untuk menghadapi tantangan politik di masa depan. PDIP telah menjalankan modernisasi pelembagaan dengan menerapkan prinsip akuntabilitas dan keterbukaan informasi publik, guna meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses politik.



Menurut Hasto, kombinasi antara kepemimpinan strategis, ideologi yang kokoh, dan pelembagaan yang kuat, membuat PDIP mampu bertahan di tengah dinamika politik nasional.

Sementara di Unhan, ia meraih gelar doktor pada 2022 dengan disertasinya berjudul “Diskursus Pemikiran Geopolitik Soekarno dan Relevansinya Terhadap Pertahanan Negara”. Ia lulus dengan predikat Summa Cumlaude.

Dilansir dari laman Unhan ,Hasto Kristiyanto dalam paparan disertasinya menyampaikan bahwa penelitian ini bertujuan untuk mengkaji diskursus pemikiran geopolitik Soekarno dan relevansinya terhadap pertahanan negara.

Teori yang digunakan secara makro, meso, dan mikro mulai dari geopolitik MacKinder, Mahan, Khanna, dan Sengupta, teori diskursus Bourdieu dan teori kepentingan nasional Nuechterlein, Coulombus dan Wolfe.

Demikian riwayat pendidikan Hasto Kristiyanto . Semoga informasi ini bermanfaat.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jadwal Ujian SIMAK UI...
Jadwal Ujian SIMAK UI 2026 Ditambah, Catat Waktu dan Tata Tertibnya
UI Tembus 15 Besar Dunia...
UI Tembus 15 Besar Dunia di Ajang Emerald Excellence Awards 2026
Kemendikdasmen Dukung...
Kemendikdasmen Dukung SE KPK untuk Cegah Korupsi dan Gratifikasi di SPMB 2026
UI Jatuhkan Sanksi Kasus...
UI Jatuhkan Sanksi Kasus KSBE di Fakultas Hukum, 15 Terlapor Terbukti Melanggar
Lolos SNBT UI 2026?...
Lolos SNBT UI 2026? Ini Tahapan Daftar Ulang, Pra Registrasi hingga Pengajuan UKT
20 Universitas dan Politeknik...
20 Universitas dan Politeknik Paling Diminati di SNBT 2026, UI dan Polban Favorit
KPK Rincikan Penyitaan...
KPK Rincikan Penyitaan Uang dari Geledah Rumah Silmy Karim
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan...
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Bos Maktour Fuad Hasan Pekan Depan
KPK: Bupati Muara Enim...
KPK: Bupati Muara Enim Suap ASN BPK demi Pertahankan Opini WTP
Rekomendasi
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
UBAYA Tantang SCU di...
UBAYA Tantang SCU di Final Putri, Perbanas Hadapi UKSW pada Puncak Campus League 2026
Perbandingan Harga Tiket...
Perbandingan Harga Tiket Piala Dunia 2022 vs 2026 Bikin Melongo: Final Tembus Rp113 Juta
Berita Terkini
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
4.480 Calon Mahasiswa...
4.480 Calon Mahasiswa Diterima di UM UGM CBT 2026, Kedokteran Paling Ketat
Tegang Sejak Pagi! 32...
Tegang Sejak Pagi! 32 Tim Terbaik Liga Bintang Juara Bersaing Menuju Jakarta
Liga Bintang Juara Hari...
Liga Bintang Juara Hari Kedua: 32 Tim Bertarung Rebut 16 Tiket ke Babak Utama Jakarta
Kisah Raihan, Siswa...
Kisah Raihan, Siswa MAN 1 Yogya yang Berhasil Diterima di ITB, UGM, dan ITS
UKT dan Uang Pangkal...
UKT dan Uang Pangkal Jalur Mandiri Vokasi Undip 2026, Tes Online dari Rumah
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved