Siti Fadila, Wisudawan Termuda UGM yang Raih Gelar Magister di Usia 22 Tahun
Sabtu, 26 April 2025 - 06:00 WIB
loading...
Siti Fadila Nuraisyah mencuat sebagai lulusan termuda Program Magister Ilmu Perikanan, Fakultas Pertanian, dengan usia hanya 22 tahun 7 bulan 21 hari. Foto/UGM.
A
A
A
JAKARTA - Di antara ribuan wisudawan Pascasarjana UGM , nama Siti Fadila Nuraisyah mencuat sebagai wisudawan termuda Program Magister Ilmu Perikanan, Fakultas Pertanian, dengan usia hanya 22 tahun 7 bulan 21 hari.
Sebagai perbandingan, rata-rata usia lulusan program magister periode ini mencapai 29 tahun 6 bulan 15 hari.
Baca juga: Jadi Wisudawan S2 Termuda dan Tercepat UGM, Ini Sosok Aldino Javier
Prestasi luar biasa ini tidak datang secara instan. Siti Fadila menempuh jalur fast track, sebuah program percepatan pendidikan bagi mahasiswa berprestasi yang memungkinkan penyelesaian jenjang S1 dan S2 hanya dalam waktu sekitar lima tahun.
Ia menyelesaikan studi Sarjana di Program Manajemen Sumber Daya Akuatik dalam waktu 3 tahun 9 bulan, lalu melanjutkan ke jenjang Magister yang ia tuntaskan dalam 1 tahun 5 bulan 16 hari.
Baca juga: Kisah Enggis, Wisudawan Termuda UNY Raih Gelar Doktor di Usia 25 Tahun
“Saat menyelesaikan skripsi S1, saya juga sudah mulai mengikuti kuliah S2. Tantangannya berat, terutama dalam manajemen waktu, tapi alhamdulillah bisa saya lewati,” ujar Fadila, dikutip dari laman UGM, Sabtu (26/4/2025).
Keberhasilan Fadila tidak lepas dari dukungan keluarga, terutama dari nenek dan ibunya yang berprofesi sebagai guru.
"Orang tua saya selalu berkata, ‘Pendidikan anak-anaknya harus lebih tinggi dari orang tuanya, dan selama ada kesempatan baik, jangan pernah disia-siakan," lugasnya.
Baca juga: Hendy Gilang Syahputra, Wisudawan ITS Raih Tiga Gelar di Usia 21 Tahun
Lingkungan yang menjunjung tinggi pendidikan sejak kecil membentuk motivasi kuat dalam dirinya untuk terus maju dan tidak menyia-nyiakan kesempatan.
Tak hanya berprestasi secara akademik, Fadila juga aktif dalam berbagai organisasi kampus seperti Keluarga Mahasiswa Ilmu Perikanan, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, dan Ikatan Mahasiswa Nganjuk di Yogyakarta.
Ia pun pernah menjadi panitia di berbagai kegiatan kampus seperti Pemilu Raya Faperta UGM 2021 dan Estuari 2021.
Dalam tesis magisternya, Fadila meneliti kontaminasi mikroplastik pada ikan komersial di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tasikagung, Rembang.
Penelitiannya berfokus pada tiga jenis ikan: Decapterus sp., Priacanthus tayenus, dan Nemipterus sp., dengan hasil yang menunjukkan adanya mikroplastik terutama jenis fiber hitam berukuran 50–500 mikrometer dari polimer HDPE dan PET.
Tak hanya berhasil lulus muda dari UGM , Fadila juga meraih predikat cumlaude dengan IPK 3,77. Baginya, usia bukanlah batasan untuk berprestasi tinggi.
“Menjaga kesehatan mental itu penting. Saya tetap menyisihkan waktu untuk healing, seperti nonton film, jajan makanan favorit, atau melakukan hal-hal menyenangkan lainnya,” jelasnya.
Sebagai perbandingan, rata-rata usia lulusan program magister periode ini mencapai 29 tahun 6 bulan 15 hari.
Baca juga: Jadi Wisudawan S2 Termuda dan Tercepat UGM, Ini Sosok Aldino Javier
Prestasi luar biasa ini tidak datang secara instan. Siti Fadila menempuh jalur fast track, sebuah program percepatan pendidikan bagi mahasiswa berprestasi yang memungkinkan penyelesaian jenjang S1 dan S2 hanya dalam waktu sekitar lima tahun.
Ia menyelesaikan studi Sarjana di Program Manajemen Sumber Daya Akuatik dalam waktu 3 tahun 9 bulan, lalu melanjutkan ke jenjang Magister yang ia tuntaskan dalam 1 tahun 5 bulan 16 hari.
Baca juga: Kisah Enggis, Wisudawan Termuda UNY Raih Gelar Doktor di Usia 25 Tahun
“Saat menyelesaikan skripsi S1, saya juga sudah mulai mengikuti kuliah S2. Tantangannya berat, terutama dalam manajemen waktu, tapi alhamdulillah bisa saya lewati,” ujar Fadila, dikutip dari laman UGM, Sabtu (26/4/2025).
Keberhasilan Fadila tidak lepas dari dukungan keluarga, terutama dari nenek dan ibunya yang berprofesi sebagai guru.
"Orang tua saya selalu berkata, ‘Pendidikan anak-anaknya harus lebih tinggi dari orang tuanya, dan selama ada kesempatan baik, jangan pernah disia-siakan," lugasnya.
Baca juga: Hendy Gilang Syahputra, Wisudawan ITS Raih Tiga Gelar di Usia 21 Tahun
Lingkungan yang menjunjung tinggi pendidikan sejak kecil membentuk motivasi kuat dalam dirinya untuk terus maju dan tidak menyia-nyiakan kesempatan.
Tak hanya berprestasi secara akademik, Fadila juga aktif dalam berbagai organisasi kampus seperti Keluarga Mahasiswa Ilmu Perikanan, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, dan Ikatan Mahasiswa Nganjuk di Yogyakarta.
Ia pun pernah menjadi panitia di berbagai kegiatan kampus seperti Pemilu Raya Faperta UGM 2021 dan Estuari 2021.
Dalam tesis magisternya, Fadila meneliti kontaminasi mikroplastik pada ikan komersial di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tasikagung, Rembang.
Penelitiannya berfokus pada tiga jenis ikan: Decapterus sp., Priacanthus tayenus, dan Nemipterus sp., dengan hasil yang menunjukkan adanya mikroplastik terutama jenis fiber hitam berukuran 50–500 mikrometer dari polimer HDPE dan PET.
Tak hanya berhasil lulus muda dari UGM , Fadila juga meraih predikat cumlaude dengan IPK 3,77. Baginya, usia bukanlah batasan untuk berprestasi tinggi.
“Menjaga kesehatan mental itu penting. Saya tetap menyisihkan waktu untuk healing, seperti nonton film, jajan makanan favorit, atau melakukan hal-hal menyenangkan lainnya,” jelasnya.
(nnz)
Lihat Juga :