Riwayat Pendidikan Jenderal Purnawirawan Try Sutrisno, Mantan Panglima ABRI hingga Wakil Presiden

Senin, 28 April 2025 - 07:30 WIB
loading...
Riwayat Pendidikan Jenderal...
Try Sutrisno (kanan) merupakan salah satu sosok militer dan negarawan terkemuka Indonesia. Foto/SINDOnews.
A A A
JAKARTA - Try Sutrisno merupakan salah satu sosok militer dan negarawan terkemuka Indonesia, yang perjalanan hidupnya penuh dengan dedikasi dan kerja keras. Lahir di Surabaya pada 15 November 1935, ia tumbuh dalam suasana perjuangan mempertahankan kemerdekaan.

Dari kecil, dia telah membiasakan diri dengan kerja keras, bahkan sempat berjualan koran untuk membantu perekonomian keluarganya. Latar belakang sederhana itu justru menempa mentalnya dalam mengarungi karier panjang, baik di bidang kemiliteran maupun pemerintahan.

Baca juga: 9 Fakta Try Sutrisno, Sosok Jenderal Disegani di Era Soeharto yang Kini Tuntut Wapres Diganti

Sebagai seorang tokoh nasional, riwayat pendidikan Try Sutrisno menunjukkan betapa komitmennya terhadap pengabdian kepada bangsa dan negara.

Pendidikan menjadi salah satu fondasi penting dalam perjalanan kariernya, yang mengantarkannya ke jabatan-jabatan strategis, mulai dari Panglima ABRI hingga Wakil Presiden Republik Indonesia.

Awal Pendidikan di Masa Perang


Masa kecil Try Sutrisno berlangsung di tengah suasana Indonesia yang baru saja memproklamasikan kemerdekaannya. Ketika agresi militer Belanda berlangsung, Try kecil sempat mengalami kesulitan untuk mendapatkan pendidikan formal secara berkelanjutan. Ia pernah menempuh pendidikan dasar di Sekolah Rakyat (SR) di Surabaya.

Baca juga: Siapa Jenderal TNI Purn Try Sutrisno? Panglima TNI Era Orba yang Dukung Pergantian Wapres Gibran

Namun, akibat situasi keamanan yang tidak stabil, keluarganya harus mengungsi ke daerah Mojokerto, Jawa Timur. Selama pengungsian, ia tetap melanjutkan pendidikan di sekolah setempat. Tekad kuat untuk terus belajar meski dalam kondisi serba sulit menjadi cerminan karakter Try Sutrisno di masa-masa awal hidupnya.

Setelah situasi di Surabaya berangsur membaik, Try dan keluarganya kembali ke kota kelahirannya. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di SMA Bagian B pada 1956.

Meniti Langkah ke Dunia Militer


Usai menyelesaikan pendidikan menengahnya, Setelah lulus dari SMA, Try Sutrisno ingin mendaftar di ATEKAD (Akademi Teknik Angkatan Darat). Dia berpartisipasi dan lulus dalam ujian masuk, sebelum gagal dalam pemeriksaan fisik. Meskipun demikian, Mayor Jenderal GPH Djatikusumo tertarik dengan Try dan memanggilnya kembali. Try Sutrisno berpartisipasi dalam pemeriksaan psikologis di Bandung, Jawa Barat, dan ia diterima di ATEKAD.

Baca juga: Mutasi Pati TNI, Putra Try Sutrisno Jabat Pangkogabwilhan I

Selama menjalani pendidikan di akademi, Try menunjukkan prestasi yang cukup gemilang. Disiplin, ketekunan, serta ketangguhannya membuatnya dikenal di antara sesama taruna.

Tidak hanya cakap dalam latihan fisik, Try juga menonjol dalam bidang akademik, yang membuatnya disegani oleh rekan-rekannya maupun oleh para instrukturnya. Pada tahun 1959, ia lulus dari ATEKAD dan dilantik menjadi perwira muda dengan pangkat Letda Czi (Letnan Dua Corps Zeni).

Pendidikan di Lembaga Tinggi dan Pemantapan Kepemimpinan


Tidak hanya berhenti di pendidikan militer dasar, Try Sutrisno juga mengikuti Pendidikan Sesko AD (Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat) dan Sesko ABRI, lembaga pendidikan tingkat lanjut yang mempersiapkan calon-calon pemimpin puncak militer Indonesia. Melalui pendidikan di lembaga-lembaga ini, ia memperoleh bekal lebih dalam tentang strategi pertahanan, manajemen operasi militer, serta kepemimpinan nasional.

Selanjutnya, Try juga mengikuti Lemhannas (Lembaga Ketahanan Nasional), sebuah lembaga yang bertujuan mempersiapkan kader-kader nasional dalam menghadapi tantangan geopolitik dan pembangunan bangsa. Pendidikan di Lemhannas memperkaya perspektifnya, tidak hanya dari aspek militer, tetapi juga dari sudut pandang sosial, ekonomi, dan politik nasional.

Latar belakang pendidikan inilah yang kemudian menjadi pondasi bagi peran strategis Try Sutrisno dalam dunia pemerintahan. Ia dipandang sebagai sosok yang tidak hanya memahami aspek keamanan, tetapi juga memiliki visi terhadap pembangunan nasional secara menyeluruh.

Mengabdi di Posisi Puncak Negara


Dengan segudang pengalaman dan pendidikan tersebut, Try Sutrisno kemudian diangkat menjadi Panglima ABRI pada tahun 1988, menggantikan Jenderal TNI Benny Moerdani. Selama menjabat Panglima ABRI, ia dikenal tegas dan konsisten dalam menjaga stabilitas nasional.

Puncak karier kenegaraannya terjadi saat ia terpilih menjadi Wakil Presiden Republik Indonesia ke-6 mendampingi Presiden Soeharto pada periode 1993–1998.

Demikian riwayat pendidikan Try Sutrisno . Semoga bermanfaat.

M/G Alya Ramadhanty Vardiansyah
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jejak Pendidikan Vidi...
Jejak Pendidikan Vidi Aldiano, Lulusan S2 University of Manchester
Profil Pendidikan Kim...
Profil Pendidikan Kim Seon Ho, Fasih 4 Bahasa di Drakor Can This Love Be Translated?
Rekrutmen Pa PK TNI...
Rekrutmen Pa PK TNI Dokter Spesialis 2026 Dibuka, Lulus Berpangkat Kapten
Ira Puspadewi Kuliah...
Ira Puspadewi Kuliah di Mana? Eks Dirut ASDP yang Dapat Rehabilitasi dari Prabowo
Riwayat Pendidikan Gus...
Riwayat Pendidikan Gus Yahya, Ketua Umum PBNU yang Didesak Mundur dari Jabatannya
Riwayat Pendidikan Cucun...
Riwayat Pendidikan Cucun Ahmad Syamsurijal, Wakil Ketua DPR RI yang Jadi Sorotan soal Program MBG
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat, Usman Hamid: Ruang Kelas Harus Bebas dari Intervensi Militer
Panglima TNI Lantik...
Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Baru di Akmil Magelang
Rekomendasi
Titi Anggraini Soroti...
Titi Anggraini Soroti Naskah Akademik RUU Pemilu Tak Kunjung Diterbitkan
5 Peserta Program SPPI...
5 Peserta Program SPPI Meninggal saat Latsarmil, Feri Amsari: Negara Salahi Prinsip Administrasi
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
Berita Terkini
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Mahasiswa Doktoral UNJ...
Mahasiswa Doktoral UNJ Perkuat Literasi Keuangan bagi Calon Guru Malaysia di UTHM
Mengelola Risiko Jadi...
Mengelola Risiko Jadi Skill Penting yang Harus Dimiliki Entrepreneur Muda
Momen Haru di Wisuda...
Momen Haru di Wisuda Unesa, Ibu Terima Ijazah Putrinya yang Wafat Sebelum Kelulusan
Kisah Syahla, Anak Driver...
Kisah Syahla, Anak Driver Ojol dan Penjual Nasi Lolos UGM lewat Jalur SNBP
Teknik Elektro UMB Hadirkan...
Teknik Elektro UMB Hadirkan Teknologi Tepat Guna dan Akuaponik di Srengseng
Infografis
4 Presiden Indonesia...
4 Presiden Indonesia Lahir Bulan Juni, Soekarno hingga Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved