Alasan Mulyono Tinggalkan UGM, Ternyata Tak Masuk Kuliah 3 Bulan karena Hal Ini

Kamis, 01 Mei 2025 - 14:31 WIB
loading...
Alasan Mulyono Tinggalkan...
Jenderal TNI (Purn) Mulyono merupakan salah seorang purnawirawan Perwira Tinggi (Pati) TNI Angkatan Darat. Foto/UGM.
A A A
JAKARTA - Jenderal TNI (Purn) Mulyono merupakan salah seorang purnawirawan Perwira Tinggi (Pati) TNI Angkatan Darat. Puncak kariernya didapat saat menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) periode 2015-2018.

Jauh sebelum mencapai karier cemerlang di TNI, Mulyono ternyata memiliki kisah menarik yang mengikuti perjalanan hidupnya. Siapa sangka, sebelum mengabdi di dunia militer, ia sempat diterima menjadi mahasiswa di Universitas Gadjah Mada ( UGM ).

Baca juga: Riwayat Pendidikan Mulyono, Tinggalkan UGM Hingga Jadi Lulusan Terbaik Sekolah Militer

Namun, takdir membawanya menuju jalan lain di militer. Ia kemudian meninggal UGM setelah sempat tak masuk kuliah sampai tiga bulan.

Alasan Mulyono Tinggalkan UGM


Mulyono lahir pada 12 Januari 1961 di Desa Cepokosawit, Kecamatan Sawit, Boyolali, Jawa Tengah. Ia adalah anak ketiga dari pasangan Suyatno Yatno Wiyoto dan Pardinah.

Sejak kelahirannya, Mulyono langsung membawa kebahagiaan tersendiri bagi keluarga. Bahkan, namanya sendiri mengandung makna yang cukup mendalam.

Baca juga: 8 Fakta tentang Mulyono, Nomor 4 Pernah Diterima di UGM

“Pemberian nama Mulyono yang merupakan anak ketiga mengandung maksud agar nantinya anak yang dilahirkan ini mempunyai sifat yang mulia atau membawa kemuliaan,” bunyi kalimat dalam Buku Biografi Mulyono "Sosok Jenderal, Sang Pembeda" yang diterbitkan Dinas Sejarah Angkatan Darat, Bandung, 2018, dikutip Kamis (1/5).

Setelah lulus SMA, Mulyono berkeinginan melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Hal ini seperti yang dicita-citakan oleh orang tuanya dulu saat berpesan agar dirinya harus kuliah tanpa perlu memikirkan biaya.

Baca juga: Profil Jenderal TNI (Purn) Mulyono, Pernah Buang Pangkat Bintang Empat

Berawal dari pesan itu, Mulyono kemudian mendaftar kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM), salah satu kampus populer di Indonesia. Waktu itu, ia mendapati tiga pilihan yang diinginkan, yakni jurusan pertanian, peternakan, atau dokter hewan.

Saat menunggu menunggu pengumuman diterima atau tidaknya di UGM, Mulyono biasa bermain di rumah tantenya di Magelang. Di sana, ada juga pamannya yang berprofesi sebagai anggota TNI AD.

Selama berada di sana, Mulyono sering diajak ke kantin milik tantenya di dekat barak prajurit. Suatu hari, ia melihat sekelompok taruna ABRI yang tengah berjalan dengan gagahnya.

Sejurus, hati Mulyono tiba-tiba terpikat menjadi seorang prajurit TNI. Di samping mengabdikan diri untuk negara, ia juga terpikir masa depan adiknya jika mengambil kuliah dengan biaya yang tidak sedikit dan bisa merepotkan orang tua.

Benar saja, Mulyono membulatkan tekad untuk masuk AKABRI. Selama prosesnya, ia banyak latihan dengan pamannya yang berpangkat Sersan Dua.

Nah, saat menunggu pengumuman tes masuk AKABRI, ada kabar bahwa Mulyono diterima di Fakultas Peternakan UGM. Setelah itu, ia sempat mendaftar ulang menjadi mahasiswa baru dan menghubungi bagian akademik UGM untuk melunasi uang kuliah satu semester.

Akan tetapi, waktu itu uangnya kurang, sehingga hanya bisa mencicil setengah semester. Di samping menunggu keputusan, Mulyono juga masih berharap diterima masuk AKABRI.

Berjalan kuliah sekitar satu bulan, datang informasi dari temannya agar mengikuti tes lanjutan masuk AKABRI di Semarang. Ia kemudian berangkat sambil menunggu surat panggilan datang atas kebijaksanaan dari panitia.

Setelah 10 hari tes, akhirnya surat panggilan tes AKABRI baru datang dan dibawakan oleh pamannya. Mulyono dinyatakan diterima menjadi taruna AKABRI.

Setelah itu, Mulyono tidak pernah masuk kuliah, bahkan sampai tiga bulan berjalan. Hal ini membuat pihak UGM kemudian menanyakan alasan ketidakhadirannya.

Akan tetapi, orang tua Mulyono tidak pernah membalas pertanyaan yang dikirim UGM. Adapun alasannya karena orang di kampung tidak tahu prosedurnya.

Pada akhirnya, Mulyono dicoret dari status mahasiswa Fakultas Peternakan UGM. Setelah itu, ia pendidikan di Akmil hingga lulus pada 1983.

Keputusan besar itu lalu menjadi awal perjalanan panjang Mulyono di TNI. Ia merintis karier dari bawah hingga akhirnya bisa menyandang pangkat Jenderal TNI atau bintang 4 dan dipercaya menjadi KSAD .
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UGM Masuk Peringkat...
UGM Masuk Peringkat 41 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026, Naik Signifikan
Cerita Nurma, dari Belajar...
Cerita Nurma, dari Belajar di Perpustakaan hingga Malam Kini Bisa Kuliah Gratis di UGM
4.480 Calon Mahasiswa...
4.480 Calon Mahasiswa Diterima di UM UGM CBT 2026, Kedokteran Paling Ketat
Kisah Raihan, Siswa...
Kisah Raihan, Siswa MAN 1 Yogya yang Berhasil Diterima di ITB, UGM, dan ITS
Kisah Ristiana Artanti,...
Kisah Ristiana Artanti, Anak Buruh Proyek yang Berhasil Kuliah Gratis di UGM
Tiga Lulusan Kedokteran...
Tiga Lulusan Kedokteran UGM Lulus dengan IPK 4,00, Simak Perjuangan dan Cita-citanya
Singgung Perbedaan Pandangan,...
Singgung Perbedaan Pandangan, Dudung Ajak Purnawirawan TNI-Polri Jaga Persatuan
Polemik Ijazah Jokowi,...
Polemik Ijazah Jokowi, Bonatua Silalahi Gugat KPU, Bawaslu, hingga Rektor UGM
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Rekomendasi
Kembali Bertambah, 5...
Kembali Bertambah, 5 Orang Meninggal Dunia saat Latsarmil Calon Manajer KDKMP/KNMP
MNC University Bersama...
MNC University Bersama MNC Peduli Salurkan 2 Ton Beras untuk Warga Kelurahan Kebon Sirih
Bareskrim: Alamat Server...
Bareskrim: Alamat Server Judi Online Hayam Wuruk di Brasil, China, hingga Vietnam
Berita Terkini
Teknik Elektro UMB Hadirkan...
Teknik Elektro UMB Hadirkan Teknologi Tepat Guna dan Akuaponik di Srengseng
Hasil Seleksi OSN-K...
Hasil Seleksi OSN-K SD dan SMP 2026 Diumumkan, Ini Link Resmi Pengumuman
UI Resmikan Arboretum...
UI Resmikan Arboretum Hutan, Ruang Terbuka Hijau untuk Edukasi hingga Healing
MPLS 2026 Hadir dengan...
MPLS 2026 Hadir dengan Aturan Baru, Simak 5 Perubahan Utamanya
THE Sustainability Impact...
THE Sustainability Impact Ratings 2026, Western Sydney University Raih Peringkat 3 Dunia
Penting, Ini Jadwal...
Penting, Ini Jadwal Simulasi dan Tes AKAP Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2026
Infografis
3 Alasan Sananta Tak...
3 Alasan Sananta Tak Dipanggil Timnas Lawan Bahrain dan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved