Sekolah Masa Kini, Menumbuhkan Karakter dan Keterampilan Hidup lewat 5C

Selasa, 13 Mei 2025 - 17:34 WIB
loading...
Sekolah Masa Kini, Menumbuhkan...
Adelina Holmes, Kepala Sekolah Sampoerna Academy Pakuwon Indah Surabaya. Foto/Istimewa.
A A A
JAKARTA - Pendidikan masa kini tak lagi cukup hanya mengandalkan nilai akademik. Di tengah dunia yang terus berubah dan penuh tantangan, sekolah memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter dan keterampilan hidup yang kuat.

Hal ini ditekankan oleh Adelina Holmes, Kepala Sekolah Sampoerna Academy Pakuwon Indah Surabaya. Adelina ingin berbagi hal mengenai pentingnya penguatan lima pilar utama pendidikan, yaitu 5C: Communication, Collaboration, Critical Thinking, Creativity, dan Character.

Baca juga: Desak Program Siswa Nakal di Barak Militer Dicabut, LBH Pendidikan: Tidak Humanis

“Pendidikan harus melampaui buku teks dan ujian. Kami percaya bahwa membangun karakter harus menjadi prioritas yang sama pentingnya dengan pencapaian akademik,” ujar Adelina Holmes.

“Dengan mengintegrasikan pengembangan 5C ke dalam pembelajaran sehari-hari, kami tidak hanya mempersiapkan anak-anak untuk sekolah, tetapi juga untuk kehidupan.”

Menurutnya Konsep 5C ini telah diterapkan di Sampoerna Academy. 5C menekankan bahwa komunikasi adalah kunci pertama yang perlu diasah sejak siswa memasuki kelas. Melalui diskusi, bercerita, dan presentasi, siswa diajak menyampaikan ide secara jelas dan percaya diri, membangun jembatan pemahaman dengan lingkungan sekitarnya.

Selain itu, kolaborasi juga menjadi keterampilan utama di era global ini. Dalam kegiatan belajar kelompok dan proyek bersama, siswa belajar menghargai sudut pandang berbeda, bernegosiasi, dan mencapai tujuan bersama.

“Kolaborasi bukan hanya soal kerja tim, tetapi juga tentang membentuk ketangguhan dan kemampuan beradaptasi,” tambah Holmes.

Tak kalah penting, siswa juga dilatih untuk berpikir kritis dan tidak menerima informasi secara mentah. Dengan pendekatan inquiry-based learning, mereka diajak bertanya, menganalisis, dan memecahkan masalah secara mandiri—keterampilan yang menjadi dasar inovasi dan kepemimpinan masa depan.

Kreativitas pun tak dibatasi hanya pada seni. Melalui pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics), siswa didorong untuk berpikir out of the box, mengeksplorasi ide, dan menciptakan solusi segar di bidang sains, teknologi, hingga bisnis.

Namun, di atas semua itu, karakter menjadi landasan utama. Nilai-nilai seperti integritas, empati, dan ketekunan dibentuk melalui budaya sekolah yang kuat dan konsisten.

“Kami sering melihat siswa pemalu akhirnya menemukan suara mereka, kelompok yang beragam bekerja sama dengan lancar, dan anak-anak muda menghadapi tantangan kompleks dengan keberanian dan nilai moral yang kuat,” jelas Holmes.

Para orang tua pun menyambut positif pendekatan ini. Mereka melihat anak-anak mereka tumbuh menjadi pemikir mandiri, pemimpin yang penuh empati, dan pemecah masalah yang proaktif.

Dengan memprioritaskan 5C dalam sistem pendidikannya, Sampoerna Academy meyakini bahwa sekolah harus menjadi tempat pembentukan pribadi seutuhnya—bukan hanya penghafal teori.

“Dunia membutuhkan individu yang mampu berpikir kritis, berkomunikasi dengan baik, berkolaborasi secara harmonis, kreatif, dan memiliki karakter yang kuat,” tutup Adelina.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SPMB Lampung 2026 Resmi...
SPMB Lampung 2026 Resmi Dibuka, Cek Jalur, Kuota, dan Link Pendaftarannya
Dana KJP Bulan Juni...
Dana KJP Bulan Juni 2026 Sudah Cair, Cek Rekeningmu!
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Perpres ATS 2026 Diresmikan,...
Perpres ATS 2026 Diresmikan, Pemerintah dan Daerah Bersinergi Cegah Anak Putus Sekolah
Kemendikdasmen Gandeng...
Kemendikdasmen Gandeng Australia Ciptakan Sekolah Aman dan Nyaman
Presiden Prabowo Instruksikan...
Presiden Prabowo Instruksikan Sekolah Ajarkan Bahasa Prancis, DPR: Ada Tidak Sumber Dayanya?
Dianggap Mampu, 76 Sekolah...
Dianggap Mampu, 76 Sekolah di Pulau Jawa Dicoret dari Daftar Penerima MBG
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Perkuat Ekosistem Pendidikan,...
Perkuat Ekosistem Pendidikan, BTN Teken MoU Strategis dengan UNAIR
Rekomendasi
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
Berita Terkini
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Fresh Graduate Merapat!...
Fresh Graduate Merapat! Magang Nasional Angkatan 2 2026 Segera Dibuka
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved