Ternyata Segini Skor UTBK Terendah dan Tertinggi di SNBT 2025 untuk D3, D4, S1
Jum'at, 30 Mei 2025 - 12:39 WIB
loading...
Panitia SNPMB 2025 resmi merilis data skor tertinggi dan terendah pada SNBT 2025 untuk jenjang D3, D4, dan S1. Foto/SINDOnews.
A
A
A
JAKARTA - Panitia SNPMB 2025 resmi merilis data skor UTBK tertinggi dan terendah pada Seleksi Nasional Berdasarkan Tes ( SNBT ) 2025 untuk jenjang D3, D4, dan S1.
Informasi ini menjadi salah satu yang paling dinantikan oleh para peserta dan orang tua, mengingat SNBT merupakan jalur penerimaan mahasiswa baru berdasarkan nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dengan biaya ditanggung oleh peserta, sebagian disubsidi oleh pemerintah.
Baca juga: Lulus atau Gagal di SNBT 2025? Ini Langkah Selanjutnya yang Harus Kamu Lakukan
SNBT 2025 menyediakan daya tampung sebesar 284.380 kursi di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di seluruh Indonesia. Jumlah pendaftar tahun ini mencapai 860.976 peserta, dengan 253.421 peserta berhasil lolos seleksi.
1. PTN Badan Layanan Umum (PTN-BLU) dan PTN Satuan Kerja (PTN-Satker): minimum 40% dari total daya tampung
2. PTN Badan Hukum (PTN-BH): minimum 30% dari total daya tampung
Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB 2025, Eduart Wolok, menyampaikan ucapan selamat kepada para peserta yang berhasil lolos melalui jalur SNBT. Ia mengimbau agar seluruh peserta yang lulus segera melakukan registrasi ulang sesuai jadwal yang ditetapkan oleh masing-masing PTN.
Baca juga: Cek Pengumuman SNBT 2025 UI, UGM, ITB, IPB, Unpad dan PTN Lainnya di 44 Link Ini
“Peserta yang dinyatakan lulus Seleksi Jalur SNBT Tahun 2025 diimbau segera melakukan registrasi ulang sesuai dengan jadwal yang ditetapkan oleh PTN yang dituju,” ujar Eduart Wolok dalam siaran resmi SNPMB, Jumat (30/5/2025).
Bagi peserta yang juga mendaftar Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, panitia akan melakukan verifikasi data ekonomi melalui dokumen dan/atau kunjungan langsung ke alamat tinggal peserta.
Baca juga: Lulus atau Gagal di SNBT 2025? Ini Langkah Selanjutnya yang Harus Kamu Lakukan
Sementara itu, bagi peserta yang belum lulus SNBT 2025, Eduart mengingatkan agar tidak berkecil hati. Masih ada jalur seleksi mandiri di berbagai PTN yang bisa diikuti.
Eduart juga membeberkan bahwa panitia SNPMB tidak pernah mengeluarkan passing grade atau nilai ambang batas. Hal ini karena sistem seleksi SNBT bersifat relatif, di mana peserta dengan nilai tertinggi di masing-masing program studi akan diterima berdasarkan kuota yang tersedia.
“Kalau kuotanya 30, maka kami akan menerima 30 peserta dengan nilai tertinggi yang memilih prodi tersebut,” kata Eduart yang juga Rektor Universitas Negeri Gorontalo.
Namun demikian, untuk menjawab rasa penasaran masyarakat, berikut adalah data skor terendah, rata-rata, dan tertinggi SNBT 2025 berdasarkan jenjang pendidikan:
Skor Rata-rata: 529,39
Skor Maksimum: 731,21
Skor Rata-rata: 541,47
Skor Maksimum: 774,38
Skor Rata-rata: 545,78
Skor Maksimum: 819,85
Data ini menegaskan bahwa tingkat persaingan di SNBT 2025 sangat kompetitif, terutama pada program sarjana (S1) dengan skor maksimum yang menembus angka 819,85.
SNBT 2025 mencatat jumlah peserta yang luar biasa besar dan kompetisi yang semakin ketat. Dengan skor tertinggi mencapai lebih dari 800 dan skor terendah pada kisaran 200 untuk jenjang S1, para calon mahasiswa dituntut untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin.
Eduart menegaskan bahwa nilai minimum yang lolos seleksi bisa berbeda-beda tergantung pada daya saing di masing-masing program studi.
Oleh karena itu, calon peserta di tahun berikutnya disarankan untuk tidak terlalu fokus pada angka passing grade yang beredar di masyarakat.
“Nilai ambang batas itu dinamis. Tergantung kemampuan peserta yang mendaftar di prodi tertentu,” tambahnya.
Demikian informasi skor UTBK 2025 terendah dan tertinggi. Semoga bermanfaat.
Informasi ini menjadi salah satu yang paling dinantikan oleh para peserta dan orang tua, mengingat SNBT merupakan jalur penerimaan mahasiswa baru berdasarkan nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dengan biaya ditanggung oleh peserta, sebagian disubsidi oleh pemerintah.
Baca juga: Lulus atau Gagal di SNBT 2025? Ini Langkah Selanjutnya yang Harus Kamu Lakukan
SNBT 2025 menyediakan daya tampung sebesar 284.380 kursi di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di seluruh Indonesia. Jumlah pendaftar tahun ini mencapai 860.976 peserta, dengan 253.421 peserta berhasil lolos seleksi.
Adapun rincian kuota SNBT 2025 ditetapkan sebagai berikut:
1. PTN Badan Layanan Umum (PTN-BLU) dan PTN Satuan Kerja (PTN-Satker): minimum 40% dari total daya tampung
2. PTN Badan Hukum (PTN-BH): minimum 30% dari total daya tampung
Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB 2025, Eduart Wolok, menyampaikan ucapan selamat kepada para peserta yang berhasil lolos melalui jalur SNBT. Ia mengimbau agar seluruh peserta yang lulus segera melakukan registrasi ulang sesuai jadwal yang ditetapkan oleh masing-masing PTN.
Baca juga: Cek Pengumuman SNBT 2025 UI, UGM, ITB, IPB, Unpad dan PTN Lainnya di 44 Link Ini
“Peserta yang dinyatakan lulus Seleksi Jalur SNBT Tahun 2025 diimbau segera melakukan registrasi ulang sesuai dengan jadwal yang ditetapkan oleh PTN yang dituju,” ujar Eduart Wolok dalam siaran resmi SNPMB, Jumat (30/5/2025).
Bagi peserta yang juga mendaftar Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, panitia akan melakukan verifikasi data ekonomi melalui dokumen dan/atau kunjungan langsung ke alamat tinggal peserta.
Baca juga: Lulus atau Gagal di SNBT 2025? Ini Langkah Selanjutnya yang Harus Kamu Lakukan
Sementara itu, bagi peserta yang belum lulus SNBT 2025, Eduart mengingatkan agar tidak berkecil hati. Masih ada jalur seleksi mandiri di berbagai PTN yang bisa diikuti.
Skor Terendah dan Tertinggi UTBK SNBT 2025
Eduart juga membeberkan bahwa panitia SNPMB tidak pernah mengeluarkan passing grade atau nilai ambang batas. Hal ini karena sistem seleksi SNBT bersifat relatif, di mana peserta dengan nilai tertinggi di masing-masing program studi akan diterima berdasarkan kuota yang tersedia.
“Kalau kuotanya 30, maka kami akan menerima 30 peserta dengan nilai tertinggi yang memilih prodi tersebut,” kata Eduart yang juga Rektor Universitas Negeri Gorontalo.
Namun demikian, untuk menjawab rasa penasaran masyarakat, berikut adalah data skor terendah, rata-rata, dan tertinggi SNBT 2025 berdasarkan jenjang pendidikan:
Program D3
Skor Minimum: 293,92Skor Rata-rata: 529,39
Skor Maksimum: 731,21
Program D4
Skor Minimum: 284,16Skor Rata-rata: 541,47
Skor Maksimum: 774,38
Program S1
Skor Minimum: 200,00Skor Rata-rata: 545,78
Skor Maksimum: 819,85
Data ini menegaskan bahwa tingkat persaingan di SNBT 2025 sangat kompetitif, terutama pada program sarjana (S1) dengan skor maksimum yang menembus angka 819,85.
SNBT 2025 mencatat jumlah peserta yang luar biasa besar dan kompetisi yang semakin ketat. Dengan skor tertinggi mencapai lebih dari 800 dan skor terendah pada kisaran 200 untuk jenjang S1, para calon mahasiswa dituntut untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin.
Tidak Ada Passing Grade Resmi
Eduart menegaskan bahwa nilai minimum yang lolos seleksi bisa berbeda-beda tergantung pada daya saing di masing-masing program studi.
Oleh karena itu, calon peserta di tahun berikutnya disarankan untuk tidak terlalu fokus pada angka passing grade yang beredar di masyarakat.
“Nilai ambang batas itu dinamis. Tergantung kemampuan peserta yang mendaftar di prodi tertentu,” tambahnya.
Demikian informasi skor UTBK 2025 terendah dan tertinggi. Semoga bermanfaat.
(nnz)
Lihat Juga :