Jejak Pendidikan Elon Musk, dari Universitas Kanada hingga Mundur dari Pemerintahan Trump

Jum'at, 30 Mei 2025 - 15:25 WIB
loading...
Jejak Pendidikan Elon...
Nama Elon Musk kembali menjadi sorotan dunia setelah secara mengejutkan mengumumkan pengunduran dirinya dari pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Foto/X @elonmusk.
A A A
JAKARTA - Nama Elon Musk kembali menjadi sorotan dunia setelah secara mengejutkan mengumumkan pengunduran dirinya dari pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump . Pernyataan ini disampaikannya langsung melalui akun media sosial X miliknya pada Kamis (29/5/2025), hanya beberapa bulan setelah Trump kembali menduduki kursi kepresidenan.

Di balik keputusan besar ini, publik kembali tertarik menggali riwayat pendidikan Elon Musk, miliarder eksentrik yang juga menjabat sebagai CEO Tesla, SpaceX, serta perusahaan teknologi AI, xAI.

Baca juga: Elon Musk Akan Memimpin Tesla hanya untuk 5 Tahun ke Depan

Riwayat Pendidikan Elon Musk


Elon Musk lahir pada 28 Juni 1971 di Pretoria, Afrika Selatan. Sejak kecil, Musk sudah menunjukkan ketertarikan tinggi pada dunia komputer dan teknologi.

Dikutip dari Brittanica, pada usia 12 tahun, Elon Musk bahkan bisa menciptakan sebuah video game dan menjualnya ke sebuah majalah komputer.

Baca juga: Mengejutkan, Miliarder Elon Musk Keluar dari Pemerintahan Donald Trump

Pada tahun 1988, Musk memutuskan meninggalkan Afrika Selatan, karena menolak mendukung sistem apartheid. Ia memilih Kanada sebagai tujuan awalnya dan melanjutkan studi di Queen’s University, Kingston, Ontario.

Pada 1992, Musk pindah ke Amerika Serikat dan melanjutkan pendidikan di University of Pennsylvania, Philadelphia. Di sana, ia meraih dua gelar sarjana sekaligus: Fisika dan Ekonomi.

Setelah lulus, Musk sempat mendaftar program doktor di bidang fisika di Stanford University, California, pada 1995. Namun, hanya dua hari setelah perkuliahan dimulai, ia memutuskan keluar.

Baca juga: Elon Musk Tinggalkan Trump untuk Kembali Fokus ke Bisnis

Menurut Musk, internet memiliki potensi revolusioner yang jauh lebih besar daripada riset akademik fisika. Keputusan inilah yang menjadi titik awal perjalanan bisnis dan inovasinya di dunia teknologi.

Mundur dari Pemerintahan Trump: Fokus Kembali ke Bisnis


Elon Musk mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan Kepala Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE) melalui platform X. Dalam unggahan resminya, Musk menulis:

“Karena masa tugas saya sebagai Pegawai Pemerintah Khusus akan segera berakhir, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Presiden @realDonaldTrump atas kesempatan untuk mengurangi pemborosan pengeluaran.”

Lebih lanjut, ia menyatakan:

“Misi @DOGE akan semakin kuat seiring berjalannya waktu karena misi ini menjadi bagian dari kehidupan di seluruh pemerintahan.”

Alasan utama di balik pengunduran ini adalah fokus Musk yang kembali mengarah pada bisnis, terutama dalam pengembangan teknologi tinggi. Ia menyebutkan bahwa harus memberikan perhatian penuh pada X, xAI, Tesla, serta persiapan peluncuran roket Starship minggu depan.

Donatur Terbesar Donald Trump


Berbicara dalam Forum Ekonomi Qatar awal pekan ini, Musk menyampaikan niatnya untuk mengurangi pengeluaran politik. Diketahui, dalam kampanye Pilpres AS 2024, Elon Musk adalah donatur terbesar Donald Trump, menyumbang lebih dari USD 250 juta.

Namun ke depan, ia menyatakan akan menghabiskan uang yang "jauh lebih sedikit".

Langkah ini bertepatan dengan hasil survei terbaru dari ABC News/Washington Post/Ipsos, yang menunjukkan bahwa 57% warga Amerika tidak puas dengan kinerja Musk selama menjabat di pemerintahan, dan hanya 35% yang memberikan penilaian positif.

Demikian riwayat pendidikan Elon Musk yang mengundurkan diri dari pemerintahan Donald Trump. Semoga informasi ini bermanfaat.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jejak Pendidikan Vidi...
Jejak Pendidikan Vidi Aldiano, Lulusan S2 University of Manchester
Lowongan Kerja Kedubes...
Lowongan Kerja Kedubes AS Dibuka Kembali, Gaji Tembus Rp217 Juta per Tahun
Profil Pendidikan Kim...
Profil Pendidikan Kim Seon Ho, Fasih 4 Bahasa di Drakor Can This Love Be Translated?
Suami Wamen Stella Christie...
Suami Wamen Stella Christie Alami Kecelakaan di Aspen, Dirawat Intensif
Ira Puspadewi Kuliah...
Ira Puspadewi Kuliah di Mana? Eks Dirut ASDP yang Dapat Rehabilitasi dari Prabowo
Riwayat Pendidikan Gus...
Riwayat Pendidikan Gus Yahya, Ketua Umum PBNU yang Didesak Mundur dari Jabatannya
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
Rekomendasi
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan...
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan soal Kerja Sama dengan Hanania Group
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Berita Terkini
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Diumumkan Besok, Ini...
Diumumkan Besok, Ini Link Resmi Hasil Seleksi SMMPTN-Barat 2026
Program Studi Pendidikan...
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris MNC University Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK untuk Perkuat Mutu Pendidikan
Cek SIMPKB! Kemendikdasmen...
Cek SIMPKB! Kemendikdasmen Umumkan 60.896 Peserta PPG Guru Tertentu Tahap 2 2026
Usai KSTI 2026, Kemendiktisaintek...
Usai KSTI 2026, Kemendiktisaintek Siapkan Kelompok Kerja Percepat Kebijakan Strategis
Kemendikdasmen Buka...
Kemendikdasmen Buka Seleksi PPG Calon Guru 2026, Cek Syarat dan Bidang Studinya
Infografis
Donald Trump - Elon...
Donald Trump - Elon Musk Memanas, Perang Alien Vs Predator Dimulai?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved