30 Prodi Paling Ketat UNS di SNBT 2025, Keperawatan dan Farmasi Sulit Ditembus

Sabtu, 31 Mei 2025 - 14:14 WIB
loading...
30 Prodi Paling Ketat...
Ini 30 program studi paling ketat di jalur SNBT 2025 di Universitas Sebelas Maret (UNS). Foto/UNS.
A A A
SURAKARTA - Ini 30 jurusan paling ketat di jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2025 di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. UNS pada tahun ini menerima 3.565 calon mahasiswa baru melalui jalur SNBT.

Menurut, Pelaksana Harian (Plh) Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Prof. Dr. Fitria Rahmawati, peserta yang lolos seleksi tersebut terdiri dari 419 orang diterima di Program Studi (Prodi) Diploma Tiga, 235 di Prodi Sarjana Terapan, dan 2.911 Prodi Sarjana.

Baca juga: 10 Jurusan IPB Terfavorit dan Tersulit Ditembus Jalur SNBT 2025, Ada Pilihanmu?

Pada jalur SNBT ini, UNS menawarkan 15 Prodi Diploma Tiga, 7 Prodi Sarjana Terapan, dan 75 Prodi Sarjana.

UNS mencatat tingkat persaingan luar biasa ketat dalam penerimaan mahasiswa baru lewat jalur SNBT 2025, dengan hanya sekitar 3,5% dari lebih dari 101.000 pendaftar yang berhasil lolos. Berikut daftar 30 program studi (prodi) dengan keketatan tertinggi, dari jenjang vokasi hingga sarjana.

Baca juga: 10 Jurusan D4 Paling Ketat di SNBP 2025, Keperawatan Anestesiologi Hanya Terima 0,94% Pendaftar!

10 Prodi Vokasi Paling Ketat Jenjang: Diploma Tiga & Sarjana Terapan


1. Keperawatan Anestesiologi – Tingkat keketatan: 0,4%

2. Farmasi (Vokasi) – 0,4%

3. Keselamatan dan Kesehatan Kerja – 0,6%

4. Manajemen Administrasi – 0,7%

5. Teknik Informatika (Vokasi) – 0,7%

6. Perpajakan – 0,9%

7. Akuntansi (Vokasi) – 1,0%

8. Teknik Kimia (Vokasi) – 1,2%

9. Budidaya Ternak – 1,2%

10. Agribisnis (Vokasi) – 1,3%

10 Prodi Sarjana Saintek Paling Ketat Bidang: Sains dan Teknologi (Saintek)


11. Farmasi (Sarjana) – Tingkat keketatan: 1,7%

12. Informatika – 2,8%

13. Teknik Industri – 2,9%

14. Kedokteran – 2,9%

15. Teknik Elektro – 2,9%

16. Teknik Sipil – 3,6%

17. Ilmu dan Teknologi Pangan – 3,6%

18. Teknik Mesin – 3,7%

19. Sains Data – 4,1%

20. Psikologi – 4,3%

10 Prodi Sarjana Soshum Paling Ketat Bidang: Sosial dan Humaniora (Soshum)


21. Bisnis Digital – Tingkat keketatan: 1,9%

22. Ilmu Komunikasi – 2,5%

23. Manajemen – 2,9%

24. Akuntansi (Sarjana) – 3,0%

25. Bimbingan dan Konseling – 3,7%

26. Ilmu Administrasi Negara – 4,0%

27. Sastra Inggris – 4,2%

28. Hubungan Internasional – 4,5%

29. PGSD Surakarta – 4,6%

30. Pendidikan Bahasa Inggris – 4,9%

Kepala Kantor Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) UNS, Prof. Drs. Sutarno menambahkan, bagi peserta yang belum lolos seleksi Jalur SNBT, UNS membuka jalur Seleksi Mandiri UNS (SM-UNS) tahun 2025.

Peserta dapat memperoleh informasi lebih detail mengenai jalur, kuota, jadwal, dan persyaratan seleksi mandiri, melalui laman SPMB UNS. Pendaftaran Seleksi Mandiri UNS masih dibuka hingga 4 Juni 2025.

Untuk mengakomodasi minat dan kemampuan peserta, UNS membuka beberapa jalur masuk Seleksi Mandiri, yaitu Jalur Reguler berdasarkan nilai UTBK dan atau Nilai Ujian Tulis UNS , Jalur Kemitraan, dan Jalur Afirmasi.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cek Rasio Keketatan...
Cek Rasio Keketatan 14 Jurusan SV Unpad di SNBT 2026, Ini Daftarnya
20 Jurusan Unpad Paling...
20 Jurusan Unpad Paling Sulit Ditembus di SNBT 2026, Kebidanan dan Bisnis Digital Paling Ketat
Daftar Jurusan Paling...
Daftar Jurusan Paling Ketat di UPI Jalur SNBT 2026, Kedokteran Tertinggi
Jurusan UNY Terketat...
Jurusan UNY Terketat dan Paling Diminati Calon Mahasiswa di SNBT 2026
20 Prodi Paling Ketat...
20 Prodi Paling Ketat di Unesa Jalur SNBT 2026, Jurusan Keperawatan Paling Kompetitif
10 Jurusan Paling Diminati...
10 Jurusan Paling Diminati di SNBT 2026 Didominasi D3 dan D4, K3 UNS Teratas
Transformasi Layanan...
Transformasi Layanan Farmasi Jadi Fokus PIT dan Mukernas HISFARSI 2026 di Pekanbaru
SwipeRx Sukses Gelar...
SwipeRx Sukses Gelar IPEC 2026 ke-IV, Satukan Lebih dari 1.500 Apoteker dalam Ajang Farmasi Terbesar di Indonesia
Strategi Bayern dalam...
Strategi Bayern dalam Dorong Pertumbuhan Bisnis Farmasi dan Sains di Masa Depan
Rekomendasi
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Ketum PB Akuatik Optimistis...
Ketum PB Akuatik Optimistis Skema Anggaran Pelatnas Multiyears Lahirkan Atlet Berprestasi
Berita Terkini
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Mahasiswa Doktoral UNJ...
Mahasiswa Doktoral UNJ Perkuat Literasi Keuangan bagi Calon Guru Malaysia di UTHM
Mengelola Risiko Jadi...
Mengelola Risiko Jadi Skill Penting yang Harus Dimiliki Entrepreneur Muda
Momen Haru di Wisuda...
Momen Haru di Wisuda Unesa, Ibu Terima Ijazah Putrinya yang Wafat Sebelum Kelulusan
Kisah Syahla, Anak Driver...
Kisah Syahla, Anak Driver Ojol dan Penjual Nasi Lolos UGM lewat Jalur SNBP
Teknik Elektro UMB Hadirkan...
Teknik Elektro UMB Hadirkan Teknologi Tepat Guna dan Akuaponik di Srengseng
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved