Seminar IKAFU USU Soroti Peran Fisika di Era Disrupsi Teknologi

Senin, 02 Juni 2025 - 22:00 WIB
loading...
Seminar IKAFU USU Soroti...
Seminar Nasional Revolusi Industri Masa Depan: Sains sebagai Otak Penggeraknya yang diselenggarakan oleh Ikatan Alumni Fisika Universitas Sumatera Utara (IKAFU). Foto/Istimewa.
A A A
MEDAN - Ilmu fisika dipastikan akan memegang peran sentral dalam menyongsong revolusi industri berbasis kecerdasan buatan dan komputasi kuantum.

Hal ini ditegaskan dalam Seminar Nasional "Revolusi Industri Masa Depan: Sains sebagai Otak Penggeraknya" yang diselenggarakan oleh Ikatan Alumni Fisika Universitas Sumatera Utara (IKAFU)pekan lalu di Gelanggang Mahasiswa USU, Medan.

Acara ini sukses menghimpun lebih dari 800 peserta yang terdiri atas guru, siswa, mahasiswa, dosen, serta praktisi dari berbagai latar belakang. Ketua panitia, Remon Pakpahan, menjelaskan bahwa peserta datang dari berbagai daerah di Sumatera Utara, khususnya Kabupaten Langkat, Kota Binjai, Kota Medan, dan Kabupaten Deli Serdang.

“Seminar ini diikuti oleh sekitar 106 guru dan 230 siswa SMA, serta lebih dari 400 mahasiswa yang berasal dari USU FMIPA dan sejumlah universitas di Medan dan sekitarnya. Dosen dan alumni FMIPA USU juga turut berpartisipasi,” ungkap Remon, melalui siaran pers, Senin (2/6/20205).

Lebih lanjut, Remon menegaskan bahwa tujuan utama seminar adalah menegakkan kembali posisi sains, khususnya fisika, sebagai fondasi utama dari transformasi industri di masa depan.

“Seminar ini mematahkan stigma bahwa fisika itu sulit. Justru, kami ingin menunjukkan bahwa fisika adalah jurusan dengan prospek terbaik di era disrupsi teknologi,” tambahnya.

Seminar ini menyoroti pentingnya kolaborasi multidisipliner antara ilmuwan, pelaku industri, akademisi, dan pemerintah dalam membangun ekosistem inovasi nasional yang kuat. Adapun tiga fokus utama yang diangkat meliputi:

Fisika sebagai tulang punggung inovasi teknologi, terutama dalam pengembangan komputasi kuantum, material maju, robotika, dan energi terbarukan.

Peran AI dalam Quantum Age, yakni integrasi kecerdasan buatan dengan mekanika kuantum sebagai pendorong utama industri 5.0.

Strategi menghadapi penurunan minat studi fisika, termasuk melalui revitalisasi kurikulum dan penguatan sinergi antara dunia pendidikan dan industri.

Sejumlah tokoh nasional turut memberikan pemaparan strategis dalam seminar ini, di antaranya:

Prof. Ir. Togar Mangihut Simatupang, Sekjen Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Inovasi Teknologi), melalui sambungan virtual menyampaikan bahwa, pemerintah mendorong peningkatan anggaran riset strategis hingga 20% dalam masterplan Quantum Age Indonesia 2045, dengan fisika sebagai mesin penggerak utama.

Sementara Sofyan Tan, Anggota DPR RI Komisi X menekankan pentingnya keberpihakan dalam pembangunan industri.

“Transformasi industri harus berkeadilan. Fisika bukan hanya untuk laboratorium, tapi juga solusi konkret bagi kemandirian bangsa, mulai dari energi hingga pertahanan," ujarnya.

lalu Hendra Sumiarsa, CIPM (Dewan Pengawas Indonesian Association of Industrial Scientists/IAIS) mengungkapkan,
lulusan MIPA, khususnya fisika, adalah penggerak utama di era AI.

"Mereka membawa pola pikir logis dan kemampuan problem solving yang tidak bisa digantikan oleh mesin," pungkasnya.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cerita Djoko Slamet...
Cerita Djoko Slamet Pudjorahardjo, Peneliti yang Lulus S2 Teknik Fisika UGM di Usia 68 Tahun
Wisudawan Termuda Undip...
Wisudawan Termuda Undip Usia 18 Tahun, Pato Sayyaf Lulus S1 Fisika dengan IPK 3,68
Kisah Laurent Simons,...
Kisah Laurent Simons, Jenius Belgia Lulus PhD Fisika Kuantum di Usia 15 Tahun
10 Jurusan Sepi Peminat...
10 Jurusan Sepi Peminat di USU, Bisa Jadi Peluang Lolos SNBP 2026
Profil Sabrina Gonzalez...
Profil Sabrina Gonzalez Pasterski, Fisikawan Jenius yang Dijuluki Einstein Modern
Riwayat Pendidikan Kenny...
Riwayat Pendidikan Kenny Austin: Lulusan Teknik Mesin yang Sukses di Dunia Hiburan
Isu Sawit Mengemuka...
Isu Sawit Mengemuka di USU, Mahasiswa Diminta Lawan Hoaks dengan Riset
APHI dan Fakultas Kehutanan...
APHI dan Fakultas Kehutanan USU Bahas Transformasi Industri Kehutanan
Muzammil Ihsan Terpilih...
Muzammil Ihsan Terpilih Jadi Korpus BEM Seluruh Indonesia 2025–2026
Rekomendasi
Mensesneg Sebut Prabowo...
Mensesneg Sebut Prabowo Monitor Kasus 3 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal
Keluarga Pejabat di...
Keluarga Pejabat di China Dilarang Total Berbisnis, Mundur atau Tutup Usaha! Berani Tiru?
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Berita Terkini
Penting, Ini Jadwal...
Penting, Ini Jadwal Simulasi dan Tes AKAP Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2026
Daftar 34 PTS yang Masuk...
Daftar 34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026, Ada Kampusmu?
Rekrutmen BPKH 2026...
Rekrutmen BPKH 2026 Resmi Dibuka, Simak 9 Formasi, Syarat, Jadwal, dan Link Pendaftaran
Unair Jadi Kampus Terbaik...
Unair Jadi Kampus Terbaik di Indonesia Versi THE Sustainability Impact Ratings 2026
Jangan Jadi Korban!...
Jangan Jadi Korban! Ini Strategi Melawan Hoaks Lowongan Kerja yang Wajib Diketahui
SMP Islam Amalina Raih...
SMP Islam Amalina Raih Penghargaan Most Innovative Eco Project di ESD Symposium 2026 Malaysia
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved