Kemendikti Luncurkan Program Bantuan untuk 335 PTS, Ini Persyaratan dan Link Pengajuannya

Selasa, 03 Juni 2025 - 20:08 WIB
loading...
Kemendikti Luncurkan...
Kemendiktisaintek secara resmi meluncurkan Program Penguatan Perguruan Tinggi Swasta (PP-PTS) 2025 pada Selasa, 3 Juni 2025. Foto/Diktisaintek.
A A A
JAKARTA - Kemendiktisaintek secara resmi meluncurkan Program Penguatan Perguruan Tinggi Swasta (PP-PTS) 2025 pada Selasa, 3 Juni 2025. Program ini merupakan bentuk bantuan pengembangan institusi yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas dan kinerja PTS di seluruh Indonesia.

Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendiktisaintek Khairul Munadi, menekankan bahwa program ini bukan sekadar pemberian bantuan, tetapi juga upaya membangun praktik baik dan memperkuat daya saing PTS secara berkelanjutan melalui pendampingan dan kolaborasi.

Baca juga: Mahasiswa RI Terancam Gagal Kuliah di AS, Ini Langkah Kemendiktisaintek

"Melalui pendekatan gotong royong, kita berharap percepatan peningkatan mutu dan relevansi pendidikan tinggi dapat terwujud di seluruh wilayah," ujarnya, melalui siaran pers, Selasa (3/6/2025).

Sejak 2016, Kemendiktisaintek telah menunjukkan komitmen serius terhadap penguatan peran dan kapasitas PTS, mengingat lebih dari 60% mahasiswa Indonesia menempuh pendidikan tinggi di PTS. Oleh karena itu, peningkatan mutu, tata kelola, dan akses pendidikan di PTS menjadi faktor strategis dalam mencetak sumber daya manusia unggul.

Baca juga: Ini Teknis Penghitungan dan Pembayaran Tukin Dosen dari Kemendiktisaintek

PP-PTS 2025 akan difokuskan pada pengadaan sarana pendukung pembelajaran, seperti perangkat teknologi informasi, laboratorium untuk bidang IPA, kesehatan, teknik, dan pengolahan pangan. Bantuan ini ditujukan bagi PTS yang mengelola program studi akademik maupun vokasi di bawah koordinasi Kemdiktisaintek, dengan syarat dan ketentuan yang ditetapkan Ditjen Dikti.

Direktur Kelembagaan, Mukhamad Najib, menyatakan bahwa program ini menjadi bagian dari strategi peningkatan mutu pendidikan tinggi di Indonesia.

“PTS adalah mitra strategis pemerintah dalam menyelenggarakan pendidikan berkualitas, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012. Bukti dampak nyata program ini sudah terlihat di PTS wilayah 3T yang mengalami peningkatan kualitas pembelajaran,” jelasnya.

Untuk tahun 2025, Kemendiktisaintek menargetkan program ini dapat menjangkau 335 PTS. Setiap PTS yang ingin berpartisipasi diwajibkan mengajukan proposal yang sesuai dengan rencana pengembangan institusi dan program studi masing-masing.

Kemendiktisaintek juga mengajak para calon penerima bantuan agar memanfaatkan kesempatan ini secara optimal, bertanggung jawab, dan fokus pada pencapaian hasil yang berkelanjutan. Dalam peluncuran ini, turut hadir Kepala LLDikti Wilayah IV, Lukman.

Pengajuan proposal PP-PTS Tahun 2025 dapat dilakukan melalui laman resmi: https://pppts.kemdiktisaintek.go.id dengan batas akhir pengiriman pada 20 Juni 2025.

Persyaratan Umum Penerima PP-PTS 2025

1. Bentuk PTS


Universitas, Institut, dan Sekolah Tinggi di bawah Kemdiktisaintek.

2. Pelaporan PDDIKTI


Minimal 90% selama dua tahun terakhir.

3. Akreditasi


Maksimal peringkat B/Baik Sekali dan masih berlaku hingga 31 Desember 2025.

4. Jumlah Mahasiswa


Minimal 500 untuk universitas/institut, maksimal 5.000 mahasiswa.

5. Dana Pendamping


Minimal 5% dari total bantuan.

6. Status Hukum


Tidak sedang dikenai sanksi, bersengketa, atau dalam proses perubahan status kelembagaan.

7. Program Studi


Maksimal dua prodi sarjana/diploma yang belum pernah menerima bantuan serupa di tahun sebelumnya dan telah aktif minimal sejak TA 2023/2024.

8. Afirmasi


Diberikan untuk PTS di daerah tertinggal sesuai regulasi.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC University dan Universitas...
MNC University dan Universitas Bina Darma Berkolaborasi Gelar Seminar Hybrid Komunikasi Antarbudaya Internasional
MNC University Umumkan...
MNC University Umumkan Penerima MNCU Future Leader Scholarship Batch 2
President University...
President University Buka Kelas Khusus Taylor Swift, Ini yang Dipelajari Mahasiswa
President University...
President University Tembus 165 Besar Dunia di WURI 2026
APTISI Siapkan Ekosistem...
APTISI Siapkan Ekosistem Kampus Digital untuk Tingkatkan APK Pendidikan Tinggi
President University...
President University Cetak 359 Inovasi Mahasiswa Lewat Economic Survival Exhibition 2026
Jadi Sekolah Unggulan,...
Jadi Sekolah Unggulan, SMA Al Hikmah Surabaya Bangun Pembelajaran Berbasis Riset-Karakter
UPI YAI dan Shinawatra...
UPI YAI dan Shinawatra University Thailand Kerja Sama Tingkatkan Kualitas Pendidikan
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Rekomendasi
MPMX Bekali Wirausaha...
MPMX Bekali Wirausaha Disabilitas dengan Literasi Keuangan dan Digital
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Timnas Indonesia Gagal...
Timnas Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 Usai Dikalahkan Australia
Berita Terkini
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Buka 5 Prodi Baru, Siapkan Lulusan Siap Kerja
Kisah Perjuangan Putri...
Kisah Perjuangan Putri Buruh Terasi Rembang Raih Doktor dari UIN Walisongo
Politeknik STIA LAN...
Politeknik STIA LAN Jakarta Gelar ICoGPASS, Konferensi Internasional untuk Entaskan Kemiskinan
Kemenag Gandeng Mitra...
Kemenag Gandeng Mitra Strategis untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja Mahasiswa PTKI
Jago STEAM, Tim SMPK...
Jago STEAM, Tim SMPK 4 PENABUR Raih Prestasi di Kompetisi Internasional
Hasil Seleksi Administrasi...
Hasil Seleksi Administrasi PPG Guru Tertentu 2026 Diumumkan, Cek Akun SIMPKB!
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved