Dadan Hindayana Kuliah di Mana? Kepala BGN yang Sebut Minum Susu 2 Liter Sehari Penting bagi Anak
Rabu, 04 Juni 2025 - 19:18 WIB
loading...
Nama Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mendadak jadi sorotan publik. Foto/Dok/SINDOnews.
A
A
A
JAKARTA - Nama Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mendadak jadi sorotan publik. Ia menjadi sorotan soal pernyataannya tenang manfaat minum susu dua liter sehari bagi pertumbuhan tinggi badan anak.
Komentar itu ia lontarkan saat melakukan kunjungan kerja ke Bangkalan, Jawa Timur, belum lama ini.
Baca juga:Viral Anjuran Anak Konsumsi Susu 2 Liter per Hari, Dokter Sebut Tidak Masuk Akal
Dalam kunjungannya, Dadan Hindayana mengisahkan bahwa kedua anak lelakinya tumbuh tinggi berkat kebiasaan minum susu dua liter setiap hari sejak kecil.
Kedua putra Dadan memiliki tinggi badan masing-masing 181 cm dan 185 cm. Menurut Dadan, tinggi badan bukan semata genetik namun juga pada pola konsumsi gizi sejak dini.
Baca juga: Perbandingan Kandungan Gizi Susu Kecoa dengan Ikan, Mana Lebih Baik?
Tak disangka, pernyataan itu langsung viral dan memicu diskusi panas di media sosial. Banyak warganet mengira pernyataan Dadan menjadi dasar dari program unggulan pemerintahan baru, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG). Padahal, pernyataan tersebut hanya pengalaman pribadi, bukan acuan resmi kebijakan nasional.
Dadan Hindayana adalah akademisi tulen sekaligus ilmuwan yang meniti karier dari nol melalui dunia pendidikan tinggi dan riset ilmiah.
Dadan Hindayana mengawali pendidikannya di Institut Pertanian Bogor (IPB University), tempat ia meraih gelar Sarjana di bidang Proteksi Tanaman pada tahun 1990.
Pria kelahiran Garut, Jawa Barat ini kemudian melanjutkan pendidikan S2 ke luar negeri, tepatnya di Rheinische Friedrich-Wilhelms-Universität Bonn, Jerman, dengan fokus studi Entomologi Terapan. Ia menyelesaikan pendidikan masternya pada tahun 1997.
Tak berhenti di situ, Dadan juga pernah mengenyam pendidikan lanjutan di Leibniz Universität Hannover, Jerman, dan lulus pada tahun 2000. Pendidikan doktoralnya ia tempuh kembali di almamaternya, IPB, hingga menyandang gelar doktor dalam bidang ilmu hama dan penyakit tanaman.
Dadan dikenal sebagai salah satu pakar entomologi atau ilmu tentang serangga. Sebelum ditunjuk sebagai Kepala BGN, ia adalah dosen pascasarjana di Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, IPB University.
Ia mengajar dan meneliti secara aktif dalam bidang Entomologi, dengan sejumlah karya ilmiah yang telah dipublikasikan baik nasional maupun internasional.
Menurut data dari Science and Technology Index (SINTA) Kemendikbudristek, Dadan memiliki skor 643, dengan jurnal yang telah disitasi sebanyak 13 kali pada tahun 2024.
Salah satu penelitiannya yang menonjol berjudul “Keanekaragaman dan Peran Fungsional Serangga Ordo Cleopatra di Area Reklamasi Pascatambang Batu Bara di Berau, Kalimantan Timur”, diterbitkan dalam Jurnal Entomologi Indonesia pada 2023.
Dadan Hindayana resmi dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Presiden Republik Indonesia pada 19 Agustus 2024, berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 94/P Tahun 2024. Pelantikannya menjadi penanda dimulainya era baru penanganan masalah gizi secara terstruktur dan terintegrasi di Indonesia.
Demikian informasi pendidikan Kepala BGN Dadan Hindayana yang viral karena susu 2 liter yang penting bagi pertumbuhan anak-anaknya.
Komentar itu ia lontarkan saat melakukan kunjungan kerja ke Bangkalan, Jawa Timur, belum lama ini.
Baca juga:Viral Anjuran Anak Konsumsi Susu 2 Liter per Hari, Dokter Sebut Tidak Masuk Akal
Dalam kunjungannya, Dadan Hindayana mengisahkan bahwa kedua anak lelakinya tumbuh tinggi berkat kebiasaan minum susu dua liter setiap hari sejak kecil.
Kedua putra Dadan memiliki tinggi badan masing-masing 181 cm dan 185 cm. Menurut Dadan, tinggi badan bukan semata genetik namun juga pada pola konsumsi gizi sejak dini.
Baca juga: Perbandingan Kandungan Gizi Susu Kecoa dengan Ikan, Mana Lebih Baik?
Tak disangka, pernyataan itu langsung viral dan memicu diskusi panas di media sosial. Banyak warganet mengira pernyataan Dadan menjadi dasar dari program unggulan pemerintahan baru, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG). Padahal, pernyataan tersebut hanya pengalaman pribadi, bukan acuan resmi kebijakan nasional.
Profil Pendidikan Dadan Hindayana
Dadan Hindayana adalah akademisi tulen sekaligus ilmuwan yang meniti karier dari nol melalui dunia pendidikan tinggi dan riset ilmiah.
Dadan Hindayana mengawali pendidikannya di Institut Pertanian Bogor (IPB University), tempat ia meraih gelar Sarjana di bidang Proteksi Tanaman pada tahun 1990.
Pria kelahiran Garut, Jawa Barat ini kemudian melanjutkan pendidikan S2 ke luar negeri, tepatnya di Rheinische Friedrich-Wilhelms-Universität Bonn, Jerman, dengan fokus studi Entomologi Terapan. Ia menyelesaikan pendidikan masternya pada tahun 1997.
Tak berhenti di situ, Dadan juga pernah mengenyam pendidikan lanjutan di Leibniz Universität Hannover, Jerman, dan lulus pada tahun 2000. Pendidikan doktoralnya ia tempuh kembali di almamaternya, IPB, hingga menyandang gelar doktor dalam bidang ilmu hama dan penyakit tanaman.
Ilmuwan Serangga yang Jadi Kepala Badan Gizi
Dadan dikenal sebagai salah satu pakar entomologi atau ilmu tentang serangga. Sebelum ditunjuk sebagai Kepala BGN, ia adalah dosen pascasarjana di Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, IPB University.
Ia mengajar dan meneliti secara aktif dalam bidang Entomologi, dengan sejumlah karya ilmiah yang telah dipublikasikan baik nasional maupun internasional.
Menurut data dari Science and Technology Index (SINTA) Kemendikbudristek, Dadan memiliki skor 643, dengan jurnal yang telah disitasi sebanyak 13 kali pada tahun 2024.
Salah satu penelitiannya yang menonjol berjudul “Keanekaragaman dan Peran Fungsional Serangga Ordo Cleopatra di Area Reklamasi Pascatambang Batu Bara di Berau, Kalimantan Timur”, diterbitkan dalam Jurnal Entomologi Indonesia pada 2023.
Resmi Dilantik Jadi Kepala BGN
Dadan Hindayana resmi dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Presiden Republik Indonesia pada 19 Agustus 2024, berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 94/P Tahun 2024. Pelantikannya menjadi penanda dimulainya era baru penanganan masalah gizi secara terstruktur dan terintegrasi di Indonesia.
Demikian informasi pendidikan Kepala BGN Dadan Hindayana yang viral karena susu 2 liter yang penting bagi pertumbuhan anak-anaknya.
(nnz)
Lihat Juga :