Persyaratan Masuk STMKG 2025, Sekolah Kedinasan Milik BMKG
Senin, 23 Juni 2025 - 14:19 WIB
loading...
Sekolah Kedinasan milik BMKG akan membuka pendaftaran calon taruna STMKG 29 Juni 2025 mendatang. Foto/STMKG.
A
A
A
JAKARTA - Siap-siap, sekolah kedinasan milik BMKG yaitu STMKG akan membuka pendaftaran pada 29 Juni hingga 18 Juli 2025. Bagi yang mau menjadi CPNS, berikut ini persyaratan yang mesti dipenuhi.
Berdasarkan persetujuan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PANRB) Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) mendapatkan formasi sebanyak 350 taruna.
Baca juga: 7 Kementerian/Lembaga Buka Formasi Sekolah Kedinasan 2025, Auto Calon PNS
Melansir laman resminya, berikut ini informasi persyaratan masuk STMKG, sekolah kedinasan yang lulusannya akan bekerja menjadi calon pegawai negeri sipil ( CPNS ).
Alokasi formasi
Kuota jalur regular: 237
Kuota Afirmasi Orang Asli Papua: 11
Afirmasi Non Orang Asli Papua (Non - OAP): 19
Afirmasi Kepulauan Riau: 12
Afirmasi NTT: 13
Afirmasi Kalimantan Barat: 3
Afirmasi Kalimantan Utara: 10
Afirmasi Sulawesi Tenggara: 7
Afirmasi Sulawesi Utara: 4
Afirmasi Maluku Utara: 7
Afirmasi Maluku: 20
Kuota program studi
Prodi Meteorologi: 115
Prodi Klimatologi: 64
Prodi Geofisika: 67
Prodi Instrumentasi MKG: 104
Baca juga: IPDN Jadi Sekolah Kedinasan dengan Formasi Terbanyak 2025, Ini Syarat Masuknya
a. Pria/Wanita, Warga Negara Indonesia
b. Sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna, dapat berkacamata dengan Lensa Spheris Maksimal Minus (-) 4 D, dan Lensa Silindris Maksimal Minus (-) 2 D dan bersedia untuk melakukan pengobatan LASIK (Laser Assisted in Situ Keratomileusis ) dengan biaya sendiri apabila diterima/lulus seleksi
c. Umur tidak kurang dari 15 tahun dan tidak lebih dari 23 tahun pada tanggal 1 September 2025
d. Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama pendidikan;
e. Bebas narkoba yang dibuktikan dengan tes Kesehatan;
f. Tidak sedang menjalankan ikatan dinas dengan instansi lain
g. Tinggi badan minimal 1 55 cm untuk Pria dan 150 cm untuk Wanita, dengan berat badan seimbang
h. Bersedia bekerja di Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika sesuai ketentuan yang berlaku sejak dinyatakan
lulus pendidikan, dan bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
i. Khusus untuk peserta afirmasi terdapat persyaratan sebagai berikut:
1) Memiliki akta kelahiran dan domisili sesuai identitas KTP/KK di Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Timur,
Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Maluku
2) Telah menyelesaikan Sekolah Dasar (SD)/yang sederajat, atau Sekolah
Menengah Pertama (SMP)/yang sederajat, atau Sekolah Menengah Atas (SMA)/ yang sederajat di Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Kep
ulauan Riau, Nusa Tenggara
Timur, Kalimantan Barat,
Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Maluku
3) Bagi peserta afirmasi Orang Asli Papua (OAP) mendapatkan rekomendasi dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) atau Ketua/Anggota dari Majelis Rakyat Papua (MRP).
Persyaratan Akademik
a. Lulus SMA/MA/SMK atau yang sederajat untuk semua jurusan
b. Bagi yang lulus tahun 2025 dan ijazahnya belum keluar bisa menggunakan surat keterangan lulus/surat keterangan aktif di kelas XII
1. Pendaftaran dilakukan pada 29 Juni s.d. 18 Juli 2025
2. Pendaftaran dilakukan secara online terintegrasi melalui portal Panitia Pendaftaran dan Seleksi Sekolah Kedinasan
https://daftar- dikdin.bkn.go.id
3. Peserta harus terlebih dahulu yakin telah memenuhi seluruh syarat di bagian B sebelum melakukan pendaftaran. Apabila ternyata tidak memenuhi syarat tersebut, maka peserta tidak dapat diterima/dibatalkan sebagai calon taruna
4. Tata cara pengisian formulir pendaftaran dapat dilihat pada website https://ptb.stmkg.ac.id dan akun media sosial resmi STMKG (STMKG Official)
5.Biaya Pendaftaran sebesar Rp75.000, biaya pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sebesar Rp100.000, biaya pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) sebesar Rp100.000 (dibayarkan setelah Peserta dinyatakan berhak ikut SKB). Tata cara pembayaran dapat dibaca pada Buku Pedoman PTB
STMKG 2025.
Sekian informasi pendaftaran masuk STMKG , sekolah kedinasan milik BMKG . Semoga informasi ini bermanfaat.
Berdasarkan persetujuan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PANRB) Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) mendapatkan formasi sebanyak 350 taruna.
Baca juga: 7 Kementerian/Lembaga Buka Formasi Sekolah Kedinasan 2025, Auto Calon PNS
Melansir laman resminya, berikut ini informasi persyaratan masuk STMKG, sekolah kedinasan yang lulusannya akan bekerja menjadi calon pegawai negeri sipil ( CPNS ).
1. Program studi dan Alokasi formasi STMKG 2025
Alokasi formasi
Kuota jalur regular: 237
Kuota Afirmasi Orang Asli Papua: 11
Afirmasi Non Orang Asli Papua (Non - OAP): 19
Afirmasi Kepulauan Riau: 12
Afirmasi NTT: 13
Afirmasi Kalimantan Barat: 3
Afirmasi Kalimantan Utara: 10
Afirmasi Sulawesi Tenggara: 7
Afirmasi Sulawesi Utara: 4
Afirmasi Maluku Utara: 7
Afirmasi Maluku: 20
Kuota program studi
Prodi Meteorologi: 115
Prodi Klimatologi: 64
Prodi Geofisika: 67
Prodi Instrumentasi MKG: 104
Baca juga: IPDN Jadi Sekolah Kedinasan dengan Formasi Terbanyak 2025, Ini Syarat Masuknya
Persyaratan STMKG 2025
a. Pria/Wanita, Warga Negara Indonesia
b. Sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna, dapat berkacamata dengan Lensa Spheris Maksimal Minus (-) 4 D, dan Lensa Silindris Maksimal Minus (-) 2 D dan bersedia untuk melakukan pengobatan LASIK (Laser Assisted in Situ Keratomileusis ) dengan biaya sendiri apabila diterima/lulus seleksi
c. Umur tidak kurang dari 15 tahun dan tidak lebih dari 23 tahun pada tanggal 1 September 2025
d. Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama pendidikan;
e. Bebas narkoba yang dibuktikan dengan tes Kesehatan;
f. Tidak sedang menjalankan ikatan dinas dengan instansi lain
g. Tinggi badan minimal 1 55 cm untuk Pria dan 150 cm untuk Wanita, dengan berat badan seimbang
h. Bersedia bekerja di Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika sesuai ketentuan yang berlaku sejak dinyatakan
lulus pendidikan, dan bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
i. Khusus untuk peserta afirmasi terdapat persyaratan sebagai berikut:
1) Memiliki akta kelahiran dan domisili sesuai identitas KTP/KK di Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Timur,
Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Maluku
2) Telah menyelesaikan Sekolah Dasar (SD)/yang sederajat, atau Sekolah
Menengah Pertama (SMP)/yang sederajat, atau Sekolah Menengah Atas (SMA)/ yang sederajat di Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Kep
ulauan Riau, Nusa Tenggara
Timur, Kalimantan Barat,
Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Maluku
3) Bagi peserta afirmasi Orang Asli Papua (OAP) mendapatkan rekomendasi dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) atau Ketua/Anggota dari Majelis Rakyat Papua (MRP).
Persyaratan Akademik
a. Lulus SMA/MA/SMK atau yang sederajat untuk semua jurusan
b. Bagi yang lulus tahun 2025 dan ijazahnya belum keluar bisa menggunakan surat keterangan lulus/surat keterangan aktif di kelas XII
Tata Cara Pendaftaran
1. Pendaftaran dilakukan pada 29 Juni s.d. 18 Juli 2025
2. Pendaftaran dilakukan secara online terintegrasi melalui portal Panitia Pendaftaran dan Seleksi Sekolah Kedinasan
https://daftar- dikdin.bkn.go.id
3. Peserta harus terlebih dahulu yakin telah memenuhi seluruh syarat di bagian B sebelum melakukan pendaftaran. Apabila ternyata tidak memenuhi syarat tersebut, maka peserta tidak dapat diterima/dibatalkan sebagai calon taruna
4. Tata cara pengisian formulir pendaftaran dapat dilihat pada website https://ptb.stmkg.ac.id dan akun media sosial resmi STMKG (STMKG Official)
5.Biaya Pendaftaran sebesar Rp75.000, biaya pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sebesar Rp100.000, biaya pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) sebesar Rp100.000 (dibayarkan setelah Peserta dinyatakan berhak ikut SKB). Tata cara pembayaran dapat dibaca pada Buku Pedoman PTB
STMKG 2025.
Sekian informasi pendaftaran masuk STMKG , sekolah kedinasan milik BMKG . Semoga informasi ini bermanfaat.
(nnz)
Lihat Juga :