Berapa Minimal Skor IELTS dan TOEFL Sekolah Kedinasan 2025 di IPDN?
Sabtu, 28 Juni 2025 - 13:14 WIB
loading...
Tahun ini IPDN mensyaratkan sertifikasi kemampuan Bahasa Inggris dengan TOEFL dan atau IELTS. Foto/Instagram Humas IPDN.
A
A
A
JAKARTA - Pendaftaran Sekolah Kedinasa n 2025 di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) ada yang baru. Tahun ini ada syarat sertifikasi kemampuan Bahasa Inggris dengan TOEFL dan atau IELTS.
Sebelum melihat berapa skor minimum IELTS dan TOEFL di sekolah kedinasan 2025, mari ketahui perbedaan IELTS dan TOEFL berikut ini.
Baca juga: Sekolah Kedinasan IPDN 2025 Resmi Dibuka, Syarat TOEFL Tuai Protes Netizen
Baca juga: Syarat Masuk Politeknik Keuangan Negara STAN 2025, Cukup Nilai Rapor, Auto CPNS, dan Kuliah Gratis
TOEFL iBT dilakukan sepenuhnya secara online, dengan empat bagian: Reading, Listening, Speaking, dan Writing.
IELTS terdiri atas dua jenis: Academic dan General Training, dan tes Speaking dilakukan tatap muka langsung dengan penguji.
Baca juga: 5 Sekolah Kedinasan Transportasi Darat Kemenhub 2025, Lulus Jadi CPNS
Perbedaan format ini penting dipertimbangkan bagi peserta yang merasa lebih nyaman berbicara langsung atau melalui rekaman.
Skor TOEFL iBT berkisar dari 0 hingga 120, dengan masing-masing bagian bernilai maksimal 30.
Skor IELTS berada di rentang 0 hingga 9, dengan nilai rata-rata dari empat bagian utama.
Skor minimal yang diminta oleh institusi berbeda-beda, tergantung kebijakan masing-masing.
Melansir Instagram Humas IPDN, para pelamar sekolah kedinasan 2025 di IPDN adalah:
1. TOEFL: skor minimal 400
2. IELTS: skor minimal 5.0
Catatan: lampiran sertifikat kemampuan Bahasa Inggris ini dikecualikan untuk peserta dari Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Papua Barat Daya.
Pendaftaran sekolah kedinasan 2025 sendiri akan dimulai besok, 29 Juni hingga 18 Juli 2025. IPDN menyediakan formasi sebanyak 1.061 formasi sementara total formasi untuk 7 instansi yang dibuka sebanyak 3.252.
1. Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (STMKG - BMKG): 350 formasi
2. Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS - BPS): 400 formasi
3. Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN - BSSN): 50 formasi
4. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN - Kemendagri): 1.061 formasi
5. Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN - BIN): 100 formasi
6. Politeknik Keuangan Negara (PKN STAN): 500 formasi
7. SIPENCATAR Kementerian Perhubungan (Kemenhub): 791 formasi.
Demikian skor minimum TOEFL dan IELTS yang diwajibkan untuk mendaftar sekolah kedinasan IPDN. Semoga informasi ini bermanfaat.
Sebelum melihat berapa skor minimum IELTS dan TOEFL di sekolah kedinasan 2025, mari ketahui perbedaan IELTS dan TOEFL berikut ini.
Baca juga: Sekolah Kedinasan IPDN 2025 Resmi Dibuka, Syarat TOEFL Tuai Protes Netizen
Perbedaan TOEFL dan IELTS
1. Asal dan Lembaga Penyelenggara
TOEFL dikembangkan oleh ETS (Educational Testing Service) di Amerika Serikat, sedangkan IELTS diselenggarakan bersama oleh British Council, IDP: IELTS Australia, dan Cambridge Assessment English. Perbedaan ini turut memengaruhi gaya bahasa dan aksen yang digunakan dalam soal.2. Tujuan dan Pengakuan Internasional
TOEFL lebih banyak digunakan oleh institusi pendidikan di Amerika Serikat dan Kanada, sementara IELTS lebih umum diterima di Inggris, Australia, Selandia Baru, dan negara-negara persemakmuran lainnya. Meski begitu, kini banyak universitas di seluruh dunia menerima kedua jenis tes ini.Baca juga: Syarat Masuk Politeknik Keuangan Negara STAN 2025, Cukup Nilai Rapor, Auto CPNS, dan Kuliah Gratis
3. Format Ujian
TOEFL iBT dilakukan sepenuhnya secara online, dengan empat bagian: Reading, Listening, Speaking, dan Writing.
IELTS terdiri atas dua jenis: Academic dan General Training, dan tes Speaking dilakukan tatap muka langsung dengan penguji.
Baca juga: 5 Sekolah Kedinasan Transportasi Darat Kemenhub 2025, Lulus Jadi CPNS
Perbedaan format ini penting dipertimbangkan bagi peserta yang merasa lebih nyaman berbicara langsung atau melalui rekaman.
4. Skor dan Penilaian
Skor TOEFL iBT berkisar dari 0 hingga 120, dengan masing-masing bagian bernilai maksimal 30.
Skor IELTS berada di rentang 0 hingga 9, dengan nilai rata-rata dari empat bagian utama.
Skor minimal yang diminta oleh institusi berbeda-beda, tergantung kebijakan masing-masing.
5. Aksen dan Gaya Bahasa
TOEFL umumnya menggunakan aksen Amerika, sementara IELTS menggunakan beragam aksen, seperti aksen Inggris, Australia, dan lainnya, sehingga lebih bervariasi dan global.6. Durasi dan Biaya Tes
TOEFL berdurasi sekitar 2 jam, sedangkan IELTS sekitar 2 jam 45 menit. Biaya tes keduanya bervariasi tergantung negara penyelenggara, namun rata-rata berkisar antara Rp3 juta hingga Rp3,5 juta di Indonesia.Skor Minimum IELTS dan TOEFL di IPDN
Melansir Instagram Humas IPDN, para pelamar sekolah kedinasan 2025 di IPDN adalah:
1. TOEFL: skor minimal 400
2. IELTS: skor minimal 5.0
Catatan: lampiran sertifikat kemampuan Bahasa Inggris ini dikecualikan untuk peserta dari Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Papua Barat Daya.
Pendaftaran sekolah kedinasan 2025 sendiri akan dimulai besok, 29 Juni hingga 18 Juli 2025. IPDN menyediakan formasi sebanyak 1.061 formasi sementara total formasi untuk 7 instansi yang dibuka sebanyak 3.252.
7 Instansi Formasi Sekolah Kedinasan 2025
1. Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (STMKG - BMKG): 350 formasi
2. Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS - BPS): 400 formasi
3. Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN - BSSN): 50 formasi
4. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN - Kemendagri): 1.061 formasi
5. Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN - BIN): 100 formasi
6. Politeknik Keuangan Negara (PKN STAN): 500 formasi
7. SIPENCATAR Kementerian Perhubungan (Kemenhub): 791 formasi.
Demikian skor minimum TOEFL dan IELTS yang diwajibkan untuk mendaftar sekolah kedinasan IPDN. Semoga informasi ini bermanfaat.
(nnz)
Lihat Juga :