Kisah Fitri, Anak Petani Tembus Fakultas Pertanian IPB Tanpa Tes
Jum'at, 04 Juli 2025 - 17:17 WIB
loading...
Fitri Oktaviani, siswa asal SMA Negeri 1 Ciasem, Subang yang tembus IPB University jalur SNBP. Foto/IPB University.
A
A
A
JAKARTA - Kisah anak petani yang mampu menembus IPB University tanpa tes ini sangat inspiratif. Dia adalah Fitri Oktaviani, siswa asal SMA Negeri 1 Ciasem, Subang. Fitri mampu membuktikan kerja keras dan semangat belajar mampu membawanya lolos ke IPB University.
Fitri berhasil diterima di IPB University melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi ( SNBP ). Saat ini, ia tercatat sebagai mahasiswa Program Studi Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian IPB University.
Baca juga: IPB University Tembus 400 Besar Dunia dalam QS WUR 2026
“Saya sangat bersyukur dan senang bisa diterima di IPB. Dari dulu sudah tertarik dengan dunia pertanian dan sering melihat langsung kegiatan mahasiswa dan dosen IPB di sini. Itu membuat saya semakin semangat belajar dan ingin ikut berkontribusi di masa depan,” katanya, melansir laman IPB University, Jumat (4/7/2025).
Menurut Dekan Fakultas Pertanian IPB University, Prof Suryo Wiyono, kisah inspiratif Fitri tidak lepas dari kontribusi nyata berbagai kegiatan IPB yang selama ini aktif di wilayah Subang.
Baca juga: IPB Luncurkan Beasiswa Kuliah untuk Anak Dosen dan Tendik
Program tersebut termasuk Kampung Inovasi IPB Subang, pendampingan biointensif padi, dan penerapan teknologi pertanian presisi dengan Automatic Weather Station (AWS).
Program tersebut secara aktif melibatkan siswa-siswa dalam proses pembelajaran langsung di lapangan, sehingga membuka wawasan baru tentang pertanian modern dan berkelanjutan.
Keterlibatan langsung masyarakat dalam program-program tersebut menjadikan pertanian dipandang sebagai masa depan yang menjanjikan.
Baca juga: 10 Jurusan Paling Ketat IPB University di Jalur Mandiri 2025, Ada Kedokteran?
“Fakultas Pertanian IPB membuka banyak ruang kolaborasi antara dunia pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi siswa dari daerah untuk bergabung, membangun pertanian yang maju dan berkelanjutan langsung dari sumbernya,” tutur Prof Suryo.
Fitri berhasil diterima di IPB University melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi ( SNBP ). Saat ini, ia tercatat sebagai mahasiswa Program Studi Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian IPB University.
Baca juga: IPB University Tembus 400 Besar Dunia dalam QS WUR 2026
“Saya sangat bersyukur dan senang bisa diterima di IPB. Dari dulu sudah tertarik dengan dunia pertanian dan sering melihat langsung kegiatan mahasiswa dan dosen IPB di sini. Itu membuat saya semakin semangat belajar dan ingin ikut berkontribusi di masa depan,” katanya, melansir laman IPB University, Jumat (4/7/2025).
Menurut Dekan Fakultas Pertanian IPB University, Prof Suryo Wiyono, kisah inspiratif Fitri tidak lepas dari kontribusi nyata berbagai kegiatan IPB yang selama ini aktif di wilayah Subang.
Baca juga: IPB Luncurkan Beasiswa Kuliah untuk Anak Dosen dan Tendik
Program tersebut termasuk Kampung Inovasi IPB Subang, pendampingan biointensif padi, dan penerapan teknologi pertanian presisi dengan Automatic Weather Station (AWS).
Program tersebut secara aktif melibatkan siswa-siswa dalam proses pembelajaran langsung di lapangan, sehingga membuka wawasan baru tentang pertanian modern dan berkelanjutan.
Keterlibatan langsung masyarakat dalam program-program tersebut menjadikan pertanian dipandang sebagai masa depan yang menjanjikan.
Baca juga: 10 Jurusan Paling Ketat IPB University di Jalur Mandiri 2025, Ada Kedokteran?
“Fakultas Pertanian IPB membuka banyak ruang kolaborasi antara dunia pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi siswa dari daerah untuk bergabung, membangun pertanian yang maju dan berkelanjutan langsung dari sumbernya,” tutur Prof Suryo.
(nnz)
Lihat Juga :