66 Tahun Yayasan Tarumanagara, Perkuat Sinergi Pendidikan dan Kesehatan
Jum'at, 04 Juli 2025 - 18:57 WIB
loading...
Ketua Pengurus Yayasan Tarumanagara, Prof. Dr. Ariawan Gunadi. Foto/Istimewa.
A
A
A
JAKARTA - Yayasan Tarumanagara resmi memasuki usia ke-66 pada Kamis (3/7/2025), ditandai dengan perayaan di Kampus 3 Institut Tarumanagara (Itaru), Jakarta Selatan.
Momentum ini dimanfaatkan sebagai ajang refleksi dan konsolidasi seluruh unit di bawah yayasan yang kini telah berkembang menjadi ekosistem besar di bidang pendidikan , kesehatan, dan bisnis.
Ketua Pengurus Yayasan Tarumanagara, Prof. Dr. Ariawan Gunadi menegaskan bahwa peran yayasan saat ini telah melampaui sekadar pengelola lembaga pendidikan.
Baca juga: Kisah Fitri, Anak Petani Tembus Fakultas Pertanian IPB Tanpa Tes
"Kita sekarang adalah sebuah grup holding yang menaungi berbagai institusi mulai dari universitas, sekolah tinggi, rumah sakit, enterprise, hingga properti seperti Untar Residence dan sejumlah perusahaan," ujar Prof. Ariawan dalam sambutannya.
Transformasi Yayasan Tarumanagara menjadi grup besar menghadirkan tantangan tersendiri, terutama dalam menyatukan visi antar-unit yang kerap bekerja secara sektoral. Prof. Ariawan menekankan pentingnya sinergi, kolaborasi, dan komunikasi intensif demi menciptakan harmoni dalam menjalankan visi besar bersama.
Salah satu inisiatif strategis Yayasan adalah pengembangan kawasan terpadu Tarumanagara City seluas 140 hektare di luar Jakarta. Kawasan ini dirancang menjadi pusat edutainment dengan perpaduan unsur pendidikan, kesehatan, dan komersial yang setara dengan BSD City.
"Targetnya, master plan rampung pada Oktober atau November tahun ini. Kami akan mulai garap 10 hektare pertama dan berharap konstruksi dimulai pada Januari," katanya.
Perayaan ulang tahun kali ini juga menjadi ajang silaturahmi lintas generasi pimpinan Yayasan Tarumanagara, termasuk kehadiran para mantan pemimpin unit sebagai bentuk kesinambungan dan penguatan jejaring internal.
"Ini bukan sekadar seremoni, tapi ruang untuk menyamakan langkah dan mempererat kolaborasi," imbuh Prof. Ariawan.
Untuk mengarahkan pengembangan jangka panjang, Yayasan telah meluncurkan inisiatif bertajuk "Strive", sebagai roadmap menuju 2035. Visi besarnya adalah menjadi yayasan terpercaya dalam bidang pendidikan dan kesehatan di Indonesia.
Ariawan juga menekankan pentingnya keterbukaan dalam belajar dan berjejaring dengan lembaga lain, seperti yang dilakukan bersama Yayasan Binus.
"Kita bukan bersaing, melainkan saling mendukung dan tumbuh bersama."
Didirikan pada 18 Juni 1959, Yayasan Tarumanagara telah melahirkan sejumlah institusi unggulan, termasuk Universitas Tarumanagara (Untar) yang kini menjadi salah satu kampus swasta terbaik di Indonesia dengan status akreditasi unggul.
Momentum ini dimanfaatkan sebagai ajang refleksi dan konsolidasi seluruh unit di bawah yayasan yang kini telah berkembang menjadi ekosistem besar di bidang pendidikan , kesehatan, dan bisnis.
Ketua Pengurus Yayasan Tarumanagara, Prof. Dr. Ariawan Gunadi menegaskan bahwa peran yayasan saat ini telah melampaui sekadar pengelola lembaga pendidikan.
Baca juga: Kisah Fitri, Anak Petani Tembus Fakultas Pertanian IPB Tanpa Tes
"Kita sekarang adalah sebuah grup holding yang menaungi berbagai institusi mulai dari universitas, sekolah tinggi, rumah sakit, enterprise, hingga properti seperti Untar Residence dan sejumlah perusahaan," ujar Prof. Ariawan dalam sambutannya.
Transformasi Yayasan Tarumanagara menjadi grup besar menghadirkan tantangan tersendiri, terutama dalam menyatukan visi antar-unit yang kerap bekerja secara sektoral. Prof. Ariawan menekankan pentingnya sinergi, kolaborasi, dan komunikasi intensif demi menciptakan harmoni dalam menjalankan visi besar bersama.
Salah satu inisiatif strategis Yayasan adalah pengembangan kawasan terpadu Tarumanagara City seluas 140 hektare di luar Jakarta. Kawasan ini dirancang menjadi pusat edutainment dengan perpaduan unsur pendidikan, kesehatan, dan komersial yang setara dengan BSD City.
"Targetnya, master plan rampung pada Oktober atau November tahun ini. Kami akan mulai garap 10 hektare pertama dan berharap konstruksi dimulai pada Januari," katanya.
Perayaan ulang tahun kali ini juga menjadi ajang silaturahmi lintas generasi pimpinan Yayasan Tarumanagara, termasuk kehadiran para mantan pemimpin unit sebagai bentuk kesinambungan dan penguatan jejaring internal.
"Ini bukan sekadar seremoni, tapi ruang untuk menyamakan langkah dan mempererat kolaborasi," imbuh Prof. Ariawan.
Untuk mengarahkan pengembangan jangka panjang, Yayasan telah meluncurkan inisiatif bertajuk "Strive", sebagai roadmap menuju 2035. Visi besarnya adalah menjadi yayasan terpercaya dalam bidang pendidikan dan kesehatan di Indonesia.
Ariawan juga menekankan pentingnya keterbukaan dalam belajar dan berjejaring dengan lembaga lain, seperti yang dilakukan bersama Yayasan Binus.
"Kita bukan bersaing, melainkan saling mendukung dan tumbuh bersama."
Didirikan pada 18 Juni 1959, Yayasan Tarumanagara telah melahirkan sejumlah institusi unggulan, termasuk Universitas Tarumanagara (Untar) yang kini menjadi salah satu kampus swasta terbaik di Indonesia dengan status akreditasi unggul.
(nnz)
Lihat Juga :