Badan Bahasa akan Kirim Sastrawan ke Mancanegara, Berikut Persyaratannya
Selasa, 15 Juli 2025 - 20:35 WIB
loading...
Badan Bahasa) menyelenggarakan program Residensi Sastrawan di Mancanegara 2025 sebagai bagian dari upaya penginternasionalan bahasa dan sastra Indonesia. Foto/SINDOnews.
A
A
A
JAKARTA - Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa ( Badan Bahasa ) Kemendikdasmen menyelenggarakan program Residensi Sastrawan di Mancanegara 2025 sebagai bagian dari upaya penginternasionalan bahasa dan sastra Indonesia.
Program ini dirancang untuk memperluas jejaring sastrawan , mengenalkan kekayaan sastra Indonesia ke komunitas global, serta memperkuat posisi bahasa Indonesia di panggung internasional.
Baca juga: 4 Beasiswa Terbaik ke Timur Tengah, Kuliah Gratis Tunjangan Fantastis
Residensi ini merupakan program strategis yang menempatkan sastrawan Indonesia di luar negeri untuk menjalankan misi diplomasi bahasa berbasis sastra.
"Melalui pendekatan kreatif dan kolaboratif, sastrawan diharapkan dapat membangun komunikasi yang produktif, menghasilkan karya sastra yang bernilai global, serta memperkenalkan narasi-narasi Indonesia ke pembaca internasional,” ucap Hafidz Muksin selaku Kepala Badan Bahasa.
Baca juga: Cerita Riko, Driver Ojol yang Berhasil Menembus IPB University Lewat Jalur Prestasi
Hafidz menerangkan jika program residensi sastrawan diharapkan dapat meningkatkan jumlah pembaca karya sastra Indonesia di luar negeri, tumbuhnya penerbitan sastra Indonesia oleh penerbit asing, serta berkembangnya praktik penerjemahan dan kerja sama dengan institusi kesastraan dunia.
“Selama residensi para peserta akan menjalankan beberapa aktivitas seperti menulis karya sastra yang merepresentasikan nilai-nilai Indonesia; berinteraksi aktif dengan komunitas sastra lokal dan sastrawan tingkat dunia; memperkenalkan karya sastra Indonesia di lembaga pengajaran BIPA atau institusi sastra setempat; melakukan diseminasi hasil karya melalui forum publik; dan menyiapkan publikasi karya di luar negeri,” terangnya.
Baca juga: Pengumuman OSN SMA 2025 Jadi Diumumkan Hari Ini? Cek Info Terbarunya
1. Berkewarganegaraan Indonesia (WNI) dan berdomisili di Indonesia
2. Berusia setinggi-tingginya 60 tahun pada 25 Juli 2025
3. Menerbitkan karya sastra dalam 7 tahun terakhir
4. Memiliki rancangan utuh karya sastra atau karya sastra yang belum diterbitkan yang akan dikembangkan melalui pengalaman internasional yang diperoleh peserta selama residensi
5. Memiliki sastrawan mitra residensi dengan reputasi internasional di negara tempat residensi, dengan mempertimbangkan aktivitas kesastraan di negara tersebut dan tingkat kelancaran akses konsuler ke negara tersebut
6. Tidak pernah terlibat dalam tindakan kriminal, tindakan mempertentangkan SARA, tindakan yang bertentangan dengan norma yang berlaku, dan penyalahgunaan narkoba yang berketetapan hukum
7. Berstatus bukan pegawai Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dan tidak memiliki hubungan kekerabatan dengan panitia
Peserta dapat membaca ketentuan pendaftaran dan melakukan pendaftaran melalui tautan https://www.sastraindonesia.id/
Tenggat pendaftaran: 25 Juli 2025 pukul 23.59 WIB
Pengumuman sastrawan terpilih: 4 Agustus 2025
(melalui pos-el masing-masing)
Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui pos-el narahubung [email protected].
Program ini dirancang untuk memperluas jejaring sastrawan , mengenalkan kekayaan sastra Indonesia ke komunitas global, serta memperkuat posisi bahasa Indonesia di panggung internasional.
Baca juga: 4 Beasiswa Terbaik ke Timur Tengah, Kuliah Gratis Tunjangan Fantastis
Residensi ini merupakan program strategis yang menempatkan sastrawan Indonesia di luar negeri untuk menjalankan misi diplomasi bahasa berbasis sastra.
"Melalui pendekatan kreatif dan kolaboratif, sastrawan diharapkan dapat membangun komunikasi yang produktif, menghasilkan karya sastra yang bernilai global, serta memperkenalkan narasi-narasi Indonesia ke pembaca internasional,” ucap Hafidz Muksin selaku Kepala Badan Bahasa.
Baca juga: Cerita Riko, Driver Ojol yang Berhasil Menembus IPB University Lewat Jalur Prestasi
Hafidz menerangkan jika program residensi sastrawan diharapkan dapat meningkatkan jumlah pembaca karya sastra Indonesia di luar negeri, tumbuhnya penerbitan sastra Indonesia oleh penerbit asing, serta berkembangnya praktik penerjemahan dan kerja sama dengan institusi kesastraan dunia.
“Selama residensi para peserta akan menjalankan beberapa aktivitas seperti menulis karya sastra yang merepresentasikan nilai-nilai Indonesia; berinteraksi aktif dengan komunitas sastra lokal dan sastrawan tingkat dunia; memperkenalkan karya sastra Indonesia di lembaga pengajaran BIPA atau institusi sastra setempat; melakukan diseminasi hasil karya melalui forum publik; dan menyiapkan publikasi karya di luar negeri,” terangnya.
Baca juga: Pengumuman OSN SMA 2025 Jadi Diumumkan Hari Ini? Cek Info Terbarunya
Persyaratan Residensi Sastrawan di Mancanegara 2025
1. Berkewarganegaraan Indonesia (WNI) dan berdomisili di Indonesia
2. Berusia setinggi-tingginya 60 tahun pada 25 Juli 2025
3. Menerbitkan karya sastra dalam 7 tahun terakhir
4. Memiliki rancangan utuh karya sastra atau karya sastra yang belum diterbitkan yang akan dikembangkan melalui pengalaman internasional yang diperoleh peserta selama residensi
5. Memiliki sastrawan mitra residensi dengan reputasi internasional di negara tempat residensi, dengan mempertimbangkan aktivitas kesastraan di negara tersebut dan tingkat kelancaran akses konsuler ke negara tersebut
6. Tidak pernah terlibat dalam tindakan kriminal, tindakan mempertentangkan SARA, tindakan yang bertentangan dengan norma yang berlaku, dan penyalahgunaan narkoba yang berketetapan hukum
7. Berstatus bukan pegawai Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dan tidak memiliki hubungan kekerabatan dengan panitia
Ketentuan Pendaftaran
Peserta dapat membaca ketentuan pendaftaran dan melakukan pendaftaran melalui tautan https://www.sastraindonesia.id/
Tanggal Penting
Tenggat pendaftaran: 25 Juli 2025 pukul 23.59 WIB
Pengumuman sastrawan terpilih: 4 Agustus 2025
(melalui pos-el masing-masing)
Narahubung
Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui pos-el narahubung [email protected].
(nnz)
Lihat Juga :