Kisah Nazwa, Anak Pencari Barang Bekas yang Lolos ke Polmed dan Raih KIP Kuliah
Kamis, 17 Juli 2025 - 06:00 WIB
loading...
Kisah inspiratif datang dari Nazwa Fatiha Chairani, mahasiswa baru Politeknik Negeri Medan (Polmed) yang berhasil meraih Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah). Foto/Diktisaintek.
A
A
A
JAKARTA - Kisah inspiratif datang dari Nazwa Fatiha Chairani, mahasiswa baru Politeknik Negeri Medan (Polmed) yang berhasil meraih Kartu Indonesia Pintar Kuliah ( KIP Kuliah ).
Gadis asal Medan ini lolos masuk jurusan Teknologi Rekayasa Instalasi Listrik melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), meski berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas.
Baca juga: Lolos Kedokteran UGM dan Kuliah Gratis, Zahra Wujudkan Mimpi Orang Tua Meski Sudah Tiada
Jurusan Teknologi Rekayasa Instalasi Listrik dipilih Nazwa karena minatnya yang besar di bidang tersebut, serta mempertimbangkan kondisi keuangan keluarga.
Ia merasa bersyukur ketika dinyatakan lolos sebagai penerima KIP Kuliah karena tidak lagi terlalu khawatir dengan biaya pendidikan.
“Awalnya ingin kuliah di luar kota, tapi orang tua tidak mengizinkan karena kendala di biaya. Lalu saya diarahkan oleh pihak sekolah untuk memilih jurusan dan kampus yang terjangkau,” kata Nazwa.
Baca juga: Pertamuda Seed & Scale 2025 Dibuka, Pertamina Buka Peluang Mahasiswa Ikuti Program Bisnis di Luar Negeri
Baca juga: Rektor Baru UP Resmi Dilantik: Janji Komitmen untuk Kemajuan Institusi!
“Perasaan saya senang, tadinya sempat terpikir untuk menunda kuliah satu tahun karena kondisi ekonomi. Tapi Alhamdulillah, Nazwa lolos SNBP dan langsung urus KIP Kuliah, lalu dinyatakan lolos juga,” ungkap ibunda Nazwa.
Baca juga: 19.217 Siswa Lolos OSN SMA Tingkat Provinsi 2025, Ini Link Pengumumannya
Setiap hari, Nazwa membantu ibunya membuat dan mengantar kue. Ia sudah mengenal program KIP Kuliah sejak SMP karena sebelumnya juga menjadi penerima Program Indonesia Pintar (PIP). Pihak sekolah turut membantu dalam proses pendaftaran program tersebut.
Nazwa merupakan contoh nyata bahwa keterbatasan ekonomi bukan penghalang untuk menggapai pendidikan tinggi. Dalam kunjungan ke rumahnya pada Selasa (15/7/2025), Sekretaris Jenderal Kemendiktisaintek, Togar Mangihut Simatupang, secara simbolis menyerahkan bantuan KIP Kuliah berupa laptop untuk mendukung proses belajar Nazwa di bangku kuliah.
“Selamat ya, Nazwa. Kuliahnya harus dijalani dengan semangat sampai tuntas. Semoga kelak bisa membanggakan nama keluarga, politeknik, dan memenuhi harapan ibu supaya cepat mendapat pekerjaan dan dapat membantu adik-adiknya,” ujar Togar saat menyambangi kediaman Nazwa.
Gadis asal Medan ini lolos masuk jurusan Teknologi Rekayasa Instalasi Listrik melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), meski berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas.
Baca juga: Lolos Kedokteran UGM dan Kuliah Gratis, Zahra Wujudkan Mimpi Orang Tua Meski Sudah Tiada
Jurusan Teknologi Rekayasa Instalasi Listrik dipilih Nazwa karena minatnya yang besar di bidang tersebut, serta mempertimbangkan kondisi keuangan keluarga.
Ia merasa bersyukur ketika dinyatakan lolos sebagai penerima KIP Kuliah karena tidak lagi terlalu khawatir dengan biaya pendidikan.
“Awalnya ingin kuliah di luar kota, tapi orang tua tidak mengizinkan karena kendala di biaya. Lalu saya diarahkan oleh pihak sekolah untuk memilih jurusan dan kampus yang terjangkau,” kata Nazwa.
Baca juga: Pertamuda Seed & Scale 2025 Dibuka, Pertamina Buka Peluang Mahasiswa Ikuti Program Bisnis di Luar Negeri
Anak Pemulung Berprestasi, Dapat Dukungan Penuh dari Keluarga
Nazwa lahir dari keluarga sederhana. Ayahnya bekerja sebagai pencari barang bekas, sementara ibunya adalah ibu rumah tangga yang membantu ekonomi keluarga dengan berjualan kue titipan ke warung-warung sekitar. Meskipun penghasilan tidak menentu, kedua orang tuanya tetap mendukung penuh pendidikan anak sulung mereka.Baca juga: Rektor Baru UP Resmi Dilantik: Janji Komitmen untuk Kemajuan Institusi!
“Perasaan saya senang, tadinya sempat terpikir untuk menunda kuliah satu tahun karena kondisi ekonomi. Tapi Alhamdulillah, Nazwa lolos SNBP dan langsung urus KIP Kuliah, lalu dinyatakan lolos juga,” ungkap ibunda Nazwa.
Baca juga: 19.217 Siswa Lolos OSN SMA Tingkat Provinsi 2025, Ini Link Pengumumannya
Setiap hari, Nazwa membantu ibunya membuat dan mengantar kue. Ia sudah mengenal program KIP Kuliah sejak SMP karena sebelumnya juga menjadi penerima Program Indonesia Pintar (PIP). Pihak sekolah turut membantu dalam proses pendaftaran program tersebut.
Nazwa merupakan contoh nyata bahwa keterbatasan ekonomi bukan penghalang untuk menggapai pendidikan tinggi. Dalam kunjungan ke rumahnya pada Selasa (15/7/2025), Sekretaris Jenderal Kemendiktisaintek, Togar Mangihut Simatupang, secara simbolis menyerahkan bantuan KIP Kuliah berupa laptop untuk mendukung proses belajar Nazwa di bangku kuliah.
“Selamat ya, Nazwa. Kuliahnya harus dijalani dengan semangat sampai tuntas. Semoga kelak bisa membanggakan nama keluarga, politeknik, dan memenuhi harapan ibu supaya cepat mendapat pekerjaan dan dapat membantu adik-adiknya,” ujar Togar saat menyambangi kediaman Nazwa.
(nnz)
Lihat Juga :