Menko PMK: Indonesia Siap Jadi Laboratorium Persaudaraan Manusia

Selasa, 29 Juli 2025 - 19:54 WIB
loading...
Menko PMK: Indonesia...
International Conference on Human Fraternity (ICHF) digelar Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) bekerja sama dengan Higher Committee of HUman Fraternity (HCHF), Selasa (29/7/2025). Foto/Kemenko PMK.
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan ( Menko PMK ) Pratikno menyampaikan bahwa Indonesia siap berkontribusi nyata dalam memperkuat gerakan global untuk persaudaraan manusia.

Hal tersebut disampaikannya saat memberikan pidato pembukaan dalam International Conference on Human Fraternity (ICHF) yang digelar Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) bekerja sama dengan Higher Committee of HUman Fraternity (HCHF), Selasa (29/7/2025).

"Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tetapi tetap satu, bukan sekadar semboyan, melainkan kenyataan yang kami jalani sehari-hari. Ini adalah hadiah dari Indonesia untuk dunia," ujar Pratikno, melalui siaran pers, Selasa (29/7/2025).

Baca juga: Masuk Studio, Lihat Dunia Media: Company Visit MNC University 2025!

Menko PMK menyampaikan, nilai-nilai persaudaraan manusia di Indonesia tumbuh dalam praktik keseharian. Dari desa hingga kota, dari lembaga pendidikan hingga organisasi masyarakat.

Keberagaman bukan menjadi alasan perpecahan, melainkan sumber kekuatan untuk bersatu. Namun, ia mengingatkan bahwa persaudaraan tidak cukup diatur dalam hukum atau hanya disuarakan.

"Persaudaraan harus tumbuh dari akar rumput, diperkuat oleh tindakan nyata, dan dibangun melalui kolaborasi antara semua pihak. organisasi masyarakat, institusi pendidikan, perempuan, pemuda, dunia usaha, hingga pemerintah pusat dan pemerintah daerah," tegasnya.

Lebih lanjut, Menko PMK juga menguraikan berbagai ancaman global yang menuntut solidaritas kemanusiaan yang lebih kuat. Situasi perang, ekstremisme, perubahan iklim, ketimpangan ekonomi, dan maraknya disinformasi disebutnya sebagai tantangan yang hanya dapat dihadapi bersama dengan semangat persaudaraan.

Menurutnya, dalam situasi seperti ini, persaudaraan manusia menjadi kebutuhan mendesak. Ia menegaskan, semangat persaudaraan telah tertanam kuat dalam fondasi bangsa Indonesia. Dengan warisan keberagaman dan pengalaman hidup berdampingan, Indonesia disebutnya sebagai laboratorium perdamaian yang layak dibagi kepada dunia.

"Kami tawarkan pengalaman kami sebagai laboratorium perdamaian, dengan berbagi model kami tentang persatuan dalam keberagaman. Kami buka pintu untuk dialog, kerja sama, dan pembelajaran bersama," ujar Pratikno.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pendidikan sebagai fondasi. Sekolah, menurutnya, harus menjadi bengkel persaudaraan yang menanamkan toleransi sejak dini. Dalam konteks disrupsi digital, ia menyerukan agar teknologi dan kecerdasan buatan tidak memperlebar jurang, tetapi justru untuk membangun jembatan.

"Kita harus gunakan teknologi untuk persaudaraan. Media sosial harus menyebarkan cinta, bukan kebencian. Kecerdasan buatan bisa membantu mendeteksi konflik sebelum pecah. Platform digital bisa menyambungkan hati lintas samudra," serunya.

Menko PMK juga menyampaikan bahwa pemerintah telah menjalankan kampanye literasi digital untuk mendorong masyarakat agar bijak dan cerdas menggunakan teknologi dan Artificial Intelligence (AI). Termasuk juga pemanfaatan teknologi digital untuk produktivitas dan untuk memperkuat persaudaraan manusia.

Dalam kesempatan itu, Menko PMK juga meluncurkan Indonesian Institute for Human Fraternity di Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII).

Institusi tersebut akan menjadi pusat kajian dan pendidikan global untuk mempromosikan nilai-nilai persaudaraan kemanusiaan melalui riset, pelatihan, dan pengembangan kurikulum persaudaraan manusia sejak usia dini.

"Indonesia telah menentukan pilihan. Kami memilih dialog, bukan perpecahan; kerja sama, bukan konflik; inklusi, bukan isolasi; persaudaraan bukan fragmentasi," ujarnya.

"Bersama-sama, kita akan menggerakkan persaudaraan manusia; mengatasi ketidakpastian global; dan membangun peradaban dunia yang damai dan sejahtera," tutup Menko PMK.

Sementara itu, Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) resmi meluncurkan Indonesian Institute for Human Fraternity (IIHF) sebagai bagian dari upaya mempromosikan nilai-nilai persaudaraan hidup di tengah keberagaman masyarakat global.

Rektor UIII, Prof. Jamhari Makruf, menegaskan bahwa pendirian lembaga ini bertujuan untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia merupakan contoh nyata kehidupan masyarakat yang rukun di tengah perbedaan.

“Jadi, Indonesian Institute for Human Fraternity di UIII ini dibentuk untuk mempromosikan persaudaraan hidup. Indonesia punya satu contoh yang luar biasa: kita terdiri dari multi etnik dan sudah hidup bersama di Indonesia sejak lama. Ini bisa jadi contoh bagi negara-negara lain,” ujar Prof. Jamhari.

Menurutnya, IIHF juga menjadi sarana penting untuk memperkenalkan wajah Islam Indonesia yang damai dan toleran kepada dunia. “Ini salah satu cara bagaimana kita promosikan Islam di Indonesia dan Indonesia secara global,” tambahnya.

Lembaga ini akan menyelenggarakan berbagai program, termasuk penelitian tentang kehidupan bersama di tengah masyarakat yang memiliki latar belakang berbeda. Selain itu, IIHF juga akan mengembangkan pelatihan dan program pendidikan yang relevan.

“Nanti juga akan ada pendidikan dan training. Di bidang pendidikan, kami mencoba merumuskan kurikulum yang bisa digunakan di sekolah-sekolah, bagaimana menjelaskan konsep human fraternity secara dini,” jelasnya.

Melalui IIHF, UIII berharap dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang menjunjung tinggi toleransi, kebersamaan, dan kerukunan dalam kehidupan berbangsa dan beragama.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sudah Finalisasi, Tukin...
Sudah Finalisasi, Tukin Dosen ASN akan Segera Diumumkan Kemenkeu dan Kemendikti
Belum Semua Pelajar...
Belum Semua Pelajar Dapat Makan Bergizi Gratis, Menko PMK: Kita Negara Besar, Bertahap Lah
Menko Pratikno dan Mendikdasmen...
Menko Pratikno dan Mendikdasmen Abdul Mu'ti Bahas Wacana Libur Sekolah selama Ramadan
Menko Pratikno: Skema...
Menko Pratikno: Skema Akuisisi Dibutuhkan agar Penerima LPDP Pulang ke Indonesia
Pratikno Ingatkan Penerima...
Pratikno Ingatkan Penerima LPDP Kembali dan Membangun Negeri
4 Menteri Prabowo Lulusan...
4 Menteri Prabowo Lulusan UGM, 3 Alumninya Jabat Menko
Rustam Effendi Sebut...
Rustam Effendi Sebut Pratikno Terlibat di Kasus Ijazah Jokowi: Tolong Dicopot!
Menko PMK Bentuk Gugus...
Menko PMK Bentuk Gugus Tugas Tata Kelola Daycare Buntut Kasus Little Aresha
Hakim Terseret Kasus...
Hakim Terseret Kasus Daycare Little Aresha Jogja, Menko PMK: Proses Hukum di Polisi
Rekomendasi
Lulus PMKNU, Gus Salam...
Lulus PMKNU, Gus Salam Penuhi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU
Xbox Hadapi Tekanan...
Xbox Hadapi Tekanan Keuangan, CEO Mengancam Restrukturisasi
Polda Metro: 2 Kasino...
Polda Metro: 2 Kasino Berkedok Timezone Omzetnya Capai Rp2,1 Miliar
Berita Terkini
Unesa Buka Seleksi Jalur...
Unesa Buka Seleksi Jalur Mandiri Non Tes Rapor 2026, Simak Syaratnya
Cerita Davi, Mahasiswa...
Cerita Davi, Mahasiswa Kedokteran Unair yang Raih Medali Emas ONMIPA-PT 2026 Bidang Biologi
Pertamina Hulu Rokan...
Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Syaratnya
Hasil ONMIPA-PT 2026:...
Hasil ONMIPA-PT 2026: ITB Raih Juara Umum, Ini Daftar Lengkap Peraih Medali
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
4.480 Calon Mahasiswa...
4.480 Calon Mahasiswa Diterima di UM UGM CBT 2026, Kedokteran Paling Ketat
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved