Pendidikan Eks Rektor UGM Sofian Effendi yang Terseret Isu Ijazah Palsu Jokowi
Kamis, 31 Juli 2025 - 18:29 WIB
loading...
Sofian Effendi, mantan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM). Foto/UGM.
A
A
A
JAKARTA - Nama Sofian Effendi, mantan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) , kembali mencuat ke publik setelah dikabarkan menjalani pemeriksaan oleh pihak kepolisian. Kabar ini diungkap oleh pakar telematika Roy Suryo dalam program Rakyat Bersuara di iNews pada Rabu (30/7/2025).
Menurut Roy, Sofian Effendi yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), diperiksa selama 12 jam oleh sejumlah aparat di kediamannya di Yogyakarta pada Sabtu (26/7/2025). Hingga saat ini, Sofian belum memberikan pernyataan resmi terkait pemeriksaan tersebut.
Baca juga: Isu Jaket Biru Dalang Tudingan Ijazah Palsu, Jokowi: Saya Tidak Pernah Berbicara Warna
Di tengah sorotan publik, riwayat pendidikan Sofian Effendi menarik untuk disimak, terutama karena ia dikenal sebagai akademisi senior dengan kiprah panjang di dunia pendidikan dan birokrasi Indonesia.
Sofian Effendi lahir di Jebus, Bangka, Sumatera Selatan, pada 28 Februari 1945. Ia adalah anak sulung dari 11 bersaudara, putra seorang pegawai negeri yang telah pensiun. Pendidikan dasarnya ia tempuh di Sekolah Dasar Negeri Jebus, kemudian melanjutkan pendidikan menengah di Kota Pangkal Pinang.
Baca juga: Roy Suryo Lulusan Mana? Riwayat Pendidikannya Disorot setelah Kritisi Ijazah Jokowi
Melansir laman download.garuda.kemdikbud.go.id sejak kecil, Sofian dikenal sebagai sosok kutu buku. Saat duduk di bangku SMP, ia sudah akrab dengan karya-karya sastra dari penulis Indonesia, Rusia, dan lainnya. Minat bacanya yang luas terus tumbuh hingga SMA, meskipun sempat teralihkan oleh cerita silat.
Setelah lulus SMA, Sofian merantau ke Yogyakarta dan melanjutkan studi di UGM , jurusan Administrasi Negara di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL). Ia lulus pada tahun 1969 dan mulai mengabdi sebagai dosen di almamaternya pada tahun 1970.
Baca juga: Mulyono Dikabarkan Calo Terminal Tirtonadi Solo, Jokowi: Semua Kok Diragukan
Kesempatan besar datang dua tahun kemudian. Ia mendapat beasiswa untuk melanjutkan pendidikan di University of Pittsburgh, Amerika Serikat. Pada tahun 1975, Sofian meraih gelar Master of Public and International Affairs (M.PIA) dengan fokus pada Pembangunan Ekonomi dan Sosial. Kemudian, pada 1978, ia berhasil menyelesaikan program doktoral dan meraih gelar Ph.D di bidang Public Affairs.
Karier akademiknya terus menanjak. Ia menjadi Asisten Profesor di UGM sejak 1969, dan menjabat berbagai posisi strategis seperti Dekan FISIPOL UGM (1981–1986), Kepala Pusat Penelitian Kependudukan (1983–1994), hingga Rektor UGM (2002–2007).
Di luar kampus, Sofian juga dikenal sebagai tokoh birokrasi nasional. Ia pernah menjadi Staf Ahli Wakil Presiden RI, Sekretaris Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), hingga dipercaya sebagai Kepala Badan Kepegawaian Negara (1999–2000).
Sofian Effendi juga merupakan pendiri Program Magister Administrasi dan Kebijakan Publik (MAP) UGM, yang kini menjadi salah satu program unggulan di FISIPOL UGM.
Sofian juga pernah menjabat sebagai Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara pada 2014-2019.
Demikian riwayat pendidikan Sofian Effendi, mantan rektor UGM yang tengah menjadi sorotan.
Menurut Roy, Sofian Effendi yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), diperiksa selama 12 jam oleh sejumlah aparat di kediamannya di Yogyakarta pada Sabtu (26/7/2025). Hingga saat ini, Sofian belum memberikan pernyataan resmi terkait pemeriksaan tersebut.
Baca juga: Isu Jaket Biru Dalang Tudingan Ijazah Palsu, Jokowi: Saya Tidak Pernah Berbicara Warna
Di tengah sorotan publik, riwayat pendidikan Sofian Effendi menarik untuk disimak, terutama karena ia dikenal sebagai akademisi senior dengan kiprah panjang di dunia pendidikan dan birokrasi Indonesia.
Riwayat Pendidikan Sofian Effendi
Sofian Effendi lahir di Jebus, Bangka, Sumatera Selatan, pada 28 Februari 1945. Ia adalah anak sulung dari 11 bersaudara, putra seorang pegawai negeri yang telah pensiun. Pendidikan dasarnya ia tempuh di Sekolah Dasar Negeri Jebus, kemudian melanjutkan pendidikan menengah di Kota Pangkal Pinang.
Baca juga: Roy Suryo Lulusan Mana? Riwayat Pendidikannya Disorot setelah Kritisi Ijazah Jokowi
Melansir laman download.garuda.kemdikbud.go.id sejak kecil, Sofian dikenal sebagai sosok kutu buku. Saat duduk di bangku SMP, ia sudah akrab dengan karya-karya sastra dari penulis Indonesia, Rusia, dan lainnya. Minat bacanya yang luas terus tumbuh hingga SMA, meskipun sempat teralihkan oleh cerita silat.
Setelah lulus SMA, Sofian merantau ke Yogyakarta dan melanjutkan studi di UGM , jurusan Administrasi Negara di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL). Ia lulus pada tahun 1969 dan mulai mengabdi sebagai dosen di almamaternya pada tahun 1970.
Baca juga: Mulyono Dikabarkan Calo Terminal Tirtonadi Solo, Jokowi: Semua Kok Diragukan
Kesempatan besar datang dua tahun kemudian. Ia mendapat beasiswa untuk melanjutkan pendidikan di University of Pittsburgh, Amerika Serikat. Pada tahun 1975, Sofian meraih gelar Master of Public and International Affairs (M.PIA) dengan fokus pada Pembangunan Ekonomi dan Sosial. Kemudian, pada 1978, ia berhasil menyelesaikan program doktoral dan meraih gelar Ph.D di bidang Public Affairs.
Karier Akademik dan Birokrasi
Karier akademiknya terus menanjak. Ia menjadi Asisten Profesor di UGM sejak 1969, dan menjabat berbagai posisi strategis seperti Dekan FISIPOL UGM (1981–1986), Kepala Pusat Penelitian Kependudukan (1983–1994), hingga Rektor UGM (2002–2007).
Di luar kampus, Sofian juga dikenal sebagai tokoh birokrasi nasional. Ia pernah menjadi Staf Ahli Wakil Presiden RI, Sekretaris Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), hingga dipercaya sebagai Kepala Badan Kepegawaian Negara (1999–2000).
Sofian Effendi juga merupakan pendiri Program Magister Administrasi dan Kebijakan Publik (MAP) UGM, yang kini menjadi salah satu program unggulan di FISIPOL UGM.
Sofian juga pernah menjabat sebagai Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara pada 2014-2019.
Demikian riwayat pendidikan Sofian Effendi, mantan rektor UGM yang tengah menjadi sorotan.
(nnz)
Lihat Juga :