Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Dimulai, Mendikdasmen: Bangun Budaya Hidup Sehat
Senin, 04 Agustus 2025 - 08:58 WIB
loading...
Mendikdasmen) Abdul Muti menyambangi SDN 2 Cideng Pagi untuk membuka program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Sekolah. Foto/Danandaya.
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah ( Mendikdasmen ) Abdul Mu'ti menyambangi SDN 2 Cideng Pagi, Jakarta pada Senin (4/8/2025). Peninjauan ini dalam rangka kick off pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Sekolah.
Adapun peluncuran CKG sekolah ini ini berlangsung serentak di 12 lokasi sekolah/madrasah/pesantren yang tersebar di berbagai daerah, seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Sidoarjo, dan Tangerang.
Baca juga: Siswa Indonesia Rebut 3 Medali Perunggu di Olimpiade Fisika Dunia 2025
Bedasarkan pantauan iNews Media Group, Mendikdasmen disambut antusias anak-anak yang sudah berbaris rapih di lapangan. Selanjutnya dia bersama para siswa melakukan senam dan dilanjutkan bernyanyi bersama.
Dia juga mengajak siswa bercengkrama seperti menanyakan aktivitas belajar siswa dan kegiatan di luar sekolah. Dia juga nampak diberikan cendramata oleh siswa berupa lukisan.
Baca juga: Kemendikdasmen Ajak Siswa Berprestasi Daftar Bina Talenta Indonesia 2025, Cek Ketentuannya
"Siapa yang cita-citanya jadi presiden," tanya dia.
"Saya pak, aku," jawab belasan siswa.
Setelah melakukan ramah tamah dengan anak, Abdul Mu'ti terlihat berjalan ke ruangan yang dijadikan tempat Cek Kesehatan Gratis. Dia melihat langsung proses CKG dari mulai pendaftaran hingga tes kebugaran.
Baca juga: Pendidikan Sugiono, 'Anak Ideologis Prabowo' Menlu dan Juga Sekjen Gerindra
Adapun Cek Kesehatan yang dilakukan meliputi skrining gigi, telinga, mata, kesehatan jiwa, kesehatan reproduksi, kebugaran. Sementara untuk kebugaran siswa akan di tes fisik lari di papan.
Setelah melakukan peninjauan, Mu'ti menyampaikan program ini bertujuan untuk membangun kebiasaan dan budaya hidup sehat di kalangan anak-anak sejak dini. Dengan pemeriksaan kesehatan ini maka masalah kesehatan anak dapat diketahui sejak dini.
"Program pemeriksaan kesehatan gratis ini dimaksudkan sebagai usaha dari Bapak Presiden bersama dengan berbagai pihak Bapak Menteri Kesehatan sebagai leading utamanya dan kami Menteri pendidikan Menengah sebagai mitranya berusaha untuk bagaimana membangun kebiasaan hidup yang sehat dan juga budaya hidup yang sehat di kalangan anak-anak," kata Abdul Mu'ti kepada wartawan.
Dia menyadari bahwa masalah kesehatan biasnya bermula dari konsumsi makanan. Maka dari itu, Presiden Prabowo Subianto juga telah memikirkan makanan yang bergizi untuk anak melalui program makan gratis.
"Kita semua berusaha agar anak-anak ini sejak dini kita biarkan untuk makan makanan yang sehat dan bergizi dan tadi anak-anak sudah tahu apa makanan yang sehat apa makanan yang tidak sehat," ujar dia.
Adapun peluncuran CKG sekolah ini ini berlangsung serentak di 12 lokasi sekolah/madrasah/pesantren yang tersebar di berbagai daerah, seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Sidoarjo, dan Tangerang.
Baca juga: Siswa Indonesia Rebut 3 Medali Perunggu di Olimpiade Fisika Dunia 2025
Bedasarkan pantauan iNews Media Group, Mendikdasmen disambut antusias anak-anak yang sudah berbaris rapih di lapangan. Selanjutnya dia bersama para siswa melakukan senam dan dilanjutkan bernyanyi bersama.
Dia juga mengajak siswa bercengkrama seperti menanyakan aktivitas belajar siswa dan kegiatan di luar sekolah. Dia juga nampak diberikan cendramata oleh siswa berupa lukisan.
Baca juga: Kemendikdasmen Ajak Siswa Berprestasi Daftar Bina Talenta Indonesia 2025, Cek Ketentuannya
"Siapa yang cita-citanya jadi presiden," tanya dia.
"Saya pak, aku," jawab belasan siswa.
Setelah melakukan ramah tamah dengan anak, Abdul Mu'ti terlihat berjalan ke ruangan yang dijadikan tempat Cek Kesehatan Gratis. Dia melihat langsung proses CKG dari mulai pendaftaran hingga tes kebugaran.
Baca juga: Pendidikan Sugiono, 'Anak Ideologis Prabowo' Menlu dan Juga Sekjen Gerindra
Adapun Cek Kesehatan yang dilakukan meliputi skrining gigi, telinga, mata, kesehatan jiwa, kesehatan reproduksi, kebugaran. Sementara untuk kebugaran siswa akan di tes fisik lari di papan.
Setelah melakukan peninjauan, Mu'ti menyampaikan program ini bertujuan untuk membangun kebiasaan dan budaya hidup sehat di kalangan anak-anak sejak dini. Dengan pemeriksaan kesehatan ini maka masalah kesehatan anak dapat diketahui sejak dini.
"Program pemeriksaan kesehatan gratis ini dimaksudkan sebagai usaha dari Bapak Presiden bersama dengan berbagai pihak Bapak Menteri Kesehatan sebagai leading utamanya dan kami Menteri pendidikan Menengah sebagai mitranya berusaha untuk bagaimana membangun kebiasaan hidup yang sehat dan juga budaya hidup yang sehat di kalangan anak-anak," kata Abdul Mu'ti kepada wartawan.
Dia menyadari bahwa masalah kesehatan biasnya bermula dari konsumsi makanan. Maka dari itu, Presiden Prabowo Subianto juga telah memikirkan makanan yang bergizi untuk anak melalui program makan gratis.
"Kita semua berusaha agar anak-anak ini sejak dini kita biarkan untuk makan makanan yang sehat dan bergizi dan tadi anak-anak sudah tahu apa makanan yang sehat apa makanan yang tidak sehat," ujar dia.
(nnz)
Lihat Juga :