Profil Pendidikan Marsma TNI Fajar Adriyanto yang Gugur karena Kecelakaan Pesawat di Bogor

Senin, 04 Agustus 2025 - 14:17 WIB
loading...
Profil Pendidikan Marsma...
Berikut riwayat pendidikan Marsma TNI Fajar Adriyanto yang gugur pada insiden kecelakaan pesawat latih di Ciampea, Minggu (3/8/2025). Foto/TNI AU.
A A A
JAKARTA - Berikut riwayat pendidikan Marsma TNI Fajar Adriyanto yang gugur pada insiden kecelakaan pesawat latih di Ciampea, Minggu (3/8/2025). Fajar dikenal sebagai perwira tinggi TNI AU dan penerbang tempur F-16 yang mempunyai Riwayat Pendidikan yang mengesankan.

Insiden tersebut terjadi saat pesawat latih sipil microlight fixed wing Quicksilver GT500 dengan nomor registrasi PK-S216 milik Federasi Aerosport Indonesia (FASI) melakukan misi latihan proefisiensi olahraga dirgantara. Pesawat lepas landas dari Lanud Atang Sendjaja pukul 09.08 WIB sebagai bagian dari pembinaan dan pemeliharaan kemampuan.

Baca juga: 4 Pati TNI AU Lulusan AAU 1992 Teman Seangkatan Marsma Fajar Adriyanto yang Gugur Kecelakaan Pesawat

Namun, sekitar pukul 09.19 WIB, pesawat hilang kontak dan kemudian ditemukan jatuh di sekitar Tempat Pemakaman Umum (TPU) Astana, Ciampea. Kedua awak langsung dievakuasi ke RSAU dr. M. Hassan Toto. Sayangnya, Marsma TNI Fajar Adriyanto dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit.

Sosok Penerbang Disiplin dan Komunikatif


Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengenang Marsma Fajar sebagai sosok perwira yang murah senyum. Keduanya pernah bersama saat mengikuti pendidikan di Sesko TNI pada tahun 2014–2015.

Baca juga: Kenang Sosok Marsma Fajar Adriyanto, Panglima TNI: Pernah Sekolah Bareng

Hal senada juga diungkapkan oleh mantan Panglima TNI, Marsekal (Purn.) Hadi Tjahjanto. Ia menyebut Fajar sebagai prajurit kebanggaan yang sangat disiplin dan tekun.

"Yang bersangkutan adalah penerbang tempur, penerbang F-16 kebanggaan kita semua," katanya kepada wartawan.

Sementara KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengenangnya sebagai figur yang dikenang baik dalam keluarga besar dirgantara. Maruli mengaku berteman baik dengan almarhum, berdiskusi, dan bercerita tentang kedirgantaraan.

Baca juga: Marsma Fajar Adriyanto Gugur Kecelakaan Pesawat, Kadispenau: Penyebabnya Masih Diinvestigasi

Jejak Pendidikan dan Karier Marsma TNI Fajar Adriyanto


Fajar Adriyanto lahir di Probolinggo, Jawa Timur, pada 20 Juni 1970. Ia mengawali pendidikan menengah di SMA Negeri 1 Malang (1986–1989), sebelum diterima di Akademi Angkatan Udara (AAU) dan lulus pada tahun 1992. Tiga tahun kemudian, ia menyelesaikan pendidikan di Sekolah Penerbang (Sekbang) Angkatan ke-48, tahun 1995.

Sebagai penerbang tempur, Fajar dikenal dengan call sign Red Wolf. Keahliannya menerbangkan jet tempur F-16 menjadikannya salah satu aset penting TNI AU dalam berbagai misi strategis.

Baca juga: 4 Pati TNI AU Lulusan AAU 1992 Teman Seangkatan Marsma Fajar Adriyanto yang Gugur Kecelakaan Pesawat

Karier militernya mencatatkan sejumlah jabatan penting. Ia pernah menjadi Komandan Skadron 3 Lanud Iswahyudi (2007–2010), Komandan Lanud Manuhua, Biak (2017–2019), dan Kepala Dinas Penerangan TNI AU (2019–2020). Sejak 6 Desember 2024, ia menjabat sebagai Kapoksahli Kodiklatau hingga akhir hayatnya.

Tak hanya di dunia militer, Fajar juga menorehkan prestasi di bidang akademik. Ia adalah lulusan Pascasarjana Sekolah Kajian Pertahanan dan Strategi (SKPS) Universitas Pertahanan Indonesia pada 2012. Dalam program studi “Disaster Management for National Security,” ia meraih predikat tesis terbaik.

Sebagai bentuk pengakuan atas dedikasinya, Fajar menerima penghargaan berupa Sertifikat dan Brevet "Tanggap Tangkas Tangguh" dari BNPB.

Demikian riwayat pendidikan Marsma TNI AU Fajar Adriyanto yang gugur dalam insiden jatuhnya pesawat latih di Ciampea, Bogor.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rekrutmen Taruna Akademi...
Rekrutmen Taruna Akademi TNI 2026 Resmi Dibuka, Lulusan SMA IPA Bisa Daftar
Rekrutmen TNI Perwira...
Rekrutmen TNI Perwira Prajurit Karier 2026 Dibuka, Ini Persyaratannya
Rekrutmen Tamtama PK...
Rekrutmen Tamtama PK TNI AU 2026 Dibuka, Ini Persyaratan Selengkapnya
Penerimaan Perwira PSDP...
Penerimaan Perwira PSDP Penerbang TNI AU 2026 Dibuka, Ini Persyaratannya
Pendidikan Letda TNI...
Pendidikan Letda TNI Rizki Juniansyah, Lifter yang Pecahkan Rekor Dunia SEA Games 2025
Penerimaan Bintara PK...
Penerimaan Bintara PK TNI AU 2026 Dibuka, Lulusan SMA-D3 Merapat
Komisi I Bangga TNI...
Komisi I Bangga TNI Ikut Urus Pertanian, Dave Laksono: Ini Bukan Kembali ke Dwifungsi
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
3 Lanud Naik Jadi Tipe...
3 Lanud Naik Jadi Tipe B, Ini Daftar Kolonel TNI AU yang Dilantik sebagai Danlanud
Rekomendasi
Siapa yang Akan Menguasai...
Siapa yang Akan Menguasai Pasar AI Indonesia Senilai $10,9 Miliar?
20 Negara yang Lolos...
20 Negara yang Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Momen Jokowi Salat Jumat...
Momen Jokowi Salat Jumat Masjid Al Hikmah Sebelum Blusukan di Lampung
Berita Terkini
Penting, Ini Jadwal...
Penting, Ini Jadwal Simulasi dan Tes AKAP Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2026
Daftar 34 PTS yang Masuk...
Daftar 34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026, Ada Kampusmu?
Rekrutmen BPKH 2026...
Rekrutmen BPKH 2026 Resmi Dibuka, Simak 9 Formasi, Syarat, Jadwal, dan Link Pendaftaran
Unair Jadi Kampus Terbaik...
Unair Jadi Kampus Terbaik di Indonesia Versi THE Sustainability Impact Ratings 2026
Jangan Jadi Korban!...
Jangan Jadi Korban! Ini Strategi Melawan Hoaks Lowongan Kerja yang Wajib Diketahui
SMP Islam Amalina Raih...
SMP Islam Amalina Raih Penghargaan Most Innovative Eco Project di ESD Symposium 2026 Malaysia
Infografis
Pesawat Airbus A400M...
Pesawat Airbus A400M Mendarat di Lanud Halim, Perkuat Armada Tempur TNI AU
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved