Universitas Darunnajah Siap Jadi Tuan Rumah PINBA ke-15
Senin, 04 Agustus 2025 - 16:53 WIB
loading...
Universitas Darunnajah akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pertemuan Ilmiah Internasional Bahasa Arab (PINBA) ke-15. Foto/Istimewa.
A
A
A
JAKARTA - Universitas Darunnajah akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pertemuan Ilmiah Internasional Bahasa Arab (PINBA) ke-15 yang akan digelar pada tanggal 6 hingga 8 Agustus 2025.
Acara ini merupakan ajang bergengsi yang mempertemukan para akademisi, peneliti , dan praktisi bahasa Arab dari berbagai penjuru dunia.
PINBA ke-15 tahun ini mengusung tema “Bahasa Arab di Era Kecerdasan Buatan: Kebijakan, Perencanaan, dan Pengajaran.” Tema ini dipilih sebagai respons terhadap tantangan sekaligus peluang dalam pengembangan pengajaran bahasa Arab di era digital dan teknologi cerdas.
Baca juga: Darunnajah Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-5 Halaqoh BEM Pesantren se-Indonesia
Kegiatan ilmiah ini akan menghadirkan sejumlah narasumber ternama dari dalam dan luar negeri. Di antaranya adalah Prof. Dr. Uril Bahruddin (UIN Malang), Dr. KH. Sofwan Manaf, M.Si. (Presiden Universitas Darunnajah), serta Prof. Dr. H. Tulus Musthofa, Lc., MA. (UIN Yogyakarta).
Tak hanya dari Indonesia, PINBA ke-15 juga menghadirkan dua pakar internasional, yakni Dr. Musa Izzat Sulaiman dari Yordania dan Prof. Dr. Muhammad bin Saad Al-Huwaimil dari Arab Saudi. Keduanya akan memberikan perspektif global terhadap masa depan bahasa Arab di tengah revolusi teknologi.
Baca juga: Muktamar ke-5 BEM Pesantren se-Indonesia : Revitalisasi Peran Santri dalam Pembangunan Bangsa
Hingga saat ini, tercatat lebih dari 160 peserta telah terdaftar untuk mengikuti kegiatan ilmiah berskala internasional ini. Para peserta terdiri dari dosen, guru, peneliti, serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dalam dan luar negeri.
Acara ini diharapkan menjadi ruang kolaboratif dalam merumuskan kebijakan dan metode pengajaran bahasa Arab yang relevan dengan perkembangan zaman. Universitas Darunnajah sebagai tuan rumah menegaskan komitmennya dalam mendukung kemajuan pendidikan bahasa Arab global.
Dengan terselenggaranya PINBA ke-15 ini, Universitas Darunnajah berharap dapat memberikan kontribusi positif dan kebermanfaatan yang luas. Ajang ini juga menjadi momentum memperkuat posisi Darunnajah dalam jaringan akademik internasional di bidang studi bahasa Arab.
Acara ini merupakan ajang bergengsi yang mempertemukan para akademisi, peneliti , dan praktisi bahasa Arab dari berbagai penjuru dunia.
PINBA ke-15 tahun ini mengusung tema “Bahasa Arab di Era Kecerdasan Buatan: Kebijakan, Perencanaan, dan Pengajaran.” Tema ini dipilih sebagai respons terhadap tantangan sekaligus peluang dalam pengembangan pengajaran bahasa Arab di era digital dan teknologi cerdas.
Baca juga: Darunnajah Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-5 Halaqoh BEM Pesantren se-Indonesia
Kegiatan ilmiah ini akan menghadirkan sejumlah narasumber ternama dari dalam dan luar negeri. Di antaranya adalah Prof. Dr. Uril Bahruddin (UIN Malang), Dr. KH. Sofwan Manaf, M.Si. (Presiden Universitas Darunnajah), serta Prof. Dr. H. Tulus Musthofa, Lc., MA. (UIN Yogyakarta).
Tak hanya dari Indonesia, PINBA ke-15 juga menghadirkan dua pakar internasional, yakni Dr. Musa Izzat Sulaiman dari Yordania dan Prof. Dr. Muhammad bin Saad Al-Huwaimil dari Arab Saudi. Keduanya akan memberikan perspektif global terhadap masa depan bahasa Arab di tengah revolusi teknologi.
Baca juga: Muktamar ke-5 BEM Pesantren se-Indonesia : Revitalisasi Peran Santri dalam Pembangunan Bangsa
Hingga saat ini, tercatat lebih dari 160 peserta telah terdaftar untuk mengikuti kegiatan ilmiah berskala internasional ini. Para peserta terdiri dari dosen, guru, peneliti, serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dalam dan luar negeri.
Acara ini diharapkan menjadi ruang kolaboratif dalam merumuskan kebijakan dan metode pengajaran bahasa Arab yang relevan dengan perkembangan zaman. Universitas Darunnajah sebagai tuan rumah menegaskan komitmennya dalam mendukung kemajuan pendidikan bahasa Arab global.
Dengan terselenggaranya PINBA ke-15 ini, Universitas Darunnajah berharap dapat memberikan kontribusi positif dan kebermanfaatan yang luas. Ajang ini juga menjadi momentum memperkuat posisi Darunnajah dalam jaringan akademik internasional di bidang studi bahasa Arab.
(nnz)
Lihat Juga :