Alisfest 2025 Hadirkan Lomba MHQ Nasional hingga Pameran Karya Disabilitas
Rabu, 06 Agustus 2025 - 10:49 WIB
loading...
Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading Jakarta menggelar Alazka Islamic Festival (Alisfest) 2025. Foto/Istimewa.
A
A
A
JAKARTA - Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading Jakarta sukses menggelar Alazka Islamic Festival (Alisfest) 2025 pada 28-31 Juli 2025. Festival ini mempertemukan ratusan siswa dari seluruh Indonesia dalam panggung kolaborasi, kreativitas, dan nilai islami.
Alisfest merupakan agenda tahunan yang menjadi ikon kolaborasi, prestasi, dan syiar islam dari seluruh unit pendidikan di bawah naungan Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading.
Mengusung tema “Collaboration for Success,” Alisfest menjadi ruang perjumpaan siswa, guru, orang tua, alumni, dan sekolah-sekolah dari berbagai daerah melalui rangkaian acara kompetisi, pameran, hingga kegiatan sosial berskala nasional.
Baca juga: Pengumuman, KJP Bulan Agustus 2025 Sudah Cair! Cek Rekeningmu
Tahun ini pelaksanaan lomba dilakukan secara hybrid. Lomba tingkat Jabodetabek dipusatkan di Gedung Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading Jakarta, sementara cabang lomba Musabaqah Hifdzil Quran (MHQ) Tingkat Nasional dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting.
Menurut Ketua Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading Jakarta, Irsan Nurfaqih Sjamhudi, Alisfest 2025 memiliki tujuan yang luas.
“Alisfest 2025 – Al-Azhar Kelapa Gading Islamic Festival – bukan sekadar ajang lomba tahunan, tetapi merupakan bagian dari visi besar Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading untuk membangun ruang syiar Islam yang kreatif, membumi, dan berkelas," katanya, melalui siaran pers, Rabu (6/8/2025).
Selama tiga hari pelaksanaan, 28 hingga 30 Juli 2025, katanya, rangkaian festival dan kompetisi tidak hanya meriah secara kegiatan, tetapi juga sarat makna dalam membentuk karakter generasi Islam masa depan.
“Kami bersyukur Alisfest terus berkembang menjadi ajang nasional yang diminati, dan ke depan kami membuka peluang untuk menjadikannya sebagai festival dan kompetisi Islami bertaraf internasional," ujarnya.
"Insya Allah, Alisfest akan menjadi panggung syiar yang lebih luas, bukan hanya sebagai tradisi tahunan, tapi juga sebagai bentuk dakwah bil hal — menyampaikan nilai-nilai Islam melalui seni, kreativitas, prestasi, dan kepedulian sosial," lanjutnya.
Festival ini juga bertepatan dengan milad ke-37 Al-Azhar Kelapa Gading, yang diharapkan dapat menjadi ajang syiar Islam, mendorong semangat berprestasi, sekaligus sarana berbagi dan beramal.
Salah satu keistimewaan Alisfest tahun ini adalah hadirnya ruang inklusi bagi anak berkebutuhan khusus tampil story telling dan sejumlah siswa disabilitas dari sekolah mitra mendapat kesempatan tampil menyanyi dalam pembukaan.
Karya-karya mereka juga dipamerkan dalam area khusus pameran dan bazar, hasil kolaborasi dengan suku Dinas Kebudayaan Jakarta Utara.
Alisfest 2025 menghadirkan 12 cabang lomba yang diikuti ratusan sekolah dari berbagai provinsi, mulai dari tingkat TK hingga SMA.
Peserta berkompetisi dalam beragam bidang, seperti MHQ, Da’i, Adzan, Marawis, hingga Band Religi. Seluruh pemenang memperebutkan total hadiah senilai Rp60 juta.
Alisfest merupakan agenda tahunan yang menjadi ikon kolaborasi, prestasi, dan syiar islam dari seluruh unit pendidikan di bawah naungan Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading.
Mengusung tema “Collaboration for Success,” Alisfest menjadi ruang perjumpaan siswa, guru, orang tua, alumni, dan sekolah-sekolah dari berbagai daerah melalui rangkaian acara kompetisi, pameran, hingga kegiatan sosial berskala nasional.
Baca juga: Pengumuman, KJP Bulan Agustus 2025 Sudah Cair! Cek Rekeningmu
Tahun ini pelaksanaan lomba dilakukan secara hybrid. Lomba tingkat Jabodetabek dipusatkan di Gedung Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading Jakarta, sementara cabang lomba Musabaqah Hifdzil Quran (MHQ) Tingkat Nasional dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting.
Menurut Ketua Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading Jakarta, Irsan Nurfaqih Sjamhudi, Alisfest 2025 memiliki tujuan yang luas.
“Alisfest 2025 – Al-Azhar Kelapa Gading Islamic Festival – bukan sekadar ajang lomba tahunan, tetapi merupakan bagian dari visi besar Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading untuk membangun ruang syiar Islam yang kreatif, membumi, dan berkelas," katanya, melalui siaran pers, Rabu (6/8/2025).
Selama tiga hari pelaksanaan, 28 hingga 30 Juli 2025, katanya, rangkaian festival dan kompetisi tidak hanya meriah secara kegiatan, tetapi juga sarat makna dalam membentuk karakter generasi Islam masa depan.
“Kami bersyukur Alisfest terus berkembang menjadi ajang nasional yang diminati, dan ke depan kami membuka peluang untuk menjadikannya sebagai festival dan kompetisi Islami bertaraf internasional," ujarnya.
"Insya Allah, Alisfest akan menjadi panggung syiar yang lebih luas, bukan hanya sebagai tradisi tahunan, tapi juga sebagai bentuk dakwah bil hal — menyampaikan nilai-nilai Islam melalui seni, kreativitas, prestasi, dan kepedulian sosial," lanjutnya.
Festival ini juga bertepatan dengan milad ke-37 Al-Azhar Kelapa Gading, yang diharapkan dapat menjadi ajang syiar Islam, mendorong semangat berprestasi, sekaligus sarana berbagi dan beramal.
Salah satu keistimewaan Alisfest tahun ini adalah hadirnya ruang inklusi bagi anak berkebutuhan khusus tampil story telling dan sejumlah siswa disabilitas dari sekolah mitra mendapat kesempatan tampil menyanyi dalam pembukaan.
Karya-karya mereka juga dipamerkan dalam area khusus pameran dan bazar, hasil kolaborasi dengan suku Dinas Kebudayaan Jakarta Utara.
Alisfest 2025 menghadirkan 12 cabang lomba yang diikuti ratusan sekolah dari berbagai provinsi, mulai dari tingkat TK hingga SMA.
Peserta berkompetisi dalam beragam bidang, seperti MHQ, Da’i, Adzan, Marawis, hingga Band Religi. Seluruh pemenang memperebutkan total hadiah senilai Rp60 juta.
(nnz)
Lihat Juga :