Pendidikan Nusron Wahid, Menteri ATR/BPN yang Ancam Tanah Nganggur 2 Tahun akan Disita Negara

Kamis, 07 Agustus 2025 - 10:38 WIB
loading...
Pendidikan Nusron Wahid,...
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid menjadi sorotan usai pernyataannya yang menyebut bahwa tanah yang tidak digunakan selama dua tahun akan diambil alih oleh negara. Foto/Instagram Nusron Wahid.
A A A
JAKARTA - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) , Nusron Wahid menjadi sorotan usai pernyataannya yang menyebut bahwa tanah yang tidak digunakan selama dua tahun akan diambil alih oleh negara.

Di balik pernyataan kontroversial itu, riwayat pendidikan Nusron Wahid pun ikut disorot publik.

Dalam sebuah acara Ikatan Surveyor Indonesia di Jakarta, Rabu (6/8/2025), Nusron menegaskan bahwa tanah sejatinya adalah milik negara, dan masyarakat hanya mendapat hak penguasaan atau sertifikat kepemilikan. Jika tanah tersebut tidak dimanfaatkan dalam jangka waktu yang lama, negara bisa menarik kembali hak tersebut.

Baca juga: Lahan Nganggur 2 Tahun Diambil Negara, Menteri ATR Nusron Wahid: Emang Mbahmu Bisa Bikin Tanah?

“Tanah itu tidak ada yang memiliki, yang memiliki tanah itu negara. Orang itu hanya menguasai, negara memberikan hak kepemilikan. Tapi ini tanah mbah saya, leluhur saya. Saya mau tanya, emang mbah mbah atau leluhur bisa membuat tanah?” ucap Nusron lantang.

Pernyataan tersebut langsung mengundang reaksi keras dari publik. Banyak pihak mempertanyakan logika di balik pernyataan itu, khususnya masyarakat adat dan pemilik tanah warisan turun-temurun.

Baca juga: Negara Bakal Ambil Alih Tanah Nganggur 2 Tahun, Hasan Nasbi: Cegah Konflik Agraria

Mereka menilai pemerintah terlalu jauh mencampuri hak milik, padahal banyak lahan yang belum dikelola karena keterbatasan modal, bukan karena ditelantarkan.

Baca juga: Lahan Nganggur 2 Tahun Disita Negara, Kementerian ATR/BPN: Bukan Status SHM Pribadi

Namun demikian, Nusron menegaskan bahwa proses pengambilalihan tidak dilakukan secara tiba-tiba. Pemerintah akan mengirimkan peringatan secara bertahap.

Dimulai dari surat teguran pertama selama 180 hari, kemudian peringatan kedua selama 90 hari, lalu dievaluasi 14 hari, dan jika masih tidak dimanfaatkan, akan dilanjutkan peringatan ketiga selama 45 hari, hingga akhirnya ditetapkan sebagai tanah terlantar dalam 587 hari.

Riwayat Pendidikan Nusron Wahid


Rencana Kementerian ATR/BPN tentang penguasaan lahan kosong itu pun menjadikan Nusron Wahid menjadi sorotan, tak terkecuali mengenai riwayat pendidikannya.

Sosok Nusron Wahid tidak lepas dari latar belakang pendidikannya yang kuat dalam nilai keislaman dan nasionalisme.

Lahir di Kudus, Jawa Tengah, pada 12 Oktober 1973, Nusron Wahid memulai pendidikan dasarnya di Madrasah Ibtidaiyyah Miftahut Thalibin Mejobe, lalu melanjutkan ke MTs Qudsiyyah Kudus dan SMA Islam Al Ma’ruf, lulus tahun 1993.

Baca juga: Lahan Nganggur 2 Tahun Dicaplok Negara, Wamen PKP Singgung Harga Tanah Tak Masuk Akal

Langkahnya menapaki dunia akademik berlanjut ke Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia (UI).

Di sana, ia aktif dalam berbagai organisasi kampus, termasuk Senat Mahasiswa, Majalah Suara Mahasiswa UI, hingga menjadi pendiri Forum Ilmiah Kajian Islam.

Tak berhenti di situ, Nusron juga meraih gelar magister dari Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor (IPB) pada tahun 2011.

Demikian riwayat pendidikan Nusron Wahid , Menteri ATR/BPN yang sebut lahan nganggur 2 tahun akan disita negara. Semoga informasi ini bermanfaat.

(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jejak Pendidikan Vidi...
Jejak Pendidikan Vidi Aldiano, Lulusan S2 University of Manchester
Profil Pendidikan Kim...
Profil Pendidikan Kim Seon Ho, Fasih 4 Bahasa di Drakor Can This Love Be Translated?
Ira Puspadewi Kuliah...
Ira Puspadewi Kuliah di Mana? Eks Dirut ASDP yang Dapat Rehabilitasi dari Prabowo
Riwayat Pendidikan Gus...
Riwayat Pendidikan Gus Yahya, Ketua Umum PBNU yang Didesak Mundur dari Jabatannya
Riwayat Pendidikan Cucun...
Riwayat Pendidikan Cucun Ahmad Syamsurijal, Wakil Ketua DPR RI yang Jadi Sorotan soal Program MBG
Riwayat Pendidikan Gusti...
Riwayat Pendidikan Gusti Purbaya, Resmi Dinobatkan sebagai Paku Buwono XIV
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono...
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono di UGM Dibubarkan Mahasiswa, Foksi: Sungguh Menggelikan
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono...
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono di UGM Dibubarkan Mahasiswa, Qodari: Kalau Hanya Tuntutan, Bukan Demokrasi
Rekomendasi
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Milo dan Kemenpora Perkuat...
Milo dan Kemenpora Perkuat Kolaborasi, Dorong Budaya Hidup Sehat Lewat Kemajuan Olahraga Indonesia
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Berita Terkini
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Diumumkan Besok, Ini...
Diumumkan Besok, Ini Link Resmi Hasil Seleksi SMMPTN-Barat 2026
Program Studi Pendidikan...
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris MNC University Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK untuk Perkuat Mutu Pendidikan
Cek SIMPKB! Kemendikdasmen...
Cek SIMPKB! Kemendikdasmen Umumkan 60.896 Peserta PPG Guru Tertentu Tahap 2 2026
Usai KSTI 2026, Kemendiktisaintek...
Usai KSTI 2026, Kemendiktisaintek Siapkan Kelompok Kerja Percepat Kebijakan Strategis
Kemendikdasmen Buka...
Kemendikdasmen Buka Seleksi PPG Calon Guru 2026, Cek Syarat dan Bidang Studinya
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved