10.900 Mahasiswa Baru UI Jalani Pengenalan Kehidupan Kampus 2025
Jum'at, 08 Agustus 2025 - 07:43 WIB
loading...
Universitas Indonesia (UI) resmi membuka kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025. Foto/UI.
A
A
A
JAKARTA - Universitas Indonesia (UI) resmi membuka kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru ( PKKMB ) 2025 pada Selasa (5/8) di Balairung UI, Kampus Depok. Kegiatan ini menandai dimulainya perjalanan akademik bagi 10.900 mahasiswa baru program Sarjana dan Vokasi UI yang akan mengikuti rangkaian PKKMB hingga Jumat (8/8).
Acara diawali dengan laporan dari Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UI, Prof. Ir. Mahmud Sudibandriyo, Dalam laporannya, Prof. Mahmud menyampaikan bahwa tahun ini UI menerima 10.900 mahasiswa baru program Sarjana dari berbagai jalur seleksi, mulai dari SNBP, SNBT, SIMAK UI, hingga jalur internasional dan khusus lainnya.
Baca juga: Jembatani Karier Global, MNC University Gaet Timedoor Academy Hadirkan Program Bisnis Jepang
Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa, rangkaian PKKMB dirancang untuk memperkenalkan nilai-nilai UI serta membekali mahasiswa dengan pemahaman menyeluruh tentang kehidupan kampus.
“Kegiatan ini tidak mungkin berjalan tanpa dukungan dari dosen, tenaga kependidikan, organisasi mahasiswa, serta berbagai unit di lingkungan UI. Semua bergerak bersama demi menyambut generasi baru UI dengan hangat dan penuh semangat,” ujarnya, melalui siaran pers, Jumat (8/8/2025).
Setelah laporan tersebut, Rektor UI, Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah, memberikan sambutan sekaligus menegaskan bahwa mahasiswa baru adalah generasi penerus yang akan menjadi fondasi kemajuan bangsa. Untuk itu, masa studi di UI perlu dimanfaatkan sebaik-baiknya, tidak hanya dalam meraih prestasi akademik, tetapi juga dalam membentuk karakter, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap masyarakat.
Baca juga: KSTI 2025 Hadirkan Ilmuwan Fisika Peraih Nobel, Indonesia Mantapkan Arah Riset
“Ada dua kata kunci yang perlu diingat dan dipegang erat selama menjadi bagian dari Universitas Indonesia, yaitu unggul dan impactful. Unggul saja tidak cukup, kalian harus bisa memberi dampak, tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan bahkan peradaban dunia,” ujar Prof. Heri.
Acara secara resmi dibuka oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, Ph.D., didampingi oleh Rektor UI, para wakil rektor, serta kepala badan yang hadir. Pembukaan ini juga turut disaksikan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dra. Hj. Arifatul Choiri Fauzi, M.Si., sebagai bagian dari peluncuran resmi rangkaian PKKMB tingkat nasional yang diselenggarakan di Universitas Indonesia.
Acara dilanjut dengan pemaparan materi oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, Ph.D. dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dra. Hj. Arifatul Choiri Fauzi, M.Si., dengan tema besar Kampanye Nasional: Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (PPKPT). Sesi ini dipandu langsung oleh Direktur Kemahasiswaan dan Beasiswa UI, Dr. Drs. AG. Sudibyo, M.Si.
Prof. Brian mengingatkan mahasiswa baru untuk mulai bersikap dewasa, berpikir jangka panjang, dan mampu mengelola diri. Ia menyoroti pentingnya kesiapan mental dalam menghadapi tantangan kuliah, seperti tekanan akademik, masalah finansial, hingga relasi sosial. Menurutnya, membangun jejaring dan menjaga hubungan yang sehat antar teman menjadi bekal penting selama menjalani masa studi.
“Sebagai mahasiswa kalian harus mulai berpikir matang, hindari tindakan yang menjurus pada bullying, dan hargai setiap perbedaan. Jika terjadi kekerasan atau pelecehan, jangan ragu untuk melapor. Kalian adalah generasi unggul, maka jadilah insan yang memberi dampak positif bagi diri sendiri, masyarakat, dan bangsa,” ujarnya.
Senada dengan itu, Dra. Arifatul, mengimbau pentingnya peran mahasiswa dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman dan terbuka. “UI sudah memiliki satuan tugas pencegahan kekerasan. Mari kita jaga bersama lingkungan kampus agar tetap aman, karena hanya dengan rasa aman, kampus bisa melahirkan generasi masa depan yang unggul dan berkualitas,” pesannya.
Dalam kesempatan ini, UI juga menerima penyerahan simbolis bantuan 21 unit laptop dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., yang diwakili oleh Senior Vice President, Lourentius Aris Budianto. Laptop-laptop ini diberikan kepada mahasiswa dari wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) serta mahasiswa baru dengan prestasi tertinggi dalam seleksi masuk UI.
Dinda Pradesti Ariana, mahasiswa baru dari Fakultas Farmasi UI asal Sulawesi Utara, menceritakan perjuangannya hingga berhasil lolos ke program studi impiannya. Sejak duduk di bangku SMA, ia telah menetapkan tujuan untuk masuk jurusan farmasi. Motivasi itu tumbuh dari pengalaman masa kecilnya yang kerap menemani sang ibu berobat ke rumah sakit.
“Dari kecil saya sering ikut ibu saat berobat, dan melihat langsung proses perawatan serta pemberian obat. Dari situlah saya mulai tertarik dan merasa ingin memahami lebih dalam soal obat-obatan dan kesehatan,” ujar Dinda.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus dukungan untuk memastikan setiap mahasiswa memiliki akses yang setara dalam menjalani proses pembelajaran. Kami berharap, bantuan ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh mahasiswa untuk terus berprestasi,” ujar Prof.Heri.
Acara diawali dengan laporan dari Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UI, Prof. Ir. Mahmud Sudibandriyo, Dalam laporannya, Prof. Mahmud menyampaikan bahwa tahun ini UI menerima 10.900 mahasiswa baru program Sarjana dari berbagai jalur seleksi, mulai dari SNBP, SNBT, SIMAK UI, hingga jalur internasional dan khusus lainnya.
Baca juga: Jembatani Karier Global, MNC University Gaet Timedoor Academy Hadirkan Program Bisnis Jepang
Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa, rangkaian PKKMB dirancang untuk memperkenalkan nilai-nilai UI serta membekali mahasiswa dengan pemahaman menyeluruh tentang kehidupan kampus.
“Kegiatan ini tidak mungkin berjalan tanpa dukungan dari dosen, tenaga kependidikan, organisasi mahasiswa, serta berbagai unit di lingkungan UI. Semua bergerak bersama demi menyambut generasi baru UI dengan hangat dan penuh semangat,” ujarnya, melalui siaran pers, Jumat (8/8/2025).
Setelah laporan tersebut, Rektor UI, Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah, memberikan sambutan sekaligus menegaskan bahwa mahasiswa baru adalah generasi penerus yang akan menjadi fondasi kemajuan bangsa. Untuk itu, masa studi di UI perlu dimanfaatkan sebaik-baiknya, tidak hanya dalam meraih prestasi akademik, tetapi juga dalam membentuk karakter, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap masyarakat.
Baca juga: KSTI 2025 Hadirkan Ilmuwan Fisika Peraih Nobel, Indonesia Mantapkan Arah Riset
“Ada dua kata kunci yang perlu diingat dan dipegang erat selama menjadi bagian dari Universitas Indonesia, yaitu unggul dan impactful. Unggul saja tidak cukup, kalian harus bisa memberi dampak, tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan bahkan peradaban dunia,” ujar Prof. Heri.
Acara secara resmi dibuka oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, Ph.D., didampingi oleh Rektor UI, para wakil rektor, serta kepala badan yang hadir. Pembukaan ini juga turut disaksikan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dra. Hj. Arifatul Choiri Fauzi, M.Si., sebagai bagian dari peluncuran resmi rangkaian PKKMB tingkat nasional yang diselenggarakan di Universitas Indonesia.
Acara dilanjut dengan pemaparan materi oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, Ph.D. dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dra. Hj. Arifatul Choiri Fauzi, M.Si., dengan tema besar Kampanye Nasional: Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (PPKPT). Sesi ini dipandu langsung oleh Direktur Kemahasiswaan dan Beasiswa UI, Dr. Drs. AG. Sudibyo, M.Si.
Prof. Brian mengingatkan mahasiswa baru untuk mulai bersikap dewasa, berpikir jangka panjang, dan mampu mengelola diri. Ia menyoroti pentingnya kesiapan mental dalam menghadapi tantangan kuliah, seperti tekanan akademik, masalah finansial, hingga relasi sosial. Menurutnya, membangun jejaring dan menjaga hubungan yang sehat antar teman menjadi bekal penting selama menjalani masa studi.
“Sebagai mahasiswa kalian harus mulai berpikir matang, hindari tindakan yang menjurus pada bullying, dan hargai setiap perbedaan. Jika terjadi kekerasan atau pelecehan, jangan ragu untuk melapor. Kalian adalah generasi unggul, maka jadilah insan yang memberi dampak positif bagi diri sendiri, masyarakat, dan bangsa,” ujarnya.
Senada dengan itu, Dra. Arifatul, mengimbau pentingnya peran mahasiswa dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman dan terbuka. “UI sudah memiliki satuan tugas pencegahan kekerasan. Mari kita jaga bersama lingkungan kampus agar tetap aman, karena hanya dengan rasa aman, kampus bisa melahirkan generasi masa depan yang unggul dan berkualitas,” pesannya.
Dalam kesempatan ini, UI juga menerima penyerahan simbolis bantuan 21 unit laptop dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., yang diwakili oleh Senior Vice President, Lourentius Aris Budianto. Laptop-laptop ini diberikan kepada mahasiswa dari wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) serta mahasiswa baru dengan prestasi tertinggi dalam seleksi masuk UI.
Dinda Pradesti Ariana, mahasiswa baru dari Fakultas Farmasi UI asal Sulawesi Utara, menceritakan perjuangannya hingga berhasil lolos ke program studi impiannya. Sejak duduk di bangku SMA, ia telah menetapkan tujuan untuk masuk jurusan farmasi. Motivasi itu tumbuh dari pengalaman masa kecilnya yang kerap menemani sang ibu berobat ke rumah sakit.
“Dari kecil saya sering ikut ibu saat berobat, dan melihat langsung proses perawatan serta pemberian obat. Dari situlah saya mulai tertarik dan merasa ingin memahami lebih dalam soal obat-obatan dan kesehatan,” ujar Dinda.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus dukungan untuk memastikan setiap mahasiswa memiliki akses yang setara dalam menjalani proses pembelajaran. Kami berharap, bantuan ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh mahasiswa untuk terus berprestasi,” ujar Prof.Heri.
(nnz)
Lihat Juga :