ITB Kembangkan Kendaraan Otonom Listrik Berbasis AI dengan Biaya Rendah

Jum'at, 08 Agustus 2025 - 11:10 WIB
loading...
ITB Kembangkan Kendaraan...
Institut Teknologi Bandung (ITB) mengembangkan prototipe kendaraan otonom listrik bernama AVA. Foto/Neneng Zubaidah/SINDOnews.
A A A
JAKARTA - Institut Teknologi Bandung (ITB) mengembangkan prototipe kendaraan otonom listrik bernama AVA. AVA merupakan Autonomous Vehicle (AV) berdaya listrik hasil kolaborasi antara Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan mitra industry.

AVA dikembangkan sebagai solusi mobilitas cerdas dengan biaya rendah untuk mendukung transformasi digital sektor logistik, industri, dan pariwisata di Indonesia.

Berbeda dari kendaraan otonom umumnya yang bergantung pada sistem navigasi mahal seperti LiDAR atau GPS, AVA mengandalkan teknologi computer vision berbasis kamera dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk bernavigasi secara andal dalam berbagai kondisi cuaca dan kondisi pencahayaan.

Baca juga: Mahasiswi UNM Raih Medali Internasional lewat Inovasi AI untuk Pertanian

Asisten Tim Dosen Teknik Fisika ITB yang mengembangkan AVA, Luqman Ardiseno menjelaskan, bahwa kendaraan ini dikembangkan untuk dapat beroperasi secara mandiri di wilayah dengan operasi terbatas, seperti bandara atau pelabuhan. Sistem ini telah dikembangkan secara bertahap sejak 2017 dan prototipe awal berskala besar telah diuji di Pelabuhan Teluk Lamong, Jawa Timur, dan berhasil.

"Mobil ini bergerak dengan cara mengikuti marka jalan. Jadi, untuk menjalankan sistem ini, infrastruktur yang pertama harus dibangun adalah jalan dengan marka khusus," ujar Luqman, mahasiswa S2 Teknik Manufaktur ITB yang mengembangkan AVA.

Baca juga: Kisah Sherly Phangestu, Mahasiswi BINUS yang Inovasinya Dipuji CEO Apple Tim Cook

ITB Kembangkan Kendaraan Otonom Listrik Berbasis AI dengan Biaya Rendah

Foto/Neneng Zubaidah

Keunggulan AVA terletak pada kemampuannya untuk menavigasi tanpa sensor mahal yang menjadikannya sebagai salah satu kendaraan otonom yang terjangkau dan efisien secara energi.

Dengan tenaga listrik sepenuhnya, AVA memiliki jangkauan hingga 100 kilometer dalam sekali pengisian daya selama delapan jam. Daya tampungnya empat sampai tujuh penumpang dan dikendalikan melalui sistem elektronik drive by wire, dengan antarmuka pengguna berbasis layar sentuh.

Secara teknis, AVA menggunakan motor BLDC 3kW dengan baterai LiFePO4 72 V 9 kWh dengan sistem penggeraknya rear drive. Ukuran bodinya relatif kompak, yaitu panjang 2,7 meter, lebar 1,5 meter, dan tinggi 2,2 meter, dengan bobot hanya sekitar 500 kilogram.

ITB Kembangkan Kendaraan Otonom Listrik Berbasis AI dengan Biaya Rendah


Sensor kameranya akan membaca marka jalan dan mengirim sinyal ke komputer pusat untuk mengarahkan mobil. Bila marka tertutup atau ada objek terlalu dekat, sistem akan otomatis menghentikan kendaraan untuk menghindari terjadinya kecelakaan.

"Kami memangkas penggunaan sensor mahal, tapi tetap memastikan keamanan dengan sensor jarak yang menghentikan mobil saat ada objek dalam radius 40 cm," jelas Luqman.
ITB Kembangkan Kendaraan Otonom Listrik Berbasis AI dengan Biaya Rendah


Konteks pengembangan AVA sejalan dengan target ekonomi transformasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, yakni beralih dari ekonomi ekstraktif ke ekonomi bernilai tambah tinggi berbasis teknologi.

Dalam peta jalan riset nasional yang dibahas di KSTI 2025, kendaraan listrik otonom menjadi salah satu simpul strategis dalam ekosistem industri masa depan.

Keberhasilan AVA juga menjadi cerminan dari prinsip efisiensi dan kemandirian teknologi dalam negeri. Jika sebelumnya kendaraan otonom buatan luar negeri seperti dari China mengalami kesulitan beroperasi di kondisi jalan Indonesia, maka AVA dirancang secara spesifik untuk mengakomodasi karakteristik infrastruktur lokal.

Dari sisi tingkat kesiapan teknologi, prototipe ini telah mencapai 7 hingga 8, yang berarti sudah masuk tahap demonstrasi di lingkungan nyata dan hanya selangkah lagi menuju komersialisasi penuh.

Kolaborasi antara ITB, PT Inovasi, EPS, dan Tessa memungkinkan pengembangan sistem ini terus berjalan hingga benar-benar siap digunakan secara luas di masyarakat.

Dengan potensi pasar global kendaraan otonom yang diprediksi mencapai USD 300 sampai Rp400 miliar pada 2035 mendatang, AVA bukan hanya merupakan solusi untuk kebutuhan mobilitas lokal, tetapi juga membuka peluang ekspansi teknologi Indonesia ke kancah global.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hasil ONMIPA-PT 2026:...
Hasil ONMIPA-PT 2026: ITB Raih Juara Umum, Ini Daftar Lengkap Peraih Medali
Kisah Raihan, Siswa...
Kisah Raihan, Siswa MAN 1 Yogya yang Berhasil Diterima di ITB, UGM, dan ITS
Diterima di ITB, Siswa...
Diterima di ITB, Siswa MAN IC Serpong Pecahkan Rekor Nasional Skor PK UTBK 2026
President University...
President University Cetak 359 Inovasi Mahasiswa Lewat Economic Survival Exhibition 2026
Riset LAPI ITB: Konektivitas...
Riset LAPI ITB: Konektivitas Digital Dongkrak PDRB dan Serap 685 Ribu Tenaga Kerja
Jejak Pendidikan Jumhur...
Jejak Pendidikan Jumhur Hidayat yang Resmi Dilantik Prabowo Jadi Menteri Lingkungan Hidup
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
Pakar ITB Soroti Tantangan...
Pakar ITB Soroti Tantangan Sistem Kelistrikan dalam Menghadapi Perubahan Iklim
Pakar ITB Sebut Cuaca...
Pakar ITB Sebut Cuaca Berperan Besar dalam Blackout Sumatera
Rekomendasi
Tambang Emas Tanpa Izin...
Tambang Emas Tanpa Izin Ancam Lumbung Pangan di Parimo, Muhammad Irfain Desak Pemda Tindak Tegas
Di Seskoau, Sjafrie:...
Di Seskoau, Sjafrie: Kepemimpinan Adaptif Penting Hadapi Tantangan Pertahanan Masa Depan
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
Berita Terkini
Universitas Padjadjaran...
Universitas Padjadjaran Masuk Peringkat 496 Dunia dalam QS WUR 2027
Daftar 4 PTS yang Tembus...
Daftar 4 PTS yang Tembus QS World University Rankings 2027, Ada Kampusmu?
MNC University Jadi...
MNC University Jadi Tuan Rumah EduTalk Youth Summit 2026, Bekali Ratusan Pelajar se-Jabodetabek
QS WUR 2027, Ini 20...
QS WUR 2027, Ini 20 Universitas Terbaik di Indonesia yang Masuk Peringkat Dunia
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
UNJ Expo 2026 Dibuka,...
UNJ Expo 2026 Dibuka, Hadirkan Pameran Inovasi, Tes Kesehatan, hingga Kuliner Nusantara
Infografis
Remaja Lebih Suka Berteman...
Remaja Lebih Suka Berteman dan Curhat dengan Chatbot AI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved