Pesan Sutradara Sore Yandy Laurens Ini Bikin Ratusan Mahasiswa Baru IPB Terdiam
Kamis, 14 Agustus 2025 - 07:10 WIB
loading...
Sutradara film Sore Yandy Laurens hadir di Hari kedua Masa Pengenalan Kampus Mahasiswa Baru (MPKMB) ke-62 IPB University. Foto/IPB.
A
A
A
BOGOR - Sutradara film Sore Yandy Laurens hadir di Hari kedua Masa Pengenalan Kampus Mahasiswa Baru (MPKMB) ke-62 IPB University. Yandy hadir dan membagikan pandangan hidup yang sarat makna dan memicu pemikiran kritis mahasiswa baru.
Di awal sesi, Yandy mengucapkan kalimat yang membuat ratusan mahasiswa IPB University terdiam, “Do not follow your passion!” Menurutnya, passion hanyalah bentuk gairah atau antusiasme, sehingga yang lebih penting adalah menjalani hidup dengan semangat setiap hari. “Jangan hanya mengikuti apa yang membuatmu bersemangat, tapi hiduplah dengan antusias setiap hari,” ujarnya, melalui siaran pers (14/8/2025).
Baca juga: Rahasia Monstera Tetap Jadi Primadona Tanaman Hias Menurut Ahli IPB
Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk tidak menjadikan kesuksesan sebagai tujuan utama. “Do not aim for success! Jangan mengejar kesuksesan, tapi kejarlah pertumbuhan. Ingat, media sosial sering kali menampilkan pertumbuhan yang palsu,” tegasnya.
Yandy menambahkan, mimpi sebaiknya tidak diromantisasi. Ia menganalogikannya seperti cinta yang melahirkan tanggung jawab. “Punya mimpi itu baik, tapi jadikan mimpi sebagai cinta. Dari cinta, lahir tanggung jawab,” katanya.
Baca juga: Makan Ubi Bikin Kentut? Ini Fakta Ilmiah dan Siapa yang Wajib Batasi Konsumsinya
Menutup sesi, Yandy menyampaikan pesan mendalam, “Do not believe in yourself.” Baginya, yang terpenting adalah percaya pada apa yang Tuhan pikirkan tentang diri kita, serta menaruh sepenuhnya kepercayaan kepada Tuhan.
“Percaya pada satu-satunya sosok yang tidak akan pernah menimbulkan masalah, yaitu Tuhan,” tuturnya.
Inspirasi spiritual, lanjutnya, datang saat ia merasa terhubung dengan Tuhan dan menjalani hidup seolah Tuhan selalu menyertainya. Saat berada di titik terendah, ia memilih untuk kembali mendekat pada Tuhan sebagai cara untuk bangkit.
Di awal sesi, Yandy mengucapkan kalimat yang membuat ratusan mahasiswa IPB University terdiam, “Do not follow your passion!” Menurutnya, passion hanyalah bentuk gairah atau antusiasme, sehingga yang lebih penting adalah menjalani hidup dengan semangat setiap hari. “Jangan hanya mengikuti apa yang membuatmu bersemangat, tapi hiduplah dengan antusias setiap hari,” ujarnya, melalui siaran pers (14/8/2025).
Baca juga: Rahasia Monstera Tetap Jadi Primadona Tanaman Hias Menurut Ahli IPB
Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk tidak menjadikan kesuksesan sebagai tujuan utama. “Do not aim for success! Jangan mengejar kesuksesan, tapi kejarlah pertumbuhan. Ingat, media sosial sering kali menampilkan pertumbuhan yang palsu,” tegasnya.
Yandy menambahkan, mimpi sebaiknya tidak diromantisasi. Ia menganalogikannya seperti cinta yang melahirkan tanggung jawab. “Punya mimpi itu baik, tapi jadikan mimpi sebagai cinta. Dari cinta, lahir tanggung jawab,” katanya.
Baca juga: Makan Ubi Bikin Kentut? Ini Fakta Ilmiah dan Siapa yang Wajib Batasi Konsumsinya
Menutup sesi, Yandy menyampaikan pesan mendalam, “Do not believe in yourself.” Baginya, yang terpenting adalah percaya pada apa yang Tuhan pikirkan tentang diri kita, serta menaruh sepenuhnya kepercayaan kepada Tuhan.
“Percaya pada satu-satunya sosok yang tidak akan pernah menimbulkan masalah, yaitu Tuhan,” tuturnya.
Inspirasi spiritual, lanjutnya, datang saat ia merasa terhubung dengan Tuhan dan menjalani hidup seolah Tuhan selalu menyertainya. Saat berada di titik terendah, ia memilih untuk kembali mendekat pada Tuhan sebagai cara untuk bangkit.
(nnz)
Lihat Juga :