Cerita Imam, Mahasiswa UNY yang Perkuat Timnas Voli U-21 di Kejuaraan Dunia China

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 11:22 WIB
loading...
Cerita Imam, Mahasiswa...
Imam Ahmad Faisal, mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Foto/UNY.
A A A
JAKARTA - Imam Ahmad Faisal, mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) semester 3 Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK), terpilih memperkuat Tim Nasional Bola Voli U-21 Indonesia. Ia akan turundi ajang FIVB Men’s U-21 World Championship yang akan berlangsung di China mulai 21 Agustus 2025.

Imam mengaku perjalanan panjangnya dalam menekuni voli tidak selalu mudah. Sejak kelas 4 SD ia sudah mengenal voli, meski awalnya hanya sebatas permainan dasar dan bersifat rekreasi.

Keseriusan baru ia jalani saat pertengahan pandemi Covid-19, ketika mulai berlatih dengan intensitas tinggi dan fokus meniti karier di dunia voli.

Baca juga: Anggota DPRD Bangkalan Muhammad Mosleh Terima 7 Peserta Magang ke PDP DPW Partai Perindo Jatim

“Motivasi awal saya karena ingin melanjutkan karier orangtua. Di antara saudara-saudari saya, saya yang bertekad menekuni voli,” ujarnya, melansir laman UNY, Sabtu (23/8/2025).

Perjalanan menuju Timnas U-21 penuh tantangan. Warga Suryodiningratan, Mantrijeron, Yogyakarta itu harus menjalani latihan dua kali sehari hingga mengorbankan sebagian waktu kuliah.

Ia pernah mengalami pengalaman pahit ketika dipanggil mengikuti kualifikasi World Championship, namun tiga hari sebelum keberangkatan justru mengalami cedera engkel. “Kuncinya menjaga tubuh agar tidak cedera, menstabilkan kemampuan, dan mengendalikan overthinking,” kata Imam.

Baca juga: Talkshow Talenta Digital hingga News Anchor Competition Ramaikan Hari Ketiga Festival Luminex Art & Technology Mahasiswa MNC University

Meski dukungan kampus sangat terasa, ia berharap ada kebijakan yang lebih fleksibel bagi atlet mahasiswa. Saat ditunjuk PBVSI Pusat memperkuat klub di Liga 2 Jepang, Imam sempat kehilangan fokus perkuliahan karena jarak dan intensitas pertandingan.

Walau sudah menyampaikan surat resmi, beberapa nilai akademiknya tetap merosot. “Saya ingin ada kemudahan misalnya ujian bisa diganti dengan tugas, sehingga prestasi olahraga tidak mengorbankan prestasi akademik,” ungkapnya.

Bagi Imam, tampil di FIVB Men’s U-21 World Championship adalah kebanggaan tersendiri. Ini merupakan kali pertama Indonesia berlaga di ajang bergengsi tersebut.

“Senang sekali, karena Indonesia akhirnya bisa ikut serta. Meski cukup kaget melihat perbedaan postur tubuh, anatomi, maupun budaya antara pemain dalam negeri dan luar negeri, pengalaman ini sangat berharga. Saya belajar banyak tentang attitude, SDM, dan juga kebersamaan dengan rekan satu tim,” tutur pria kelahiran Yogyakarta 14 Mei 2005 tersebut.

Selain mengharumkan nama Indonesia, Imam juga bangga bisa membawa nama UNY ke panggung internasional. “Saya ingin memperkenalkan budaya Indonesia melalui voli dan menunjukkan bahwa mahasiswa FIKK UNY bisa bersaing di level dunia,” tambahnya. Walau prestasi akademik sempat terpengaruh, Imam mengaku kehidupan pribadinya semakin mandiri, disiplin, dan sportif. Dukungan keluarga, terutama orang tua, menjadi sumber kekuatan utama.

Ke depan, pehobi bola voli itu bercita-cita bisa menembus tim inti Timnas Senior dan menggantikan idolanya, Rivan Nurmulki. Ia juga menitip pesan kepada PBVSI Pusat untuk lebih memperhatikan daerah-daerah yang jarang terjangkau. “Saya yakin banyak atlet berbakat di pelosok yang belum terlihat,” papar Imam.

“Jangan patah semangat, jangan lupakan ibadah. Ketika terpuruk, hanya Tuhan yang bisa menolong. Perbanyak sedekah, tahajud, dan jangan lupa usaha keras,” pesan Imam.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Kenal Menyerah,...
Tak Kenal Menyerah, Maryanti Jadi Lulusan Terbaik UNY 2026 Meski Kuliah Sambil Berwirausaha
Jurusan UNY Terketat...
Jurusan UNY Terketat dan Paling Diminati Calon Mahasiswa di SNBT 2026
Jurusan Terketat dan...
Jurusan Terketat dan Terfavorit UNY pada SNBP 2026, Kedokteran dan Manajemen Teratas
Kisah Septaberlianto,...
Kisah Septaberlianto, Penerima KIP Kuliah UNY yang Lulus Cumlaude dengan Segudang Prestasi
15 Universitas Terbaik...
15 Universitas Terbaik Jurusan Pendidikan di Indonesia Versi THE WUR by Subject 2026
Anak Penjual Es Teh...
Anak Penjual Es Teh Jadi Wisudawan dengan IPK Tertinggi di UNY, Ini Kisah Betran Yunior
Motif Skandal Riset...
Motif Skandal Riset Palsu Internasional, Pelaku Incar Travel Grant ke Luar Negeri
Skandal Riset Palsu...
Skandal Riset Palsu Internasional, Mendiktisaintek Ungkap 4 Terduga Pelaku Lulusan UNY
Peringati HJB ke-544,...
Peringati HJB ke-544, Karang Taruna Gelar Turnamen Voli Istimewa 2026 di Desa Malasari
Rekomendasi
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Ujian Tahun Pertama...
Ujian Tahun Pertama Kepengurusan AMKI, Mencari Bentuk di Tengah Industri Media
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Berita Terkini
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Mahasiswa Doktoral UNJ...
Mahasiswa Doktoral UNJ Perkuat Literasi Keuangan bagi Calon Guru Malaysia di UTHM
Mengelola Risiko Jadi...
Mengelola Risiko Jadi Skill Penting yang Harus Dimiliki Entrepreneur Muda
Momen Haru di Wisuda...
Momen Haru di Wisuda Unesa, Ibu Terima Ijazah Putrinya yang Wafat Sebelum Kelulusan
Kisah Syahla, Anak Driver...
Kisah Syahla, Anak Driver Ojol dan Penjual Nasi Lolos UGM lewat Jalur SNBP
Teknik Elektro UMB Hadirkan...
Teknik Elektro UMB Hadirkan Teknologi Tepat Guna dan Akuaponik di Srengseng
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved