Mensos: Siswa Sekolah Rakyat Dapat Laptop Akhir September
Selasa, 09 September 2025 - 08:06 WIB
loading...
Mensos Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memastikan pengadaan laptop untuk Sekolah Rakyat masih berjalan. Targetnya, siswa Sekolah Rakyat akan menerima laptop tersebut pada akhir September 2025. Foto/Avirista Midaada
A
A
A
MALANG - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memastikan pengadaan laptop untuk Sekolah Rakyat masih berjalan. Targetnya, siswa Sekolah Rakyat tingkat SMP dan SMA di seluruh Indonesia akan menerima laptop tersebut pada akhir September 2025.
"Laptopnya pengadaan saya belum tahu laptopnya kayak apa, tapi kan kita harapkan akhir September sudah di tangan siswa," kata Mensos Saifullah Yusuf saat kunjungan ke Kota Malang , Jawa Timur, Senin (8/9/2025).
Saat ini, proses pengadaan laptop masih berjalan. Dia belum tahu siapa pemenang tender lelang dari pihak swasta. Namun yang jelas, pada akhir September mendatang rampung. Selain laptop, ditargetkan setiap kelas di Sekolah Rakyat juga memiliki papan tulis digital.
Baca Juga: Siswa Sekolah Rakyat Dapat Laptop, Mensos Gus Ipul Jamin Pengadaan Transparan
"Akhir September insyaallah sudah di tangan siswa, termasuk seragam, termasuk papan tulis digital. Papan tulisnya juga akan digital nanti akhir September kita lihat saja apakah sudah ada," kata mantan Bupati Pasuruan ini.
Gus Ipul menegaskan tak akan main-main dalam pengawasan pengadaan laptop ini. Bahkan, untuk pengawasannya Kementerian Sosial (Kemensos) melibatkan kejaksaan dan kepolisian. Apalagi berkaca pada kasus pengadaan laptop Chromebook yang menjerat mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim. Nadiem ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).
"Saya sudah minta ke bagian pengadaan untuk tidak main-main, untuk tidak melakukan penyimpangan-penyimpangan. Saya minta pendampingnya juga dari kepolisian dan kejaksaan, dengan LKPP," tegasnya.
Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto. Program Sekolah Rakyat ini menyasar masyarakat tak mampu yang memiliki putra-putri yang putus sekolah karena keterbatasan biaya. Pada tahap awal, pemerintah di bawah Kemensos merintis sebanyak 100 Sekolah Rakyat.
"Laptopnya pengadaan saya belum tahu laptopnya kayak apa, tapi kan kita harapkan akhir September sudah di tangan siswa," kata Mensos Saifullah Yusuf saat kunjungan ke Kota Malang , Jawa Timur, Senin (8/9/2025).
Saat ini, proses pengadaan laptop masih berjalan. Dia belum tahu siapa pemenang tender lelang dari pihak swasta. Namun yang jelas, pada akhir September mendatang rampung. Selain laptop, ditargetkan setiap kelas di Sekolah Rakyat juga memiliki papan tulis digital.
Baca Juga: Siswa Sekolah Rakyat Dapat Laptop, Mensos Gus Ipul Jamin Pengadaan Transparan
"Akhir September insyaallah sudah di tangan siswa, termasuk seragam, termasuk papan tulis digital. Papan tulisnya juga akan digital nanti akhir September kita lihat saja apakah sudah ada," kata mantan Bupati Pasuruan ini.
Gus Ipul menegaskan tak akan main-main dalam pengawasan pengadaan laptop ini. Bahkan, untuk pengawasannya Kementerian Sosial (Kemensos) melibatkan kejaksaan dan kepolisian. Apalagi berkaca pada kasus pengadaan laptop Chromebook yang menjerat mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim. Nadiem ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).
"Saya sudah minta ke bagian pengadaan untuk tidak main-main, untuk tidak melakukan penyimpangan-penyimpangan. Saya minta pendampingnya juga dari kepolisian dan kejaksaan, dengan LKPP," tegasnya.
Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto. Program Sekolah Rakyat ini menyasar masyarakat tak mampu yang memiliki putra-putri yang putus sekolah karena keterbatasan biaya. Pada tahap awal, pemerintah di bawah Kemensos merintis sebanyak 100 Sekolah Rakyat.
(zik)
Lihat Juga :