Tim Mahasiswa UI, Unsrat, Unila, dan UGM Jadi Pemenang Genera-Z Berbakti 2025

Kamis, 11 September 2025 - 20:27 WIB
loading...
Tim Mahasiswa UI, Unsrat,...
Cuplikan Video Gen Z Bergerak: Bakti untuk Indonesia yang merangkum pengabdian 4 tim mahasiswa di 4 desa wisata binaan Bakti BCA. Foto/Ist.
A A A
JAKARTA - 4 tim mahasiswa dari perguruan tinggi terkemuka UI, Unsrat, UGM, dan Unila berhasil keluar menjadi pemenang program Genera-Z Berbakti yang diselenggarakan Bakti BCA.

Genera-Z Berbakti merupakan inisiatif Bakti BCA yang dirancang sebagai kompetisi call for proposal bagi mahasiswa di Indonesia. Melalui program ini, Bakti BCA tidak hanya menyediakan pendanaan, tetapi juga membuka akses bagi para mahasiswa untuk mengimplementasikan gagasannya secara langsung di 4 desa binaan Bakti BCA.

Antusiasme generasi muda untuk berkontribusi cukup tinggi. Ada lebih dari 250 proposal dari 98 perguruan tinggi negeri maupun swasta, baik di dalam maupun luar negeri, yang diterima Bakti BCA.

Baca juga: Purbaya Yudhi Sadewa Perkuat Barisan 6 Menteri Alumni ITB di Kabinet Prabowo

Dari jumlah tersebut, 8 tim finalis terpilih mengikuti fase penjurian di hadapan 3 panelis, yakni Nicholas Saputra, Happy Salma, serta Ilmuwan & Pencetus Metode GASING Prof. Yohanes Surya. Proses penjurian dapat disaksikan melalui tautan bca.id/genzjuara .

Setelah melewati babak penjurian yang sengit, terpilih 4 tim pemenang yang berhak mendapatkan pendanaan untuk menjalankan program pengabdian berdasarkan proposal mereka, yaitu tim dari Universitas Indonesia (UI), Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT),

Universitas Lampung (UNILA), dan Universitas Gadjah Mada (UGM). Keempat tim tersebut lantas mengimplementasikan gagasan di desa tujuan selama kurang lebih satu bulan.

Profil dan Program Inovatif 4 Tim Pemenang

Setiap tim pemenang membawa solusi unik yang disesuaikan dengan tantangan dan potensi di masing-masing desa. Berikut adalah program yang diusung 4 tim pemenang Genera-Z Berbakti:

1. UI di Desa Wisata Edelweiss Wonokitri, Jawa Timur

Program yang diusung tim UI mengambil nama SAVANA, yang merupakan singkatan dari Sustainable Action for Village, Agriculture, Nature, and Health. Selama kurang lebih 1 bulan, tim UI berhasil mengimplementasikan aksi konservasi edelweis melalui program “Jurnal Edelweis”, memasang 2 alat pemantauan curah hujan dan mitigasi risiko longsor bernama “SiCuhal”, mengadakan lokakarya pestisida organik yang diikuti 90 peserta dari Kelompok Tani dan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), serta menggelar pemeriksaan kesehatan bagi 90 warga sekaligus memberikan edukasi tentang hipertensi.

3.Unsrat di Desa Wisata Pulau Derawan, Kalimantan Timur

Membawa program berjudul “Derawan Sehat, Derawan Hebat”, UNSRAT berfokus pada isu kesehatan dan sanitasi. Selama masa pengabdian mereka, tim Unsrat memasang 1 unit alat filter air menggunakan sistem filtrasi dan UV sterilizer, instalasi 1 unit alat bioseptic di penginapan terapung Derawan, membangun 1 unit alat biogas satu tahap dengan memanfaatkan limbah organik rumah tangga dan usaha kuliner. Menyasar terciptanya generasi penerus bangsa yang berkualitas, Unsrat menggelar edukasi terkait pencegahan stunting dan pentingnya sanitasi lingkungan bagi anak-anak dan keluarga.

3. Unila di Desa Wisata Kiluan Negeri, Lampung

Lain lagi cerita tim Unila yang menggunakan pendekatan berbasis teknologi sebagai strategi utama. Mereka memanfaatkan internet of things (IoT) untuk menciptakan sistem peringatan dini tsunami bencana bernama Smart Detector Tsunami. Sebanyak 5 unit alat tersebut telah terpasang di perairan Teluk Kiluan, menjadi sistem pencegah kebencanaan di masa mendatang. Selain itu, tim Unila berhasil mentransplantasi 150 bibit terumbu karang baru di sekitar perairan Teluk Kiluan, serta melakukan program penanaman 1.000 pohon mangrove. Kelompok beranggotakan 10 orang ini juga menggelar program Eco Education yang berhasil menjangkau hampir 80 warga, sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang mitigasi bencana.

4. UGM di Desa Wisata Dayun, Riau

Terakhir, tim UGM mengusung program “Optimalisasi Pengembangan Wisata Berbasis Digital dan Pusat Budaya Melayu”. Kelompok beranggotakan 12 orang ini menyelenggarakan pameran kuliner lokal serta Festival Kebudayaan Melayu Siak yang berhasil menarik lebih dari 6.000 pengunjung dalam 2 hari. Mereka juga merancang program Trash to Cash, dalam rangka mengubah menjadi sumber penghasilan atau produk yang bernilai ekonomi. Tim UGM juga mengimplementasikan program pelatihan digital marketing dan storytelling budaya untuk mendorong pengembangan pariwisata.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kisah Rofi, Anak Pedagang...
Kisah Rofi, Anak Pedagang Ikan Keliling yang Lolos SNBP dan Kuliah di UGM
UNJ Dorong Pendidikan...
UNJ Dorong Pendidikan Inklusif melalui Penguatan Kapasitas Guru di PKBM Ghaisan Cendekia
Perjuangan Andini, Anak...
Perjuangan Andini, Anak Tukang Bengkel yang Diterima di FEB UGM dan Beasiswa Penuh
Kisah Fathan Diterima...
Kisah Fathan Diterima Kuliah Gratis di UGM, Anak Penjual Kantin yang Pantang Menyerah
Cerita Leni, Anak Buruh...
Cerita Leni, Anak Buruh Tani yang Lolos Akuntansi UGM Lewat SNBP dan Kuliah Gratis
Teknik Elektro UMB Hadirkan...
Teknik Elektro UMB Hadirkan Teknologi Tepat Guna dan Akuaponik di Srengseng
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
UNJ Dampingi Penguatan...
UNJ Dampingi Penguatan Kapasitas Guru PKBM Ghaisan Cendekia
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
Rekomendasi
Asal Usul Rebo Wekasan,...
Asal Usul Rebo Wekasan, Hukum Salat Sunnah dan Sedekah Tolak Bala Menurut Islam
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
Berita Terkini
MNC University Gandeng...
MNC University Gandeng IDBW 2026, Bekali Mahasiswa Hadapi Peluang Karier dan Finansial di Era Web3
Apa Itu Universitas...
Apa Itu Universitas Republik Indonesia yang Dibentuk Prabowo dan Dipimpin Donny Ermawan?
Tingkatkan Literasi...
Tingkatkan Literasi Digital Sejak Dini, Mahasiswa FIKOM UP Edukasi Siswa MTs Al-Islamiyah Bogor
Bukan Pelajaran, Ini...
Bukan Pelajaran, Ini Tantangan Terbesar Pangeran George di Sekolah Baru
KKP Luncurkan Ocean...
KKP Luncurkan Ocean Institute of Indonesia, Enam Menteri Ikut Meresmikan
9 Kementerian dan Lembaga...
9 Kementerian dan Lembaga yang Buka Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Jadi CPNS
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved