Pendidikan Pita Limjaroenrat, Ketua Partai Anak Muda Thailand yang Ngobrol dengan Anies Baswedan
Selasa, 07 Oktober 2025 - 18:24 WIB
loading...
Pita Limjaroenrat jadi sorotan warganet Indonesia setelah Anies Baswedan memposting video diskusi keduanya. Foto/Instagram Anies Baswedan.
A
A
A
JAKARTA - Pita Limjaroenrat jadi sorotan warganet Indonesia setelah Anies Baswedan memposting video diskusi keduanya di Instagram pribadinya. Pita ternyata telah menjadi pusat perhatian politik di Thailand.
Pita Limjaroenrat merupakan figur politik yang sukses membawa Partai Move Forward (MFP) meraih kemenangan dalam Pemilu Thailand pada Mei 2023, dengan perolehan suara lebih dari 14 juta.
Baca juga: Pita Limjaroenrat: Saya Tidak Akan Menyerah dalam Politik Thailand
Meskipun partainya meraih suara dan kursi terbanyak, perjalanan politik Pita penuh rintangan yang menunjukkan ketegangan antara aspirasi rakyat akan reformasi dan kekuatan konservatif yang menjaga tatanan lama.
Lama tak terdengar beritanya, Pita kemudian jadi sorotan di Indonesia melalui postingan Instagram Anies Baswedan.
Anies pada unggahan terbarunya memosting saat ia, Pita, dan Dino Patti Djalal sedang berdiskusi di forum ASEAN for The People Conference. Hingga saat ini unggahan tersebut sudah disukai oleh lebih dari 40.000 orang.
Baca juga: Pemilu Thailand: Oposisi Kalahkan Partai Militer, Pita Limjaroenrat Kandidat Perdana Menteri
Anies bertanya kepada Pita tentang opininya mengenai masa depan demokrasi di Asia Tenggara. Kata Pita, situasi politik di Asia itu sangat dinamis.
"Situasi politik di Asia bisa terbakar, mendidih, mundur, atau berkembang. Jadi sangat penting ASEAN melangkah maju dan pegiat demokrasi harus mewujudkan dan pemuda ASEAN harus memutuskan," ujarnya.
Lahir pada 5 September 1980, Pita mengawali pendidikannya di Bangkok sebelum melanjutkan ke Selandia Baru. Ia kemudian mendapatkan beasiswa untuk kuliah di Harvard University.
Baca juga: Anies Sidak SPBU Shell, Temukan Fakta Pahit: Gaji Karyawan Dipotong, Dipaksa Jualan Kopi
Berasal dari keluarga yang berkecimpung di dunia politik dan bisnis, Pita berhasil mneyelamatkan perusahaan milik mendiang ayahnya dari kebangkrutan saat usianya masih 25 tahun.
Pada 2012, ia menikah, namun pernikahannya berakhir dengan perceraian pada 2019. Di kalangan anak muda, Pita dikenal sebagai sosok progresif yang digemari karena pemikirannya yang modern.
Pita terjun ke dunia politik pada 2018 melalui Partai Maju Bergerak. Ia dikenal karena latar belakang pendidikannya yang kuat serta berbicara yang santun, yang membuatnya disukai banyak pihak.
Pita menempuh pendidikan sekolah dasar di Bangkok Christian College dan melanjutkan pendidikan menengahnya di Hamilton, Selandia Baru.
Pada tahun 2002, ia meraih gelar Sarjana Keuangan dengan predikat kehormatan kelas satu dari Fakultas Perdagangan dan Akuntansi, Universitas Thammasat.
Selanjutnya, pada tahun 2011, Pita menyelesaikan dua program magister sekaligus, yaitu Magister Kebijakan Publik dari John F. Kennedy School of Government, Universitas Harvard, dan Magister Administrasi Bisnis dari Sloan School of Management, Massachusetts Institute of Technology (MIT).
M/G Shofwatuzzahro
Pita Limjaroenrat merupakan figur politik yang sukses membawa Partai Move Forward (MFP) meraih kemenangan dalam Pemilu Thailand pada Mei 2023, dengan perolehan suara lebih dari 14 juta.
Baca juga: Pita Limjaroenrat: Saya Tidak Akan Menyerah dalam Politik Thailand
Meskipun partainya meraih suara dan kursi terbanyak, perjalanan politik Pita penuh rintangan yang menunjukkan ketegangan antara aspirasi rakyat akan reformasi dan kekuatan konservatif yang menjaga tatanan lama.
Lama tak terdengar beritanya, Pita kemudian jadi sorotan di Indonesia melalui postingan Instagram Anies Baswedan.
Anies pada unggahan terbarunya memosting saat ia, Pita, dan Dino Patti Djalal sedang berdiskusi di forum ASEAN for The People Conference. Hingga saat ini unggahan tersebut sudah disukai oleh lebih dari 40.000 orang.
Baca juga: Pemilu Thailand: Oposisi Kalahkan Partai Militer, Pita Limjaroenrat Kandidat Perdana Menteri
Anies bertanya kepada Pita tentang opininya mengenai masa depan demokrasi di Asia Tenggara. Kata Pita, situasi politik di Asia itu sangat dinamis.
"Situasi politik di Asia bisa terbakar, mendidih, mundur, atau berkembang. Jadi sangat penting ASEAN melangkah maju dan pegiat demokrasi harus mewujudkan dan pemuda ASEAN harus memutuskan," ujarnya.
Lahir pada 5 September 1980, Pita mengawali pendidikannya di Bangkok sebelum melanjutkan ke Selandia Baru. Ia kemudian mendapatkan beasiswa untuk kuliah di Harvard University.
Baca juga: Anies Sidak SPBU Shell, Temukan Fakta Pahit: Gaji Karyawan Dipotong, Dipaksa Jualan Kopi
Berasal dari keluarga yang berkecimpung di dunia politik dan bisnis, Pita berhasil mneyelamatkan perusahaan milik mendiang ayahnya dari kebangkrutan saat usianya masih 25 tahun.
Pada 2012, ia menikah, namun pernikahannya berakhir dengan perceraian pada 2019. Di kalangan anak muda, Pita dikenal sebagai sosok progresif yang digemari karena pemikirannya yang modern.
Pita terjun ke dunia politik pada 2018 melalui Partai Maju Bergerak. Ia dikenal karena latar belakang pendidikannya yang kuat serta berbicara yang santun, yang membuatnya disukai banyak pihak.
Riwayat Pendidikan Pita Limjaroenrat
Pita menempuh pendidikan sekolah dasar di Bangkok Christian College dan melanjutkan pendidikan menengahnya di Hamilton, Selandia Baru.
Pada tahun 2002, ia meraih gelar Sarjana Keuangan dengan predikat kehormatan kelas satu dari Fakultas Perdagangan dan Akuntansi, Universitas Thammasat.
Selanjutnya, pada tahun 2011, Pita menyelesaikan dua program magister sekaligus, yaitu Magister Kebijakan Publik dari John F. Kennedy School of Government, Universitas Harvard, dan Magister Administrasi Bisnis dari Sloan School of Management, Massachusetts Institute of Technology (MIT).
M/G Shofwatuzzahro
(nnz)
Lihat Juga :