LLDikti III: KIP Kuliah Jangan Terbatas Hanya untuk Perguruan Tinggi Unggul
Selasa, 07 Oktober 2025 - 21:38 WIB
loading...
LLDikti Wilayah III audiensi dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan jajaran Pemprov DKI lainnya. Foto/LLDikti 3.
A
A
A
JAKARTA - Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III Henri Tambunan menjelaskan bahwa salah satu fokus penting LLDikti Wilayah III adalah pendistribusian Kartu Indonesia Pintar ( KIP) Kuliah kepada mahasiswa perguruan tinggi swasta (PTS).
Dari total 10.265 usulan kuota yang diajukan oleh perguruan tinggi, hanya 2.456 kuota yang dapat terpenuhi. Ia berharap agar kuota KIP Kuliah dapat diperluas, sehingga pemerataan
kesempatan pendidikan tinggi dapat dirasakan secara lebih adil oleh seluruh lapisan masyarakat.
Baca juga: 5 Penyebab Dana KIP Kuliah 2025 Belum Cair ke Rekening Mahasiswa, Cek Statusmu Sekarang
“Kami berharap agar kuota KIP Kuliah tidak hanya difokuskan pada perguruan tinggi dengan akreditasi unggul, tetapi juga dapat menjangkau PTS dengan berbagai tingkatan akreditasi lainnya.” ujar Henri Tambunan, melalui siaran pers, Selasa (7/10/2025).
Hal ini ia sampaikan saat audiensi dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan jajaran pejabat DKI lainnya dalam audiensi di Balai Kota DKI Jakarta.
Baca juga: Pendaftaran KIP Kuliah 2025 Jalur Mandiri PTN dan PTS Segera Ditutup, Cek Informasinya
LLDikti Wilayah III saat ini menaungi 249 perguruan tinggi di wilayah DKI Jakarta, terdiri dari 246 PTS dan 3 perguruan tinggi negeri (PTN). Lembaga ini memiliki peran utama dalam memfasilitasi peningkatan mutu pendidikan tinggi.
Lebih lanjut, LLDikti Wilayah III juga menyampaikan komitmennya untuk mendukung penuh berbagai program pendidikan yang dijalankan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, antara lain Program Sekolah Swasta Gratis, Bantuan Pemutihan Ijazah, Sekolah Lansia, Kartu Jakarta Pintar (KJP), dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).
Henri Tambunan menambahkan bahwa LLDikti Wilayah III siap memperluas kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam upaya penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan global.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyampaikan apresiasinya terhadap komitmen LLDikti Wilayah III dan mendukung penuh upaya peningkatan akses beasiswa bagi mahasiswa di wilayah DKI Jakarta.
“Saya sependapat juga bahwa PTS dengan akreditasi lainnya juga perlu mendapatkan kuota KJMU," tutur Pramono.
Ia juga menyampaikan, perbaikan pendidikan melalui peningkatan mutu menjadi prioritas utama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pendidikan yang berkualitas diyakini menjadi fondasi bagi kemajuan sumber daya manusia dan daya saing Jakarta sebagai kota global.
Lebih jauh, Pramono menyampaikan visi jangka panjang Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai kota global, termasuk rencana penyediaan beasiswa luar negeri bagi mahasiswa Jakarta yang berprestasi.
Program ini akan didanai oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai wujud komitmen terhadap pengembangan SDM unggul dan berdaya saing internasional.
Audiensi ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat kolaborasi lintas lembaga antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan LLDikti Wilayah III. Melalui sinergi ini, diharapkan berbagai kebijakan dan program pendidikan dapat berjalan lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan.
Dari total 10.265 usulan kuota yang diajukan oleh perguruan tinggi, hanya 2.456 kuota yang dapat terpenuhi. Ia berharap agar kuota KIP Kuliah dapat diperluas, sehingga pemerataan
kesempatan pendidikan tinggi dapat dirasakan secara lebih adil oleh seluruh lapisan masyarakat.
Baca juga: 5 Penyebab Dana KIP Kuliah 2025 Belum Cair ke Rekening Mahasiswa, Cek Statusmu Sekarang
“Kami berharap agar kuota KIP Kuliah tidak hanya difokuskan pada perguruan tinggi dengan akreditasi unggul, tetapi juga dapat menjangkau PTS dengan berbagai tingkatan akreditasi lainnya.” ujar Henri Tambunan, melalui siaran pers, Selasa (7/10/2025).
Hal ini ia sampaikan saat audiensi dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan jajaran pejabat DKI lainnya dalam audiensi di Balai Kota DKI Jakarta.
Baca juga: Pendaftaran KIP Kuliah 2025 Jalur Mandiri PTN dan PTS Segera Ditutup, Cek Informasinya
LLDikti Wilayah III saat ini menaungi 249 perguruan tinggi di wilayah DKI Jakarta, terdiri dari 246 PTS dan 3 perguruan tinggi negeri (PTN). Lembaga ini memiliki peran utama dalam memfasilitasi peningkatan mutu pendidikan tinggi.
Lebih lanjut, LLDikti Wilayah III juga menyampaikan komitmennya untuk mendukung penuh berbagai program pendidikan yang dijalankan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, antara lain Program Sekolah Swasta Gratis, Bantuan Pemutihan Ijazah, Sekolah Lansia, Kartu Jakarta Pintar (KJP), dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).
Henri Tambunan menambahkan bahwa LLDikti Wilayah III siap memperluas kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam upaya penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan global.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyampaikan apresiasinya terhadap komitmen LLDikti Wilayah III dan mendukung penuh upaya peningkatan akses beasiswa bagi mahasiswa di wilayah DKI Jakarta.
“Saya sependapat juga bahwa PTS dengan akreditasi lainnya juga perlu mendapatkan kuota KJMU," tutur Pramono.
Ia juga menyampaikan, perbaikan pendidikan melalui peningkatan mutu menjadi prioritas utama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pendidikan yang berkualitas diyakini menjadi fondasi bagi kemajuan sumber daya manusia dan daya saing Jakarta sebagai kota global.
Lebih jauh, Pramono menyampaikan visi jangka panjang Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai kota global, termasuk rencana penyediaan beasiswa luar negeri bagi mahasiswa Jakarta yang berprestasi.
Program ini akan didanai oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai wujud komitmen terhadap pengembangan SDM unggul dan berdaya saing internasional.
Audiensi ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat kolaborasi lintas lembaga antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan LLDikti Wilayah III. Melalui sinergi ini, diharapkan berbagai kebijakan dan program pendidikan dapat berjalan lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan.
(nnz)
Lihat Juga :