TKA Perdana untuk SLTA Siap Digelar, Pendaftar Capai 3,5 Juta Siswa

Jum'at, 17 Oktober 2025 - 17:53 WIB
loading...
TKA Perdana untuk SLTA...
Kepala Bidang Pengembangan dan Fasilitasi Pelaksanaan Asesmen Pusmendik Kemendikdasmen, Handaru Catu Bagus dalam sebuah podcast. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan pelaksanaan perdana Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk siswa tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) siap digelar pada 3-4 November 2025. Persiapan teknis terus dimatangkan, dengan tingkat kesiapan mencapai 90%.

Kepala Bidang Pengembangan dan Fasilitasi Pelaksanaan Asesmen Pusmendik Kemendikdasmen, Handaru Catu Bagus menyatakan bahwa sistem TKA dirancang mirip dengan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) yang selama ini telah diterapkan.

"Secara sistem mirip dengan ANBK. Jadi kalau dibilang berapa persen kesiapan, kami menyebutnya sudah di kisaran 90 persen," kata Handaru dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (17/10/2025).

Menurut data Kemendikdasmen, hingga penutupan pendaftaran pada 5 Oktober 2025, sebanyak 3.518.167 siswa dari 43.918 satuan pendidikan telah terdaftar sebagai peserta. Mereka berasal dari SMA, SMK, MA, serta sekolah-sekolah keagamaan dan khusus yang memiliki NPSN dan NISN yang valid.

Kemendikdasmen saat ini masih memantau kesiapan teknis sekolah penyelenggara. Laporan final kesiapan dijadwalkan masuk hingga 17 Oktober 2025, sebelum dilakukan pemetaan dan mitigasi terhadap potensi kendala, termasuk pemadaman listrik.

"Kalau mati lampu dan waktunya masih ada, tes tetap bisa dilanjutkan dengan tambahan waktu toleransi. Kalau memang tidak bisa, akan ada jadwal susulan pada 23–27 November 2025," jelas Handaru.

Namun, apabila gangguan juga terjadi saat jadwal susulan, peserta tidak diberi kesempatan ulang. Data yang sempat terekam akan digunakan sebagai hasil akhir.

Hasil TKA Bisa Digunakan untuk Banyak Keperluan

Pelaksanaan TKA telah diatur dalam Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025. Hasil tes ini akan digunakan untuk berbagai kebutuhan penting, seperti seleksi masuk jenjang pendidikan selanjutnya, penyetaraan pendidikan nonformal, hingga seleksi akademik untuk lembaga kedinasan dan BUMN.

"Kami ingin meyakinkan instansi seperti Akmil, Akpol, sekolah kedinasan, dan BUMN agar memanfaatkan hasil TKA seperti dulu menggunakan hasil ujian nasional," kata Handaru.

Selain itu, hasil TKA dapat dijadikan portofolio akademik oleh lulusan, terutama bagi siswa SMK yang ingin melanjutkan pendidikan atau masuk dunia kerja.

TKA akan dilaksanakan dalam dua gelombang untuk sekolah formal:

* Gelombang 1: 3–4 November 2025
* Gelombang 2: 5–6 November 2025

Untuk satuan pendidikan nonformal, tes dijadwalkan pada 8–9 November 2025, dengan jadwal susulan 23–27 November 2025. Seluruh pelaksanaan akan dilakukan di sekolah masing-masing.

Dalam kesempatan yang sama, psikolog Neliana Puspitasari menekankan bahwa TKA bukanlah ujian yang harus ditakuti oleh siswa. "TKA itu bukan sesuatu yang menakutkan. Justru dari hasilnya, kita bisa tahu potensi anak berada di bidang apa," ungkapnya.

Ia juga mengingatkan bahwa hasil TKA yang kurang maksimal bukanlah kegagalan, melainkan peluang untuk lebih mengenal kekuatan diri di luar aspek akademik. "Ada kecerdasan musik, bahasa, dan juga kemampuan mengelola emosi. Orang tua dan guru perlu menjadi support system agar anak tidak merasa tertekan," ujarnya.

Neliana mendorong siswa untuk mempersiapkan diri tanpa membandingkan diri dengan orang lain. "Yang penting sudah berusaha dan belajar dengan sungguh-sungguh. Kalau pun hasilnya belum maksimal, itu bukan akhir dari segalanya," tambahnya.

Berdasarkan data BSKAP Kemendikdasmen, mayoritas peserta TKA 2025 berasal dari jenjang SMA sebanyak 1,75 juta siswa, diikuti SMK sebanyak 1,59 juta, dan Madrasah Aliyah (MA) sekitar 506 ribu siswa. Beberapa sekolah keagamaan dan sekolah luar biasa (SLB) juga turut berpartisipasi dalam pelaksanaan TKA tahun ini.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jadwal TKA SMA 2026...
Jadwal TKA SMA 2026 Resmi Dirilis, Simak Tips Jitu Raih Nilai Tertinggi
WSIS Prizes 2026 PBB:...
WSIS Prizes 2026 PBB: Dua Program Digitalisasi Kemendikdasmen Diakui Dunia
SD Islam Al-Azhar Kelapa...
SD Islam Al-Azhar Kelapa Gading Surabaya Raih Posisi 5 Besar TKA 2026
Kemendikdasmen Dukung...
Kemendikdasmen Dukung SE KPK untuk Cegah Korupsi dan Gratifikasi di SPMB 2026
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
OSN 2026 Diikuti 941.692...
OSN 2026 Diikuti 941.692 Peserta, Kemendikdasmen Tegaskan Integritas dan Transparansi
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Pemulihan Pascabencana,...
Pemulihan Pascabencana, 3.084 Sekolah di Sumatera Direvitalisasi
PKM di SMAN 3 Tangerang,...
PKM di SMAN 3 Tangerang, UMB Bekali Siswa Hadapi Industri Kreatif Global
Rekomendasi
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Kapolri: Kegiatan Sebelum Diserahkan ke Kejaksaan
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
Berita Terkini
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Fresh Graduate Merapat!...
Fresh Graduate Merapat! Magang Nasional Angkatan 2 2026 Segera Dibuka
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved