7 Menteri dan Wamen di Kabinet Prabowo Ternyata Santri, Cak Imin hingga Raja Juli

Selasa, 21 Oktober 2025 - 19:11 WIB
loading...
7 Menteri dan Wamen...
Setidaknya ada tujuh tokoh yang dikenal sebagai santri dan kini dipercaya mengemban amanah penting di pemerintahan. Foto/IG @cakiminow.
A A A
JAKARTA - Dalam momentum Hari Santri Nasional yang diperingati setiap 22 Oktober, berikut daftar menteri dan wakil menteri di kabinet Presiden Prabowo Subianto merupakan lulusan pesantren.

Setidaknya ada tujuh tokoh yang dikenal sebagai santri dan kini dipercaya mengemban amanah penting di pemerintahan. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata bahwa pesantren tidak hanya mencetak ulama, tetapi juga pemimpin bangsa yang berperan besar di berbagai bidang. Siapa saja mereka?

Baca juga: Persiapan Acara Besok, Ini Susunan Upacara Hari Santri Nasional 2025

7 Santri yang Jadi Menteri dan Wamen di Kabinet Prabowo

1. Muhaimin Iskandar – Menko Pemberdayaan Masyarakat


Muhaimin Iskandar atau Cak Imin merupakan keturunan ulama besar pendiri Nahdlatul Ulama (NU), KH. Bisri Syansyuri. Santri asal Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar, Jombang ini menempuh pendidikan di MAN 1 Yogyakarta, kemudian melanjutkan kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM) dan program magister di Universitas Indonesia (UI).

Sebelum dipercaya menjadi Menko Pemberdayaan Masyarakat, Cak Imin dikenal sebagai mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi serta Wakil Ketua DPR termuda pada periode 1999–2004.

Baca juga: Sejarah Hari Santri: Dari Resolusi Jihad hingga Penetapan 22 Oktober sebagai Hari Bersejarah

2. Nasaruddin Umar – Menteri Agama


Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, juga berasal dari lingkungan pesantren. Ia menempuh pendidikan di Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang, Sulawesi Selatan. Setelahnya, ia melanjutkan studi di IAIN Alauddin Ujung Pandang dan UIN Jakarta hingga meraih gelar doktor.

Dikenal sebagai sosok moderat dan berwawasan luas, Nasaruddin pernah menjabat Wakil Menteri Agama periode 2011–2014 sebelum dipercaya kembali menjadi Menag di kabinet Prabowo-Gibran.

3. Saifullah Yusuf – Menteri Sosial


Saifullah Yusuf atau Gus Ipul adalah santri jebolan Ponpes Mambaul Ma’arif Denanyar, Jombang, yang sama dengan Cak Imin. Ia sempat menjadi Ketua Umum GP Ansor dan meniti karier panjang di dunia politik hingga dipercaya menjadi Mensos.

Baca juga: Hari Santri 2025: Santri Jadi Penjaga Iman dan Keindonesiaan

Lahir di Pasuruan pada 28 Agustus 1964, Gus Ipul dikenal sebagai tokoh NU yang pernah menjabat Wakil Gubernur Jawa Timur dan Walikota Pasuruan. Ia menempuh pendidikan tinggi di Universitas Nasional (Unas) Jakarta dan lulus pada 2005.

4. Nusron Wahid – Menteri Agraria dan Tata Ruang/BPN


Menteri ATR/BPN Nusron Wahid merupakan santri asli Kudus. Sejak kecil ia menimba ilmu di lembaga pendidikan Islam seperti MTs Qudsiyyah dan MA Qudsiyyah Kudus, sebelum melanjutkan kuliah di Universitas Indonesia dan meraih gelar magister ekonomi dari IPB University.
Selain aktif di dunia politik, Nusron juga dikenal sebagai mantan Ketua Umum GP Ansor dan tokoh muda NU yang vokal.

5. Raja Juli Antoni – Menteri Kehutanan


Raja Juli Antoni adalah santri Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Garut. Selama enam tahun ia menimba ilmu agama di sana sebelum melanjutkan kuliah di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Raja Antoni kemudian mendapat beasiswa Chevening untuk studi di University of Bradford, Inggris, serta beasiswa doktoral di University of Queensland, Australia. Ia dikenal sebagai figur muda progresif di kabinet Prabowo.

6. Anis Matta – Wakil Menteri Luar Negeri


Lahir di Bone, Sulawesi Selatan, Anis Matta sempat menempuh pendidikan pesantren di Darul Arqam Gombara, Makassar, pada masa SMP hingga SMA. Ia lalu melanjutkan studi di Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) Jakarta dan meraih gelar sarjana syariah pada 1992.
Anis dikenal sebagai tokoh politik yang fasih berdakwah, menulis, dan memiliki pemikiran Islam modern.

7. Faisol Riza – Wakil Menteri Perindustrian


Faisol Riza, politisi asal Probolinggo, juga merupakan santri tulen. Ia menempuh pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah NU, kemudian melanjutkan ke MTs dan MA Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo.

Setelah lulus dari pesantren, ia kuliah di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara dan meraih gelar magister administrasi dari Universitas Indonesia. Kini, ia dipercaya sebagai Wakil Menteri Perindustrian di kabinet Prabowo-Gibran.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
Santri Bisa Raih Gelar...
Santri Bisa Raih Gelar Magister dalam 4 Tahun, Cek Beasiswa Ini
Atasi Bullying dan Krisis...
Atasi Bullying dan Krisis Akhlak, Kemenag Rilis Belajar Mandiri Kurikulum Berbasis Cinta
Buku Teladan Sang Menteri...
Buku 'Teladan Sang Menteri' Diluncurkan, Ungkap Kepemimpinan Religius Nasaruddin Umar
Menko Muhaimin Sebut...
Menko Muhaimin Sebut Universitas Sunan Gresik Bisa Jadi Role Model Pengelolaan Perguruan Tinggi
Kemenag Salurkan BOS...
Kemenag Salurkan BOS Pesantren Rp111,9 Miliar Jelang Lebaran
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Nasaruddin Umar Ingin...
Nasaruddin Umar Ingin Indonesia Jadi Epicentrum Peradaban Dunia Islam Modern
Menag: Tahun Baru Islam...
Menag: Tahun Baru Islam 1 Muharram Momentum Transformasi Diri dan Sosial
Rekomendasi
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Belanda Pesta Gol, Swedia...
Belanda Pesta Gol, Swedia Dibantai 5-1 di Houston
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Berita Terkini
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Fresh Graduate Merapat!...
Fresh Graduate Merapat! Magang Nasional Angkatan 2 2026 Segera Dibuka
Infografis
7 Masjid Tua di Jakarta...
7 Masjid Tua di Jakarta yang Ikonik dan Sarat Sejarah Islam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved