Sekolah Dorong Siswa Kuasai Keterampilan Global dan Teknologi AI untuk Dunia Kerja Masa Depan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 14:30 WIB
loading...
Sekolah Dorong Siswa...
Sekolah Cendekia Harapan (CH) menggelar talk show The Global Skills Gap 2025: Preparing Children for Jobs that Still Don’t Exist. Foto/Istimewa.
A A A
JAKARTA - Dunia kerja yang bergerak cepat menuntut lebih dari sekadar angka di rapor. Inilah pesan yang ditegaskan Sekolah Cendekia Harapan (CH) lewat talk show “The Global Skills Gap 2025: Preparing Children for Jobs that Still Don’t Exist”.

Menghadirkan Alamanda Shantika, pendiri BINAR Academy dan tokoh perempuan di teknologi, diskusi mengerucut pada kebutuhan akan kompetensi terukur melalui sertifikasi digital, kepekaan teknologi, daya adaptasi, dan pola pikir pembelajar sepanjang hayat.

“Kalau anak-anak hanya mengejar nilai, tanpa berpikir kritis dan mau beradaptasi, mereka akan kalah sebelum mulai,” ujar Alamanda.

Menurutnya, kecerdasan buatan (AI) bukan untuk menggantikan manusia, tetapi menggantikan mereka yang tidak tahu memanfaatkan AI. Karena itu, bukti kompetensi perlu ditunjukkan lewat proyek nyata dan sertifikasi profesional, dari Data Analytics, UI/UX Design, hingga Project Management yang membuka akses peluang di tingkat lokal dan global.

Acara yang dipandu Ady Ekayana Putra ini diikuti ratusan siswa SMP–SMA, guru, dan orang tua. Interaksi hangat muncul dalam sesi tanya jawab seputar keseimbangan akademik dan keterampilan praktis, penguatan etika digital, hingga peran orang tua menyiapkan anak menghadapi ketidakpastian dunia kerja.

Para siswa menyambut dengan konkret: minat mengambil sertifikat coding, desain, dan analitik data mengemuka sebagai langkah awal membangun portofolio kompetensi yang dapat ditunjukkan di dunia nyata.

Principal CH, Juwaria Muqtadir, S.Si., M.M., Gr., menekankan bahwa sertifikasi bukan pelengkap kurikulum, melainkan strategi untuk menyiapkan critical thinkers, tech-savvy innovators, dan data-driven decision makers. “Sekolah harus menjadi ruang latihan kehidupan. Teori penting, tetapi harus diikat oleh karya dan pengakuan kompetensi,” katanya.

Komitmen transformasi dipertegas oleh Ketua Yayasan CH Lidia Sandra. Yayasan menetapkan dua agenda strategis: penerapan AI Agent untuk seluruh SDM warga sekolah—dari proses belajar, layanan akademik, hingga manajemen serta program sertifikasi profesional pendidik melalui kolaborasi CH × BINAR. Langkah ini dirancang memastikan guru menjadi garda depan inovasi, pembelajaran berbasis data berjalan konsisten, dan manfaatnya dirasakan keluarga CH serta masyarakat luas di Bali dan Indonesia.

Dengan pijakan pada proyek, portofolio, dan sertifikasi yang kredibel, CH menegaskan diri sebagai pionir AI for Education—bukan sekadar mengikuti arus, melainkan mengarahkannya.

Sejalan dengan visinya, “Empowering Scholars to Build Better Communities,” CH mengajak siswa melampaui angka, menumbuhkan nalar kritis, dan berani mencipta solusi. Di tengah dunia kerja yang kian tak pasti, nilai tinggi saja tak lagi cukup; bukti kompetensi dan karakter pembelajar adalah mata uang baru.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
BAZNAS DKI Jakarta Buka...
BAZNAS DKI Jakarta Buka Lowongan Kerja, Ini Syarat dan Posisi yang Dibuka
Hadapi Perubahan Dunia...
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Generasi Muda Perlu Dibekali Soft Skills Sejak Dini
SPMB Jakarta 2026 untuk...
SPMB Jakarta 2026 untuk Sekolah Swasta SMP-SMA Tahap 2 Dibuka, Cek Cara Pilih Sekolah
SPMB Lampung 2026 Resmi...
SPMB Lampung 2026 Resmi Dibuka, Cek Jalur, Kuota, dan Link Pendaftarannya
Dana KJP Bulan Juni...
Dana KJP Bulan Juni 2026 Sudah Cair, Cek Rekeningmu!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Meta Hadirkan Kembali...
Meta Hadirkan Kembali Facebook Creator Studio Berbasis AI
Rekomendasi
Meidra Idol Ternyata...
Meidra Idol Ternyata Tomboy dan Belum Pernah Pacaran
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Fuad Hasan Mangkir dari...
Fuad Hasan Mangkir dari Panggilan Penyidik, KPK: Sedang di Luar Negeri
Berita Terkini
MNC University Gelar...
MNC University Gelar Seminar The Future of Jakarta: JAKI Smart City Innovation & Digital Public Service, Kupas Inovasi Layanan Publik Digital
Rincian UKT Jalur Mandiri...
Rincian UKT Jalur Mandiri Unair 2026, Berapa Biaya Kuliah Prodi Pilihanmu?
Program Beasiswa Eramet...
Program Beasiswa Eramet Beyond Angkatan Perdana Resmi Ditutup
MICoCS 2026: Akademisi...
MICoCS 2026: Akademisi Dunia Kupas Tantangan AI bagi Industri Media dan Komunikasi
Lowongan Internship...
Lowongan Internship Pertamina Group 2026 Dibuka, Tersedia 400 Lebih Posisi untuk Fresh Graduate!
S2 Psikologi Unika Atma...
S2 Psikologi Unika Atma Jaya Raih Akreditasi Baik Sekali dari BAN-PT
Infografis
Ini Kota Paling Terjangkau...
Ini Kota Paling Terjangkau dan Termahal di Dunia untuk Ditinggali
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved