SMK Ini Jadi Pelopor Sekolah Kejuruan dengan Lab Keamanan Siber Pertama di Indonesia

Minggu, 02 November 2025 - 07:30 WIB
loading...
SMK Ini Jadi Pelopor...
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Wikrama Bogor menjadi pelopor ketahanan siber di jenjang SMK. Foto/vokasi.kemendikdasmen.go.id.
A A A
JAKARTA - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Wikrama Bogor mencatat sejarah baru sebagai pelopor ketahanan siber di tingkat pendidikan vokasi. Sekolah ini resmi memiliki Laboratorium Keamanan Siber (Security Operation Center/SOC) pertama di Indonesia yang dirancang khusus untuk jenjang SMK. Laboratorium tersebut diresmikan pada September 2025 sebagai langkah strategis dalam mendukung pertahanan digital nasional.

Laboratorium SOC berfungsi sebagai pusat komando yang digunakan untuk memantau, mendeteksi, dan merespons ancaman siber secara langsung. Fasilitas ini difokuskan untuk siswa Program Keahlian Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT) agar mereka dapat mempraktikkan keahlian secara nyata sesuai kebutuhan industri keamanan siber yang terus berkembang.

Baca juga: MNC University dan Dinas Pendidikan DKI Jakarta Teken Kerja Sama Penguatan Pendidikan Vokasi di Gebyar Expo SMK 2025

Ketua Program Keahlian TJKT, Adri Ariansyah, menjelaskan bahwa pembangunan laboratorium ini merupakan hasil kolaborasi antara SMK Wikrama dengan sejumlah mitra industri terkemuka, seperti Jagamaya, lembaga sertifikasi global EC-Council (Certified Ethical Hacker), serta BlueFox International.

“Kesepakatan pembuatan SOC ini dimulai pada bulan Mei. Setelah itu kami bersama pihak industri melakukan penyelarasan kurikulum. Selepas ujian tengah semester, siswa akan mulai melakukan praktik langsung di laboratorium,” ujar Adri.

Menurut Adri, kehadiran laboratorium ini menjadi langkah penting dalam membangun talenta muda vokasi yang siap menjadi garda terdepan dalam pertahanan siber Indonesia. Ia menilai, di era serba digital seperti sekarang, kemampuan menjaga keamanan siber bukan hanya keahlian teknis, tetapi juga bagian dari bela negara.

Baca juga: Kerja Sama dengan IPB, SMK Pertanian Ini Siap Tampung 250 Siswa

“Dengan adanya laboratorium ini, siswa bisa belajar secara langsung melalui simulasi dan proyek nyata yang dibawa dari industri,” tambahnya.

Laboratorium SOC SMK Wikrama Bogor menyediakan pembelajaran berbasis praktik melalui tiga pendekatan utama, yakni blue team, red team, dan SOC. Blue team berfokus pada sistem pertahanan jaringan, red team menguji tingkat keamanan sistem, sementara SOC berperan dalam aktivitas pemantauan ancaman secara real-time.

Kurikulum disusun berdasarkan tiga keterampilan inti: Network Defense Essentials, Ethical Hacking Essentials, dan SOC Essentials.

Adri menegaskan bahwa pembangunan laboratorium ini sejalan dengan misi SMK Wikrama Bogor untuk mencetak lulusan unggul yang berintegritas dan berjiwa bela negara. Oleh karena itu, pembelajaran di laboratorium ini diawali dengan materi tentang etika keamanan siber dan bela negara.

“Ilmu siber ini ibarat memberikan senjata kepada anak-anak. Kita harus memastikan mereka menggunakan ‘senjata’ itu dengan bijak untuk mempertahankan negara, bukan sebaliknya,” tegasnya.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lulusan SMK dan LKP...
Lulusan SMK dan LKP Makin Mendunia, 3.600 Alumni Siap Kerja di Berbagai Negara
Daftar SMA dan SMK yang...
Daftar SMA dan SMK yang Masuk Sekolah Maung 2026 di Jabar, Lengkap Jadwal SPMB
Revitalisasi Sekolah,...
Revitalisasi Sekolah, Kemendikdasmen Hadirkan 1.008 Ruang Praktik Siswa SMK
MNC University Hadir...
MNC University Hadir di GoodBye Fest 2026 SMKN 1 Cileungsi, Hadirkan Edukasi Interaktif bagi Generasi Muda
Coding Camp AI DBS Foundation...
Coding Camp AI DBS Foundation Bantu Siswa SMK Siap Hadapi Dunia Kerja Digital
Kisah Alfath Qornain,...
Kisah Alfath Qornain, dari Kuli Bangunan Kini Sukses Jadi Mahasiswa Berprestasi UGM
Pemerintah Ajukan RUU...
Pemerintah Ajukan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke DPR, Atur Mekanisme Penyidikan dan Sanksi
Ternyata 5,16 Miliar...
Ternyata 5,16 Miliar Serangan Siber Terjadi di Indonesia 2025
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Rekomendasi
Di Tengah Salat, Arah...
Di Tengah Salat, Arah Kiblat Berubah! Begini Sejarah Kakbah Menjadi Kiblat Umat Islam
IHSG Jeblok Nyaris 1%...
IHSG Jeblok Nyaris 1% ke 5.838 Siang Ini, Ratusan Saham Merana
Soroti Kematian 5 Calon...
Soroti Kematian 5 Calon Manajer Kopdes, Pimpinan Komisi XIII DPR Dorong Komnas HAM Investigasi
Berita Terkini
Program Studi Pendidikan...
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris MNC University Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK untuk Perkuat Mutu Pendidikan
Cek SIMPKB! Kemendikdasmen...
Cek SIMPKB! Kemendikdasmen Umumkan 60.896 Peserta PPG Guru Tertentu Tahap 2 2026
Usai KSTI 2026, Kemendiktisaintek...
Usai KSTI 2026, Kemendiktisaintek Siapkan Kelompok Kerja Percepat Kebijakan Strategis
Kemendikdasmen Buka...
Kemendikdasmen Buka Seleksi PPG Calon Guru 2026, Cek Syarat dan Bidang Studinya
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Mahasiswa Doktoral UNJ...
Mahasiswa Doktoral UNJ Perkuat Literasi Keuangan bagi Calon Guru Malaysia di UTHM
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved