Lingkungan Belajar Aman Menumbuhkan Siswa yang Percaya Diri dan Kreatif
Senin, 03 November 2025 - 21:17 WIB
loading...
Lingkungan belajar yang aman menjadi fondasi bagi tumbuhnya rasa percaya diri siswa untuk berekspresi, berinovasi, berkolaborasi, dan mengembangkan potensi terbaiknya. Foto/NJIS.
A
A
A
JAKARTA - Kepala Sekolah North Jakarta Intercultural School (NJIS) Ezra Alexander menyampaikan mandat Presiden Prabowo Subianto dalam hal pendidikan sekolah menjadi arahan penting bagi seluruh insan pendidikan, termasuk NJIS, dalam memperkuat komitmen internal.
Salah satunya meningkatkan peran guru dan sekolah tidak hanya sebatas mengajar, tetapi juga menjaga semangat, rasa aman, dan kepercayaan di ruang belajar.
“Kami percaya bahwa pendidikan yang bermakna hanya dapat tumbuh di lingkungan yang menghargai setiap individu dan menumbuhkan kolaborasi antara siswa, guru, serta orang tua,” ucapnya dalam siaran pers, Senin (3/11/2025).
Baca juga: TKA 2025 Resmi Dimulai, Berikut Tata Tertib yang Wajib Dipatuhi Peserta
Karena itu, momentum demikian dimaknai sebagai penguatan komitmen untuk terus menciptakan ekosistem sekolah yang aman, positif, dan inklusif bagi seluruh komunitas NJIS.
Disampaikan Ezra, lingkungan belajar yang aman menjadi fondasi bagi tumbuhnya rasa percaya diri siswa untuk berekspresi, berinovasi, berkolaborasi, dan mengembangkan potensi terbaiknya.
Dengan dukungan guru dan staf yang terlatih, NJIS terus memastikan setiap siswa akan mendapatkan pengalaman belajar yang bermakna dan menyenangkan setiap hari.
“Seluruh kegiatan belajar mengajar di NJIS senantiasa berjalan normal dan kondusif, mencerminkan kesiapan seluruh elemen sekolah dalam menjaga kesinambungan proses pendidikan,” ujar Ezra.
Selain menjunjung tinggi aspek keamanan, yang dilengkapi dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang mumpuni, NJIS menempatkan kualitas pendidikan sebagai fondasi utama.
Kurikulum berstandar global dirancang untuk membentuk keseimbangan antara kemampuan akademik, karakter, kreativitas, dan kepemimpinan. Dengan pendekatan berbasis inquiry dan kolaborasi, siswa diajak untuk berpikir kritis sekaligus belajar menghargai proses.
Kualitas dan kredibilitas sistem pembelajaran NJIS sendiri telah diakui secara nasional dan international. Seperti akreditasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), serta dari Western Association of Schools and Colleges (WASC), lembaga akreditasi berbasis di Amerika Serikat yang menilai standar mutu sekolah internasional di seluruh dunia.
Pengakuan ini menegaskan komitmen NJIS dalam menghadirkan pendidikan berkelas global yang tetap relevan dengan karakter siswa di Indonesia.
Melalui Filosofi pendidikan NJIS, “Discovering Excellence in Every Child” menjadi landasan utama dalam setiap proses pembelajaran. Filosofi ini menekankan pentingnya membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, kemandirian berpikir, serta semangat untuk membawa perubahan positif di lingkungannya.
Salah satunya meningkatkan peran guru dan sekolah tidak hanya sebatas mengajar, tetapi juga menjaga semangat, rasa aman, dan kepercayaan di ruang belajar.
“Kami percaya bahwa pendidikan yang bermakna hanya dapat tumbuh di lingkungan yang menghargai setiap individu dan menumbuhkan kolaborasi antara siswa, guru, serta orang tua,” ucapnya dalam siaran pers, Senin (3/11/2025).
Baca juga: TKA 2025 Resmi Dimulai, Berikut Tata Tertib yang Wajib Dipatuhi Peserta
Karena itu, momentum demikian dimaknai sebagai penguatan komitmen untuk terus menciptakan ekosistem sekolah yang aman, positif, dan inklusif bagi seluruh komunitas NJIS.
Disampaikan Ezra, lingkungan belajar yang aman menjadi fondasi bagi tumbuhnya rasa percaya diri siswa untuk berekspresi, berinovasi, berkolaborasi, dan mengembangkan potensi terbaiknya.
Dengan dukungan guru dan staf yang terlatih, NJIS terus memastikan setiap siswa akan mendapatkan pengalaman belajar yang bermakna dan menyenangkan setiap hari.
“Seluruh kegiatan belajar mengajar di NJIS senantiasa berjalan normal dan kondusif, mencerminkan kesiapan seluruh elemen sekolah dalam menjaga kesinambungan proses pendidikan,” ujar Ezra.
Selain menjunjung tinggi aspek keamanan, yang dilengkapi dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang mumpuni, NJIS menempatkan kualitas pendidikan sebagai fondasi utama.
Kurikulum berstandar global dirancang untuk membentuk keseimbangan antara kemampuan akademik, karakter, kreativitas, dan kepemimpinan. Dengan pendekatan berbasis inquiry dan kolaborasi, siswa diajak untuk berpikir kritis sekaligus belajar menghargai proses.
Kualitas dan kredibilitas sistem pembelajaran NJIS sendiri telah diakui secara nasional dan international. Seperti akreditasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), serta dari Western Association of Schools and Colleges (WASC), lembaga akreditasi berbasis di Amerika Serikat yang menilai standar mutu sekolah internasional di seluruh dunia.
Pengakuan ini menegaskan komitmen NJIS dalam menghadirkan pendidikan berkelas global yang tetap relevan dengan karakter siswa di Indonesia.
Melalui Filosofi pendidikan NJIS, “Discovering Excellence in Every Child” menjadi landasan utama dalam setiap proses pembelajaran. Filosofi ini menekankan pentingnya membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, kemandirian berpikir, serta semangat untuk membawa perubahan positif di lingkungannya.
(nnz)
Lihat Juga :