Pendidikan Zohran Mamdani, Cetak Sejarah Jadi Wali Kota Muslim Pertama New York
Rabu, 05 November 2025 - 16:42 WIB
loading...
Wali Kota Muslim pertama New York, Zohran Mamdani. Foto/IG @zohrankmamdani.
A
A
A
JAKARTA - Setelah dipilih secara resmi sebagai Wali Kota Muslim pertama New York , Zohran Mamdani menjadi perhatian publik di seluruh dunia. Berikut ini riwayat pendidikannya.
Sosok muda keturunan Uganda-India ini terkenal karena pencapaiannya di dunia politik tetapi juga karena aktivisme dan perjalanan pendidikannya yang panjang sebelum mencapai posisi tertinggi di pemerintahan kota terbesar di Amerika Serikat.
Baca juga: Zohran Mamdani Menang Pemilu Wali Kota New York City Menurut Hasil Hitung Cepat
Zohran Mamdani lahir pada tanggal 18 Oktober 1991 di ibu kota Uganda, Kampala. Ibunya, Mira Nair, adalah sutradara film terkenal asal India, dan ayahnya, Mahmood Mamdani, adalah profesor politik terkenal. Pola pikir kritis Mamdani dibentuk sejak kecil oleh latar keluarga intelektual ini. Keluarganya pindah ke Amerika Serikat saat dia berusia tujuh tahun, dan sejak saat itu, kecintaannya pada kota New York mulai berkembang.
Pendidikan formal Mamdani dimulai di salah satu sekolah menengah paling terkenal di New York, Bronx High School of Science. Ia adalah siswa yang aktif dalam kegiatan sosial di sekolah dan perdebaatan publik. Ia lulus dengan jurusan Studi Afrika di Bowdoin College di Maine. Perspektifnya tentang hak-hak minoritas dan keadilan sosial berkembang di sini.
Baca juga: Zohran Mamdani Rayakan Kemenangan dengan Video Bertema Kereta Bawah Tanah
Selama kuliah, Mamdani sangat terlibat dalam advokasi mahasiswa dan organisasi mereka. Ia bahkan bertanggung jawab untuk membentuk Students for Justice in Palestine, sebuah organisasi yang memperjuangkan hak-hak warga Palestina. Dia menjadi aktivis kampus sebelum terjun ke dunia politik untuk memperjuangkan suara masyarakat kecil.
Sebelum meniti karier politik, Mamdani bekerja sebagai konselor perumahan di Queens, membantu warga berpenghasilan rendah yang menghadapi masalah penggusuran.
Dia memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang realitas sosial New York karena memiliki pengalaman langsung dengan masyarakat kelas pekerja. Ia terpilih sebagai anggota Majelis Negara Bagian New York pada tahun 2021, mewakili distrik ke-36.
Sekarang, kemenangan Zohran Mamdani sebagai Wali Kota New York merupakan tanda pergeseran besar dalam politik Amerika. Ia menunjukkan bahwa perbedaan agama dan etnis bukan lagi hambatan untuk memimpin.
M/G Tasya Rosmalina
Sosok muda keturunan Uganda-India ini terkenal karena pencapaiannya di dunia politik tetapi juga karena aktivisme dan perjalanan pendidikannya yang panjang sebelum mencapai posisi tertinggi di pemerintahan kota terbesar di Amerika Serikat.
Baca juga: Zohran Mamdani Menang Pemilu Wali Kota New York City Menurut Hasil Hitung Cepat
Zohran Mamdani lahir pada tanggal 18 Oktober 1991 di ibu kota Uganda, Kampala. Ibunya, Mira Nair, adalah sutradara film terkenal asal India, dan ayahnya, Mahmood Mamdani, adalah profesor politik terkenal. Pola pikir kritis Mamdani dibentuk sejak kecil oleh latar keluarga intelektual ini. Keluarganya pindah ke Amerika Serikat saat dia berusia tujuh tahun, dan sejak saat itu, kecintaannya pada kota New York mulai berkembang.
Pendidikan formal Mamdani dimulai di salah satu sekolah menengah paling terkenal di New York, Bronx High School of Science. Ia adalah siswa yang aktif dalam kegiatan sosial di sekolah dan perdebaatan publik. Ia lulus dengan jurusan Studi Afrika di Bowdoin College di Maine. Perspektifnya tentang hak-hak minoritas dan keadilan sosial berkembang di sini.
Baca juga: Zohran Mamdani Rayakan Kemenangan dengan Video Bertema Kereta Bawah Tanah
Selama kuliah, Mamdani sangat terlibat dalam advokasi mahasiswa dan organisasi mereka. Ia bahkan bertanggung jawab untuk membentuk Students for Justice in Palestine, sebuah organisasi yang memperjuangkan hak-hak warga Palestina. Dia menjadi aktivis kampus sebelum terjun ke dunia politik untuk memperjuangkan suara masyarakat kecil.
Sebelum meniti karier politik, Mamdani bekerja sebagai konselor perumahan di Queens, membantu warga berpenghasilan rendah yang menghadapi masalah penggusuran.
Dia memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang realitas sosial New York karena memiliki pengalaman langsung dengan masyarakat kelas pekerja. Ia terpilih sebagai anggota Majelis Negara Bagian New York pada tahun 2021, mewakili distrik ke-36.
Sekarang, kemenangan Zohran Mamdani sebagai Wali Kota New York merupakan tanda pergeseran besar dalam politik Amerika. Ia menunjukkan bahwa perbedaan agama dan etnis bukan lagi hambatan untuk memimpin.
M/G Tasya Rosmalina
(nnz)
Lihat Juga :