10 Pahlawan Nasional yang Diabadikan Jadi Nama Kampus di Indonesia
Kamis, 06 November 2025 - 16:30 WIB
loading...
Berikut 10 Pahlawan Nasional yang namanya diabadikan menjadi nama kampus di Indonesia. Foto/Unsoed.
A
A
A
JAKARTA - Berikut 10 Pahlawan Nasional yang namanya diabadikan menjadi nama kampus di Indonesia. Melalui kampus-kampus ini, nilai-nilai kepahlawanan diwariskan kepada generasi muda.
Setiap tanggal 10 November, bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan untuk mengenang jasa para tokoh yang berjuang demi kemerdekaan.
![10 Pahlawan Nasional yang Diabadikan Jadi Nama Kampus di Indonesia]()
Foto/Unhas.
Bentuk penghormatan terhadap para pahlawan tidak hanya melalui nama jalan atau monumen, tetapi juga diabadikan dalam nama-nama perguruan tinggi di berbagai daerah.
Baca juga:Fadli Zon Tepis Soeharto Pelaku Genosida: Enggak Pernah Terbukti
Sejumlah universitas negeri dan swasta di Indonesia menggunakan nama pahlawan nasional sebagai identitas kampus. Hal ini menjadi simbol penghargaan sekaligus pengingat bagi generasi muda agar terus meneladani nilai perjuangan dan nasionalisme para pahlawan bangsa.
![10 Pahlawan Nasional yang Diabadikan Jadi Nama Kampus di Indonesia]()
Foto/Unpatti.
Baca juga: 10 Ucapan Selamat Hari Pahlawan, Menggugah Nasionalisme
Penamaan kampus dengan nama pahlawan nasional bukan sekadar simbol, tetapi menjadi pengingat agar semangat perjuangan, integritas, dan nasionalisme terus hidup di dunia pendidikan.
![10 Pahlawan Nasional yang Diabadikan Jadi Nama Kampus di Indonesia]()
Foto/Unsrat.
Berikut daftar kampus negeri dan swasta yang mengabadikan nama pahlawan nasional:
Berlokasi di Purwokerto, Jawa Tengah, UNSOED berdiri pada tahun 1963 dan mengambil nama Panglima Besar Jenderal Soedirman. Jenderal Soedirman sendiri mendapat gelar Pahlawan Nasional pada 1964.
Sosok Soedirman dikenal sebagai panglima perang yang tetap memimpin pasukan meski dalam kondisi sakit, menjadi simbol keteguhan dan pengorbanan bagi bangsa.
Universitas Hasanuddin di Makassar, Sulawesi Selatan, didirikan tahun 1956. Nama kampus ini diambil dari Sultan Hasanuddin, Raja Gowa ke-16 yang dikenal dengan julukan “Ayam Jantan dari Timur.”
Keberaniannya melawan penjajahan Belanda menjadi inspirasi bagi semangat perjuangan mahasiswa UNHAS. Sultan Hasanuddin ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada 1973.
Baca juga: Fadli Zon Pastikan Marsinah Masuk Usulan Nama Pahlawan Nasional: Perjuangannya Menginspirasi
Berlokasi di Ambon, Maluku, Universitas Pattimura menggunakan nama Kapitan Pattimura atau Thomas Matulessy, tokoh pejuang yang memimpin rakyat Maluku melawan kolonialisme pada tahun 1817.
Kampus ini menjunjung tinggi nilai keberanian dan solidaritas dalam perjuangan rakyat. Kapitan Pattimura ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada 1973.
Universitas Sam Ratulangi di Manado, Sulawesi Utara, diambil dari nama Dr. Gerungan Saul Samuel Jacob Ratulangi, seorang intelektual, tokoh pendidikan, dan pejuang kemerdekaan.
Filosofinya “Manusia hidup untuk menghidupkan orang lain” menjadi semangat utama civitas akademika UNSRAT. Pemerintah memberikan gelar Pahlawan Nasional pada 1961.
Universitas Bung Hatta di Padang, Sumatera Barat, merupakan perguruan tinggi swasta yang berdiri pada 20 April 1981. Nama kampus ini diambil dari Mohammad Hatta, proklamator sekaligus Wakil Presiden pertama Republik Indonesia yang ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada 2012 lalu.
Universitas Ahmad Dahlan di Yogyakarta merupakan perguruan tinggi swasta di bawah naungan Muhammadiyah. K.H. Ahmad Dahlan ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada tahun 1961.
Nama Ahmad Dahlan diabadikan sebagai bentuk penghormatan terhadap pendiri Muhammadiyah sekaligus pahlawan nasional yang dikenal gigih dalam memajukan pendidikan dan menegakkan nilai Islam modern di Indonesia.
Universitas Dr. Soetomo di Surabaya didirikan oleh Yayasan Pendidikan Cendekia Utama pada tahun 1981. Nama kampus ini diambil dari Dr. Soetomo, pendiri Boedi Oetomo yang dikenal sebagai pelopor pergerakan nasional.
ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada tahun 1961.
Universitas Katolik Soegijapranata di Semarang mengambil nama dari Mgr. Albertus Soegijapranata, seorang uskup pertama pribumi dan pahlawan nasional. Ia dikenal dengan semboyan “100% Katolik, 100% Indonesia,” yang mengajarkan semangat nasionalisme tanpa kehilangan nilai spiritualitas.
Universitas Bung Karno di Jakarta diambil dari nama Ir. Soekarno, Presiden pertama Republik Indonesia sekaligus Proklamator kemerdekaan. Bung Karno resmi diangkat sebagai Pahlawan Nasional dan Pahlawan Proklamator pada tahun 1986. UBK berkomitmen meneruskan cita-cita Bung Karno untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan memperjuangkan kemandirian nasional.
Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) di Jakarta didirikan oleh Dr. Moestopo, seorang dokter gigi, pejuang kemerdekaan, dan tokoh pendidikan. Ia ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada tahun 2007. Kampus ini berpegang pada nilai-nilai kejuangan, kedisiplinan, dan integritas yang diwariskan pendirinya.
Setiap tanggal 10 November, bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan untuk mengenang jasa para tokoh yang berjuang demi kemerdekaan.

Foto/Unhas.
Bentuk penghormatan terhadap para pahlawan tidak hanya melalui nama jalan atau monumen, tetapi juga diabadikan dalam nama-nama perguruan tinggi di berbagai daerah.
Baca juga:Fadli Zon Tepis Soeharto Pelaku Genosida: Enggak Pernah Terbukti
Sejumlah universitas negeri dan swasta di Indonesia menggunakan nama pahlawan nasional sebagai identitas kampus. Hal ini menjadi simbol penghargaan sekaligus pengingat bagi generasi muda agar terus meneladani nilai perjuangan dan nasionalisme para pahlawan bangsa.

Foto/Unpatti.
Baca juga: 10 Ucapan Selamat Hari Pahlawan, Menggugah Nasionalisme
Penamaan kampus dengan nama pahlawan nasional bukan sekadar simbol, tetapi menjadi pengingat agar semangat perjuangan, integritas, dan nasionalisme terus hidup di dunia pendidikan.

Foto/Unsrat.
Berikut daftar kampus negeri dan swasta yang mengabadikan nama pahlawan nasional:
10 Pahlawan Nasional yang Diabadikan Jadi Nama Kampus
1. Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) – Jenderal Soedirman
Berlokasi di Purwokerto, Jawa Tengah, UNSOED berdiri pada tahun 1963 dan mengambil nama Panglima Besar Jenderal Soedirman. Jenderal Soedirman sendiri mendapat gelar Pahlawan Nasional pada 1964.
Sosok Soedirman dikenal sebagai panglima perang yang tetap memimpin pasukan meski dalam kondisi sakit, menjadi simbol keteguhan dan pengorbanan bagi bangsa.
2. Universitas Hasanuddin (UNHAS) – Sultan Hasanuddin
Universitas Hasanuddin di Makassar, Sulawesi Selatan, didirikan tahun 1956. Nama kampus ini diambil dari Sultan Hasanuddin, Raja Gowa ke-16 yang dikenal dengan julukan “Ayam Jantan dari Timur.”
Keberaniannya melawan penjajahan Belanda menjadi inspirasi bagi semangat perjuangan mahasiswa UNHAS. Sultan Hasanuddin ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada 1973.
Baca juga: Fadli Zon Pastikan Marsinah Masuk Usulan Nama Pahlawan Nasional: Perjuangannya Menginspirasi
3. Universitas Pattimura (UNPATTI) – Kapitan Pattimura
Berlokasi di Ambon, Maluku, Universitas Pattimura menggunakan nama Kapitan Pattimura atau Thomas Matulessy, tokoh pejuang yang memimpin rakyat Maluku melawan kolonialisme pada tahun 1817.
Kampus ini menjunjung tinggi nilai keberanian dan solidaritas dalam perjuangan rakyat. Kapitan Pattimura ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada 1973.
4. Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) – Sam Ratulangi
Universitas Sam Ratulangi di Manado, Sulawesi Utara, diambil dari nama Dr. Gerungan Saul Samuel Jacob Ratulangi, seorang intelektual, tokoh pendidikan, dan pejuang kemerdekaan.
Filosofinya “Manusia hidup untuk menghidupkan orang lain” menjadi semangat utama civitas akademika UNSRAT. Pemerintah memberikan gelar Pahlawan Nasional pada 1961.
5. Universitas Bung Hatta (UBH) – Mohammad Hatta
Universitas Bung Hatta di Padang, Sumatera Barat, merupakan perguruan tinggi swasta yang berdiri pada 20 April 1981. Nama kampus ini diambil dari Mohammad Hatta, proklamator sekaligus Wakil Presiden pertama Republik Indonesia yang ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada 2012 lalu.
6. Universitas Ahmad Dahlan (UAD) – K.H. Ahmad Dahlan
Universitas Ahmad Dahlan di Yogyakarta merupakan perguruan tinggi swasta di bawah naungan Muhammadiyah. K.H. Ahmad Dahlan ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada tahun 1961.
Nama Ahmad Dahlan diabadikan sebagai bentuk penghormatan terhadap pendiri Muhammadiyah sekaligus pahlawan nasional yang dikenal gigih dalam memajukan pendidikan dan menegakkan nilai Islam modern di Indonesia.
7. Universitas Dr. Soetomo (UNITOMO) – Dr. Soetomo
Universitas Dr. Soetomo di Surabaya didirikan oleh Yayasan Pendidikan Cendekia Utama pada tahun 1981. Nama kampus ini diambil dari Dr. Soetomo, pendiri Boedi Oetomo yang dikenal sebagai pelopor pergerakan nasional.
ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada tahun 1961.
8. Universitas Katolik Soegijapranata (UNIKA Soegijapranata) – Mgr. Albertus Soegijapranata
Universitas Katolik Soegijapranata di Semarang mengambil nama dari Mgr. Albertus Soegijapranata, seorang uskup pertama pribumi dan pahlawan nasional. Ia dikenal dengan semboyan “100% Katolik, 100% Indonesia,” yang mengajarkan semangat nasionalisme tanpa kehilangan nilai spiritualitas.
9. Universitas Bung Karno (UBK)- Ir Soekarno
Universitas Bung Karno di Jakarta diambil dari nama Ir. Soekarno, Presiden pertama Republik Indonesia sekaligus Proklamator kemerdekaan. Bung Karno resmi diangkat sebagai Pahlawan Nasional dan Pahlawan Proklamator pada tahun 1986. UBK berkomitmen meneruskan cita-cita Bung Karno untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan memperjuangkan kemandirian nasional.
10. Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)- Dr. Moestopo
Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) di Jakarta didirikan oleh Dr. Moestopo, seorang dokter gigi, pejuang kemerdekaan, dan tokoh pendidikan. Ia ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada tahun 2007. Kampus ini berpegang pada nilai-nilai kejuangan, kedisiplinan, dan integritas yang diwariskan pendirinya.
(nnz)
Lihat Juga :