Peserta TKA 2025 Dapat Nilai Nol, Masih Bisa Daftar SNBP 2026?
Kamis, 06 November 2025 - 20:22 WIB
loading...
Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) bisa digunakan untuk mendaftar jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Foto/BKHM.
A
A
A
JAKARTA - Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 bisa digunakan untuk mendaftar jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Namun bagaimana kesempatan peserta tersebut untuk lulus SNBP 2026 diserahkan sepenuhnya ke panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB).
Menurut Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen, Toni Toharuddin, hasil Tes Kemampuan Akademik 2025 baru akan diumumkan setelah pelaksanaan TKA susulan pada 17–23 November 2025. Setelah itu, pihaknya akan melakukan olah dan analisis data sekitar satu bulan, sehingga hasil keseluruhan TKA diperkirakan baru dapat diketahui pada akhir Desember 2025.
Baca juga: TKA 2025 Berakhir, Kemendikdasmen Tegaskan Tidak Ada Toleransi Terhadap Kecurangan
“Setelah mendapatkan hasil, aliran datanya bersifat hierarki dari pusat ke pemerintah daerah, kemudian dari pemerintah daerah ke sekolah. Para murid nantinya akan mengetahui hasilnya dari sekolah masing-masing,” ujar Toni.
Lebih lanjut, Toni menjelaskan bahwa setiap satuan pendidikan akan mengunduh sertifikat hasil TKA sebelum data nilai dialirkan ke Panitia SNBP sekitar 5 Januari 2026 untuk digunakan dalam proses seleksi nasional berbasis prestasi.
Baca juga: Soal TKA 2025 Tersebar di Live Medsos, Kemendikdasmen Periksa Sekolah hingga Peserta
Toni juga menegaskan, BSKAP tidak memiliki kewenangan dalam menentukan kelulusan peserta SNBP, karena peran lembaganya hanya sebatas mengalirkan hasil asli dari peserta.
“Apakah terjadi kecurangan atau tidak dari setiap murid sehingga nanti mungkin kalau kena sanksi di dalam proses TKA ini nilainya 0, nanti aliran datanya 0 ke SNBP. Jadi nanti yang menentukan lulus atau tidak lulusnya dari panitia SNBP itu bukan ranah kami, tetapi data ini kami alirkan sepenuhnya ke Panitia SNBP. Mau nilainya 0 ataupun tidak, pelanggaran atau tidak, nanti kita akan alirkan datanya ke SNBP. Mereka yang menentukan keputusan dari proses seleksi nasional berbasis prestasi,” ujar Toni.
Sebagai informasi, Tes Kemampuan Akademik 2025 diikuti oleh lebih dari 3,5 juta peserta di seluruh Indonesia. Kegiatan ini melibatkan 50 ribu pengawas, 60 ribu proktor, dan 1.710 penyedia perguruan tinggi.
Menurut Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen, Toni Toharuddin, hasil Tes Kemampuan Akademik 2025 baru akan diumumkan setelah pelaksanaan TKA susulan pada 17–23 November 2025. Setelah itu, pihaknya akan melakukan olah dan analisis data sekitar satu bulan, sehingga hasil keseluruhan TKA diperkirakan baru dapat diketahui pada akhir Desember 2025.
Baca juga: TKA 2025 Berakhir, Kemendikdasmen Tegaskan Tidak Ada Toleransi Terhadap Kecurangan
“Setelah mendapatkan hasil, aliran datanya bersifat hierarki dari pusat ke pemerintah daerah, kemudian dari pemerintah daerah ke sekolah. Para murid nantinya akan mengetahui hasilnya dari sekolah masing-masing,” ujar Toni.
Lebih lanjut, Toni menjelaskan bahwa setiap satuan pendidikan akan mengunduh sertifikat hasil TKA sebelum data nilai dialirkan ke Panitia SNBP sekitar 5 Januari 2026 untuk digunakan dalam proses seleksi nasional berbasis prestasi.
Baca juga: Soal TKA 2025 Tersebar di Live Medsos, Kemendikdasmen Periksa Sekolah hingga Peserta
Toni juga menegaskan, BSKAP tidak memiliki kewenangan dalam menentukan kelulusan peserta SNBP, karena peran lembaganya hanya sebatas mengalirkan hasil asli dari peserta.
“Apakah terjadi kecurangan atau tidak dari setiap murid sehingga nanti mungkin kalau kena sanksi di dalam proses TKA ini nilainya 0, nanti aliran datanya 0 ke SNBP. Jadi nanti yang menentukan lulus atau tidak lulusnya dari panitia SNBP itu bukan ranah kami, tetapi data ini kami alirkan sepenuhnya ke Panitia SNBP. Mau nilainya 0 ataupun tidak, pelanggaran atau tidak, nanti kita akan alirkan datanya ke SNBP. Mereka yang menentukan keputusan dari proses seleksi nasional berbasis prestasi,” ujar Toni.
Sebagai informasi, Tes Kemampuan Akademik 2025 diikuti oleh lebih dari 3,5 juta peserta di seluruh Indonesia. Kegiatan ini melibatkan 50 ribu pengawas, 60 ribu proktor, dan 1.710 penyedia perguruan tinggi.
(nnz)
Lihat Juga :